ADVERTISEMENT
Sabtu, Oktober 24, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Indo-Pasifik Memanas: AUKUS dan Kekhawatiran Perimbangan Kekuatan Baru

Kondisi tersebut menempatkan negara-negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia, pada posisi yang dilematis karena ingin menjaga stabilitas dan independensi, tetapi tidak bisa sepenuhnya menghindar dari tekanan dua kekuatan besar.

26 November 2025
0
Indo-Pasifik Memanas: AUKUS dan Kekhawatiran Perimbangan Kekuatan Baru

Daniela Angelica Souisa, Mahasiswi Semester 3 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Prodi Hubungan Internasional UNCEN Jayapura, Papua (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

Oleh: Daniela Angelica Souisa

Mahasiswi Semester 3 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Prodi Hubungan Internasional UNCEN Jayapura, Papua

DALAM beberapa tahun terakhir, dinamika keamanan di kawasan Indo-Pasifik mengalami perubahan yang sangat signifikan, ditandai dengan meningkatnya intensitas persaingan strategis antara kekuatan besar dunia.

Ketegangan tersebut tidak hanya tercermin melalui manuver diplomatik dan ekonomi, tetapi juga melalui pembentukan aliansi-aliansi militer baru yang berpotensi mengubah peta geopolitik kawasan.

Baca Juga

Dinsos Mimika Sosialisasikan Kampung Siaga Bencana

Pemkab Mimika tetapkan Jadwal Libur dan Cuti Bersama Mimika Oktober–Desember 2026

Pembentukan AUKUS (pakta keamanan antara Amerika Serikat, Inggris, dan Australia) menandai babak baru rivalitas AS–Tiongkok di Indo-Pasifik

Dengan pakta ini juga menunjukkan bahwa persaingan keduanya telah memasuki tahap serius namun tetap dikemas secara “elegan” melalui kerja sama teknologi militer berkelas tinggi.

AUKUS tidak sekadar aliansi biasa, karena melibatkan transfer teknologi kapal selam nuklir, integrasi intelijen, serta kolaborasi dalam kecerdasan buatan dan keamanan siber, yang secara signifikan meningkatkan posisi Australia sebagai aktor militer regional.

Dari sudut geopolitik, langkah ini jelas dapat dibaca sebagai upaya menyeimbangkan atau bahkan menahan ekspansi pengaruh Tiongkok, terutama di Laut Tiongkok Selatan.

Sementara Tiongkok memandang AUKUS sebagai ancaman stabilitas regional dan pemicu potensi perlombaan senjata baru.

Akibatnya, tensi di Indo-Pasifik kian terasa melalui meningkatnya manuver militer, latihan bersama, dan retorika diplomatik dari kedua pihak.

Dalam konteks ini, Indo-Pasifik tidak lagi sekadar wilayah geografis, melainkan arena kompetisi geopolitik paling panas abad ke-21.

Di mana AS berupaya mempertahankan dominansinya melalui penguatan sekutu, sedangkan Tiongkok memperluas pengaruhnya lewat ekonomi dan kekuatan militer.

Kondisi tersebut menempatkan negara-negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia, pada posisi yang dilematis karena ingin menjaga stabilitas dan independensi, tetapi tidak bisa sepenuhnya menghindar dari tekanan dua kekuatan besar.

Oleh karena itu, negara-negara ASEAN ke depan perlu lebih vokal dalam memperkuat arsitektur keamanan regional agar tidak hanya menjadi penonton dalam rivalitas dua raksasa tersebut. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

1.856 Liter Sopi Dimusnahkan, Begini Modus Miras Ilegal Masuk Mimika

1.856 Liter Sopi Dimusnahkan, Begini Modus Miras Ilegal Masuk Mimika

23 Oktober 2026
Uang Transportasi Peserta Belum Dibayar, Pelatihan Public Speaking di Mimika Disorot

Uang Transportasi Peserta Belum Dibayar, Pelatihan Public Speaking di Mimika Disorot

23 Oktober 2026
Kebakaran Rumah di SP3, BPBD Mimika Kerahkan Dua Armada

Kebakaran Rumah di SP3, BPBD Mimika Kerahkan Dua Armada

23 Oktober 2026
Polres Mimika Musnahkan 1.856 Liter Sopi, Hasil Operasi Tiga Bulan di Pelabuhan Poumako

Polres Mimika Musnahkan 1.856 Liter Sopi, Hasil Operasi Tiga Bulan di Pelabuhan Poumako

23 Oktober 2026
Satgas Damai Cartenz Tangkap Buronan Kasus Penganiayaan Berat di Puncak Jaya

Satgas Damai Cartenz Tangkap Buronan Kasus Penganiayaan Berat di Puncak Jaya

23 Oktober 2026
Dinsos Mimika Sosialisasikan Kampung Siaga Bencana

Dinsos Mimika Sosialisasikan Kampung Siaga Bencana

23 Oktober 2026

POPULER

  • Pastor Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Dasar Kolam Renang Kuala Kencana, Nyawanya Tak Tertolong

    Pastor Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Dasar Kolam Renang Kuala Kencana, Nyawanya Tak Tertolong

    650 shares
    Bagikan 260 Tweet 163
  • Gaji ASN Lewat Kopdes, BPKAD Mimika Tunggu Aturan Resmi

    627 shares
    Bagikan 251 Tweet 157
  • Pemkab Mimika tetapkan Jadwal Libur dan Cuti Bersama Mimika Oktober–Desember 2026

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
  • Kajian Dokumen Lemasa Belum Tuntas, Sem Bukaleng Minta Kepastian

    531 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • DPMK Mimika Dorong 133 Kampung Susun Program Prioritas 2027

    531 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • Waspada Kabut Asap Karhutla dan El Niño

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Freeport Gelar IFRC 2026 di Mimika, 17 Tim Adu Kemampuan

    527 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
Next Post
Antisipasi Bentrok Susulan, Aparat Gabungan Digeser ke Distrik Kapiraya-Mimika

Antisipasi Bentrok Susulan, Aparat Gabungan Digeser ke Distrik Kapiraya-Mimika

Langkah Pertama dari Hoya, Agustinus Mote Raih SIP Digital Pertama di Mimika

Langkah Pertama dari Hoya, Agustinus Mote Raih SIP Digital Pertama di Mimika

RAPBD Mimika Tahun 2026 Ditetapkan Rp5,64 Triliun

RAPBD Mimika Tahun 2026 Ditetapkan Rp5,64 Triliun

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id