ADVERTISEMENT
Kamis, April 30, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua

Umat Muslim Rayakan Hari Idul Adha 1446 H, Ketua MUI Mimika: Ini Hari Suka Cita Kita Bersama

"Mari kita membangun kebersamaan, kepedulian dan perhatian kepada sesama terutama mereka yang amat membutuh dukungan dan perhatian”.

6 Juni 2025
0
Umat Kristiani Memasuki Tri Hari Suci, Berikut Pesan Ketua DPRK dan Tokoh Agama Mimika

Ustad H. Muhammad Amin, Ketua MUI Mimika. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id – Umat muslim secara Nasional merayakan Hari Idul Adha 1446 Hijriah pada Jumat 6 Juni 2025.

Ustad H. Amin AR, Ketua MUI Mimika menyampaikan sangat bersuka cita atas perayaan ini.

ADVERTISEMENT

Karenanya ia mengajak seluruh umat muslim di Kabupaten Mimika untuk menjadikan Ibrahim sebagai Bapak bagi semua, tidak hanya umat Islam tetapi juga umat Kristiani.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Ini bapak kita semua, sehingga kita betul-betul menjadi satu keluarga, satu sahabat, satu teman. Karena Bapak kita sama yaitu Ibrahim sebutan umat muslim dan Abraham sebutan umat Kristiani,” jelas Amin.

Baca Juga

Ketua MRP PPT Serukan Hentikan Perang Adat di Mimika, Sudah Korbankan 16 Nyawa

MRP-PPT Bukan Bawahan Gubernur, Agustinus: Perlu Perhatikan Etika dan Jangan Saling Menjatuhkan

Abraham atau Ibrahim merupakan seorang Bapak toleransi sesungguhnya, karena melahirkan dua anak.

Pertama Ibrahim melahirkan keturunan umat Islam dan kedua Ibrahim dari rahim Sara melahirkan Isak yang menjadi keturunan umat Kristiani.

“Jadi bapak kita sama. Mari kita rawat kebersamaan, persahabatan, pertemanan antarumat beragama,” ajaknya.

Amin juga menegaskan bahwa dalam perayaan Idul Adha atau Hari Raya Kurban ini yang disembelih adalah hewan sapi atau kambing.

Namun pada hakekatnya sebenarnya menyembelih sifat-sifat kebinataan dalam diri umat beriman, seperti kesombongan, ego, rakus, serakah dan emosional.

Karena akibat sifat-sifat ini membuat orang-orang yang kurang berkecukupan tidak mendapatkan tempat atau kesempatan.

“Orang-orang merasa hidupnya aman, tenang jika tidak ada emosi dan sifat-sifat sombong dan tamak, intimidasi, kriminalisasi, tidak ada dendam dan kebencian satu dengan yang lain,” katanya.

Ia mengungkapkan di hari suka cita ini diajarkan untuk saling berbagi dan berkurban bagi orang yang mengalami kesulitan hidup dan membutuhkan perhatian.

Terpisah, Pater Gabriel Ngga, OFM, Pastor Paroki Santo Stefanus Sempan Timika mengucapkan selamat merayakan Hari Idul Adha 1446 H bagi saudara-saudari umat Muslim.

Pater Gabriel berharap pada hari raya yang penuh suka cita ini, membawa kedamaian dan kerukunan sesama umat beragama, lebih khususnya di Timika dan tanah Papua.

Ia berharap melalui Hari Kurban umat muslim  semakin memperkokoh nilai-nilai persatuan, perdamaian, persaudaraan antarumat beragama semakin baik.

“Umat muslim membagi daging kurban menjadi bagian penting dalam solidaritas dengan sesama umat yang membutuhkan,” ujar Pater Gabriel.

Dikatakan, dengan kurban hewan menjadi simbol bahwa umat beriman harus rela dan berani tanggalkan sikap egoisme baik pribadi maupun kelompok.

“Mari kita membangun kebersamaan, kepedulian dan perhatian kepada sesama terutama mereka yang amat membutuh dukungan dan perhatian,” pesannya.

Jeffrey C. Hutagalung, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Mimika, mengungkapkan perayaan Hari Kurban menjadi bagian kebahagiaan bersama sebagai sesama umat beragama.

