ADVERTISEMENT
Rabu, Agustus 12, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Keamanan

Diduga Terlibat Kasus Penjualan Senjata Api ke KKB, Polri Periksa Tiga Oknum TNI sebagai Saksi

Pada awal Januari 2025 transaksi ketiga kembali dilakukan di Hotel Griya Indah. RBS menjual dua pucuk senjata api SS1, 5 laras SS1, dan 280 butir amunisi kepada Teguh Wiyono seharga total Rp62 juta.

25 Maret 2025
0
Dua Tersangka Curanmor Milik Anggota Polisi di Timika Diserahkan ke Kejaksaan

Tim gabungan Polri melakukan pemeriksaan terhadap saksi tiga oknum anggota TNI yang berinisial RBS, YR dan SS pada Jumat 21 Maret 2025. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Tim Gabungan Satgas Gakkum Operasi Damai Cartenz (ODC)-2025, Ditreskrimum Polda Papua Barat, Ditreskrimum Polda Papua, dan Ditreskrimum Polda Jawa Timur sedang melakukan pemeriksaan terhadap tiga saksi yang merupakan oknum TNI.

Proses pemeriksaan terhadap tiga saksi berinsial RBS, YR dan SS sudah dimulai sejak Jumat 21 Maret 2024.

ADVERTISEMENT

Berdasarkan keterangan tertulis yang dikeluarkan Satgas ODC-2025 menyebutkan, ketiga oknum TNI tersebut diduga terlibat dalam jaringan penjualan senjata api lintas provinsi.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Pemeriksaan berlangsung di Pomdam III/Siliwangi dan dilaksanakan sebagai bagian dari pengembangan kasus terhadap tujuh tersangka dari warga sipil, termasuk Yuni Enumbi dan Teguh Wiyono, yang sebelumnya telah diamankan dan telah ditetapkan sebagai tersangka.

Baca Juga

Ini Kronologi Massa Bakar Tujuh Kantor Pemerintah, Buntut Tidak Puas Pembagian Dana Desa

Pengungsi di Papua Tengah 124.931 Orang, Komnas HAM: Kebutuhan Masyarakat Harus Dipetakan Agar Tepat Sasaran 

Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, Kaops ODC-2025, menegaskan bahwa terkait proses hukum untuk ketiga oknum TNI tersebut, proses lebih lanjutnya berada dalam kewenangan Kodam III/Siliwangi.

“Kami dari Polri hanya melakukan pemeriksaan terhadap mereka dalam kapasitas sebagai saksi, untuk memperkuat dugaan keterlibatan tujuh warga sipil yang telah ditetapkan sebagai tersangka,” tegas Brigjen Faizal dalam keteranganya, Selasa 25 Maret 2025.

Dikatakan, berdasarkan hasil penyelidikan polisi, terdapat beberapa transaksi penjualan senjata yang melibatkan RBS, YR, dan SS.

Pada pertengahan tahun 2024 RBS dikenalkan kepada Teguh Wiyono oleh Amri, rekannya di klub menembak Perbakin Purwakarta.

Komunikasi dilanjutkan melalui WhatsApp untuk membahas pembelian senjata api.

Pada akhir November 2024, transaksi pertama dilakukan di Hotel Patradissa, Bandung. RBS menjual satu pucuk senjata api jenis M16 kepada Teguh Wiyono senilai Rp30 juta.

Pada Desember 2024 transaksi kedua berlangsung di Hotel Griya Indah, Bandung. RBS menjual dua pucuk senjata api jenis SS1 kepada Teguh Wiyono seharga total Rp60 juta. Senjata tersebut disuplai oleh YR.

Pada awal Januari 2025 transaksi ketiga kembali dilakukan di Hotel Griya Indah. RBS menjual dua pucuk senjata api SS1, 5 laras SS1, dan 280 butir amunisi kepada Teguh Wiyono seharga total Rp62 juta. Senjata dan perlengkapan berasal dari YR dan SS.

Pada Februari 2025, transaksi keempat RBS menjual satu pucuk senjata api jenis pistol FN seharga Rp22 juta. Senjata berasal dari SS.

Pada 14 Maret 2025, ketiga oknum anggota TNI diamankan oleh Kodam III/Siliwangi di Bandung.

Pada 21 Maret 2025, tim gabungan dari Satgas Gakkum ODC- 2025, Polda Papua Barat, Polda Papua, dan Polda Jawa Timur melakukan pemeriksaan terhadap ketiga anggota TNI sebagai saksi dalam pengembangan kasus terhadap tujuh tersangka warga sipil.

