ADVERTISEMENT
Selasa, Juni 23, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Keamanan

Operasi TNI di Puncak Jaya Tewaskan Tokoh Penting Organisasi Papua Merdeka

Selain menewaskan Nekison, aparat TNI juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa amunisi, senjata tajam, alat komunikasi, serta puluhan busur dan anak panah.

16 Mei 2025
0

Salah satu tokoh OPM, Nekison Enumbi alias Bumi Walo Enumbi disebut tewas dalam operasi TNI di Puncak Jaya, Papua Tengah, Sabtu 10 Mei 2025.(foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Operasi militer yang dilakukan TNI di Distrik Ilamburawi, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, menewaskan Nekison Enumbi alias Bumi Walo Enumbi yang menjadi salah satu tokoh kunci Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono, Dansatgas Media Koops TNI Habema, dalam keterangannya, Kamis 15 Mei 2025 menyebutkan, Nekison ditembak mati TNI pada Sabtu 10 Mei 2025 lalu.

ADVERTISEMENT

Dikatakan, pelaksanaan operasi didasarkan pada informasi intelijen mengenai keberadaan target yang diketahui sebagai pimpinan OPM wilayah Yambi.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Keberhasilan ini merupakan bentuk nyata dari komitmen TNI untuk menjaga stabilitas keamanan dan melindungi masyarakat Papua dari ancaman teror bersenjata,” kata Iwan.

Baca Juga

Tingkatkan Kualitas Layanan Posyandu, Dinkes Mimika Latih Fasilitator 25 Keterampilan Kader

UPN “Veteran” Yogyakarta Seleksi 194 Generasi Unggul Papua Lewat Program Beasiswa YPMAK

Nekison Enumbi selama ini diduga terlibat dalam serangkaian aksi teror bersenjata di wilayah Puncak Jaya dan sekitarnya.

Dalam baku tembak yang terjadi, Nekison Enumbi tewas di tempat setelah melakukan perlawanan terhadap aparat.

Selain menewaskan Nekison, aparat TNI juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa amunisi, senjata tajam, alat komunikasi, serta puluhan busur dan anak panah.

Mayjen TNI Lucky Avianto, Pangkoops TNI Habema menegaskan bahwa operasi ini tetap mengedepankan pendekatan yang humanis, sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2020 tentang Percepatan Pembangunan Kesejahteraan Papua.

“Tugas dan kehadiran personel TNI di Papua tidak semata bersifat militeristik, tetapi juga sosial dan kemasyarakatan,” kata Lucky.

Untuk diketahui Nekison Enumbi diketahui masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Puncak Jaya dan disebut bertanggung jawab atas sejumlah aksi kekerasan mematikan.

Termasuk penembakan tukang ojek, serangan terhadap kendaraan umum, hingga aksi lainnya yang mengganggu stabilitas wilayah.

Selain aksi bersenjata, OPM juga disebut aktif menyebarkan hoaks dan propaganda melalui media sosial.

Aparat mencatat sejumlah akun seperti OPM-TPNPB dan Papua Merdeka Channel kerap menyebarkan disinformasi yang berpotensi memecah belah masyarakat dan menghambat proses pembangunan.

TNI mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.

Sementara itu, Mayjen Kristomei Sianturi, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI menegaskan bahwa TNI tetap mengedepankan pendekatan profesional dan dialogis dalam setiap langkahnya di Papua.

Keberhasilan operasi ini, menurutnya, juga menjadi bukti nyata komitmen TNI menjaga rasa aman di Papua.

“TNI tetap mengedepankan pendekatan humanis, dialogis, dan profesional dalam setiap kegiatan, serta berkomitmen untuk melindungi hak hidup damai seluruh rakyat Indonesia, khususnya masyarakat Papua,” ungkap Kapuspen.

TNI tetap akan menerima dengan tangan terbuka apabila anggota gerombolan OPM ada yang menyadari kesalahannya dan berniat kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi.

“Kami tetap terbuka bagi anggota OPM yang ingin kembali ke NKRI. Pendekatan kami tetap humanis dan dialogis,” ujarnya.  dari Jakarta, Kamis 15 Mei 2025. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Tingkatkan Kualitas Layanan Posyandu, Dinkes Mimika Latih Fasilitator 25 Keterampilan Kader

Tingkatkan Kualitas Layanan Posyandu, Dinkes Mimika Latih Fasilitator 25 Keterampilan Kader

22 Juni 2026
Gibran Dorong Museum Asmat Jadi Wajah Diplomasi Budaya Papua, Berikut Sedikit Kilasannya

Gibran Dorong Museum Asmat Jadi Wajah Diplomasi Budaya Papua, Berikut Sedikit Kilasannya

22 Juni 2026
UPN “Veteran” Yogyakarta Seleksi 194 Generasi Unggul Papua Lewat Program Beasiswa YPMAK

UPN “Veteran” Yogyakarta Seleksi 194 Generasi Unggul Papua Lewat Program Beasiswa YPMAK

22 Juni 2026
160 ASN Pensiun di Tahun 2026, Pemkab Mimika Usulkan 274 Formasi CPNS

Tergolong Barang Berisiko: Satgas Pasgat Amankan Senapan Angin Jenis PCP, Rencananya akan Dikirim ke Wamena

22 Juni 2026
160 ASN Pensiun di Tahun 2026, Pemkab Mimika Usulkan 274 Formasi CPNS

160 ASN Pensiun di Tahun 2026, Pemkab Mimika Usulkan 274 Formasi CPNS

22 Juni 2026
Warning! Status PPPK Bukan Jaminan Aman, Asisten I Mimika Ingatkan Risiko Pemberhentian

Warning! Status PPPK Bukan Jaminan Aman, Asisten I Mimika Ingatkan Risiko Pemberhentian

22 Juni 2026

POPULER

  • SLB-SMP-SMA/SMK di Papua Tengah Gratis, Hubungi 0812-4154-7765 Jika Ada yang Pungut Biaya

    SLB-SMP-SMA/SMK di Papua Tengah Gratis, Hubungi 0812-4154-7765 Jika Ada yang Pungut Biaya

    612 shares
    Bagikan 245 Tweet 153
  • Komandan Operasi KKB Kodap XVI Yahukimo Dilaporkan Tewas Ditembak Aparat

    570 shares
    Bagikan 228 Tweet 143
  • Ananias Faot: Kadistrik Berwenang Awasi Dana Kampung, Jangan Habis untuk Bayar Utang

    554 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Beasiswa YPMAK Antarkan Fitalia Tumuka Raih Gelar Sarjana Hukum dan Kejar Mimpi Global

    549 shares
    Bagikan 220 Tweet 137
  • Kasus Dugaan Korupsi Beras Rp8,9 Miliar, Kejati Papua Tahan Empat Tersangka

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
  • 12 Hari Berjuang, Remaja Putri Akhirnya Meninggal Usai Diduga Dibakar Ibu Kandung

    516 shares
    Bagikan 206 Tweet 129
  • Raup Puluhan Juta, Residivis Janjikan Korban Bekerja di Perusahaan Tambang di Mimika

    516 shares
    Bagikan 206 Tweet 129
Next Post

HIV-AIDS di Papua Tengah Tembus 22 Ribu, Wagub Deinas: Ancaman Serius, Serukan Segera Sosialisasi Menyeluruh

Polisi Gagalkan Peredaran Ganja di Timika, Amankan 36 Paket Siap Edar

Jenazah Bayi yang Dibuang di Tempat Sampah RSUD Mimika Diambil Keluarga untuk Dimakamkan

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id