Ketua FKUB Mimika, Dr. Jeffrey C. Hutagalung, M. Phill. (foto:ist/koranpapua.id)

“Kita sebagai umat Kristen dengan muslim kakak beradik. Jadi ini kesempatan sangat bahagia untuk saling berbagi,” kata Jeffrey.

Melalui Hari Kurban ini diharapkan dapat semakin meningkatkan tali persaudaraan, memupuk persatuan dan kesatuan dalam Kebhinekaan Tunggal Ika.

“Kita meskipun berbeda agama, suku, bahasa dan adat dan budaya tetapi persatuan tetap segalanya. Semangat Pancasila dan UUD 1945 tetap terpatri di setiap hati kita. Karena proses ini dapat membangun menuju kesejahteraan hidup bersama,” pungkasnya.

Ia menambahkan dalam suasana gembira ini, dalam ajaran masing-masing agama pasti ada pesan-pesan untuk saling membagi dengan orang yang berkekurangan.

Karena dalam prinsip-prinsip beragama tidak saja mengenai beriman dan berkeyakinan tetapi mengajarkan tentang nilai-nilai kemanusiaan. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Ketua MRP PPT Serukan Hentikan Perang Adat di Mimika, Sudah Korbankan 16 Nyawa

Ketua MRP PPT Serukan Hentikan Perang Adat di Mimika, Sudah Korbankan 16 Nyawa

29 April 2026
Insiden Tewasnya 15 Warga Sipil di Puncak Perlu Investigasi Independen

Insiden Tewasnya 15 Warga Sipil di Puncak Perlu Investigasi Independen

29 April 2026
Pempus Perkuat Intervensi Kesehatan, 12% ODHA di Indonesia Berada di Tanah Papua

Pempus Perkuat Intervensi Kesehatan, 12% ODHA di Indonesia Berada di Tanah Papua

29 April 2026
Pagelaran Seni Budaya Papua Resmi Dibuka, Dimeriahkan 10 Grup Yospan dan Dance Modern

Pagelaran Seni Budaya Papua Resmi Dibuka, Dimeriahkan 10 Grup Yospan dan Dance Modern

29 April 2026
TNI Tembak Mati Jeki Murib, Komandan OPM Otak Pembunuhan Karyawan Freeport Simson Mulia

TNI Tembak Mati Jeki Murib, Komandan OPM Otak Pembunuhan Karyawan Freeport Simson Mulia

29 April 2026
Tiga Hari Kedepan Masih Berpotensi Hujan, Distrik Tembagapura Rawan Longsor

Tiga Hari Kedepan Masih Berpotensi Hujan, Distrik Tembagapura Rawan Longsor

29 April 2026

POPULER

  • Akses Masuk ke Halaman Gereja Katedral Timika Diperketat, Ini Alasannya

    Akses Masuk ke Halaman Gereja Katedral Timika Diperketat, Ini Alasannya

    554 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Sekuriti Hotel Rylich Panorama Tewas Ditikam OTK

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
  • 30 Personel Brimob Dikerahkan Kejar Buronan Kasus Pembunuhan Dua Marinir

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
  • MRP-PPT Bukan Bawahan Gubernur, Agustinus: Perlu Perhatikan Etika dan Jangan Saling Menjatuhkan

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • YLBH Papua Tengah Kecam Oknum TNI Masuk Ruang Privat Pastor Paroki Katedral Timika

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • TNI Tembak Mati Jeki Murib, Komandan OPM Otak Pembunuhan Karyawan Freeport Simson Mulia

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Sempat Melawan, DPO KKB Penembak Warga Sipil Diringkus di Timika

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post

Gubernur Meki Nawapi Tekankan Lima Poin Strategis Atasi Inflasi Papua Tengah

Kunker di Papua Tengah, Yorrys Rawayei: Serap Aspirasi untuk Didorong ke Pemerintah Pusat

Konflik Bersenjata di Papua Tengah Berdampak pada Kehidupan Sosial, Butuh Sinergi Pempus dan Daerah

Pengangkatan CPNS 2025, DPRK Puncak Minta Proritaskan Honorer yang Minimal Lima Tahun Mengabdi

Pengangkatan CPNS 2025, DPRK Puncak Minta Proritaskan Honorer yang Minimal Lima Tahun Mengabdi

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id