Kombes Pol. Adarma Sinaga Wakaops Damai Cartenz 2025, menyampaikan rasa terima kasihnya atas joint investigation dari empat Polda dan Satgas ODC-2025 serta Pomdam III/Siliwangi yang berjalan dengan baik dan lancar.

Hingga 20 Maret 2025, total 10 orang telah diamankan, termasuk tiga anggota aktif TNI. Pemeriksaan konfrontasi lanjutan antara Teguh Wiyono dan YR dijadwalkan akan dilakukan oleh penyidik Polda Jawa Timur. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Penyaluran Dana Desa Berujung Ricuh, Sejumlah Kantor Pemerintah di Puncak Dibakar Massa

Ini Kronologi Massa Bakar Tujuh Kantor Pemerintah, Buntut Tidak Puas Pembagian Dana Desa

12 Agustus 2026
Pengungsi di Papua Tengah 124.931 Orang, Komnas HAM: Kebutuhan Masyarakat Harus Dipetakan Agar Tepat Sasaran 

Pengungsi di Papua Tengah 124.931 Orang, Komnas HAM: Kebutuhan Masyarakat Harus Dipetakan Agar Tepat Sasaran 

12 Agustus 2026
Kapolda Papua Tengah Warning Keras: Pengamanan Freeport Jangan Tunggu Gangguan Terjadi, Intelejen Tak Boleh Kecolongan

Kapolda Papua Tengah Warning Keras: Pengamanan Freeport Jangan Tunggu Gangguan Terjadi, Intelejen Tak Boleh Kecolongan

12 Agustus 2026
247 Anak Mimika Berebut Beasiswa YPMAK, Hanya 13 Lolos ke UPN Yogyakarta

247 Anak Mimika Berebut Beasiswa YPMAK, Hanya 13 Lolos ke UPN Yogyakarta

12 Agustus 2026
Penyaluran Dana Desa Berujung Ricuh, Sejumlah Kantor Pemerintah di Puncak Dibakar Massa

Penyaluran Dana Desa Berujung Ricuh, Sejumlah Kantor Pemerintah di Puncak Dibakar Massa

11 Agustus 2026
Jalan Cenderawasih SP2 Masih Dipalang, Ketua LEMASA Ingatkan Jangan Tunggu Persoalan Membesar

Jalan Cenderawasih SP2 Masih Dipalang, Ketua LEMASA Ingatkan Jangan Tunggu Persoalan Membesar

11 Agustus 2026

POPULER

  • Penembakan di Pintu Masuk FBLB Jayawijaya, TPNPB-OPM Klaim Bertanggung Jawab

    “Kami Siap Perang” KKB Ingatkan Tidak Boleh Gelar Perayaan HUT RI ke-81 di Kota Wamena

    632 shares
    Bagikan 253 Tweet 158
  • Aksi Gerakan Seribu Rupiah: Dinsos Mimika Minta Rekomendasi, APELCAMI Pertanyakan Dasar Hukumnya 

    573 shares
    Bagikan 229 Tweet 143
  • APBD Triliunan: Mama Martina Bertahan dengan Anyaman Papua di Tengah Minimnya Perhatian Pemkab Mimika

    552 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • PN Timika Tunda Eksekusi Sengketa Tanah SP II Demi Keamanan, Putusan Tetap Inkrah

    547 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Aktivis HAM Tantang Kapolres Mimika: Berani Tegas di Kwamki Narama dan Tuntaskan Kasus Pembunuhan oleh Oknum Polisi 

    541 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Kepala SPPG Papua Dicopot Buntut Kasus Keracunan Makanan Bergizi Gratis 

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • Meriahkan HUT RI ke-81: Pesta Rakyat 17 Agustus di Distrik Jita Makin Meriah, Black Brothers hingga Band Lokal Siap Tampil

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
Next Post
Dua Tersangka Curanmor Milik Anggota Polisi di Timika Diserahkan ke Kejaksaan

Resmi Jabat Bupati Mimika Definitif, Johannes Rettob: Tidak Ada 01, 02, 03 Mari Sama-Sama Bangun Mimika

Rindu Segera Didarati Pesawat, Masyarakat dan TNI-Polri Gotong Royong Bersihkan Lapangan Terbang Jila

Rindu Segera Didarati Pesawat, Masyarakat dan TNI-Polri Gotong Royong Bersihkan Lapangan Terbang Jila

Aksi Penyerangan di Pasar Ikebo Dogiyai, Satu Warga Tewas, Satu Anggota Polisi Terluka

Aksi Penyerangan di Pasar Ikebo Dogiyai, Satu Warga Tewas, Satu Anggota Polisi Terluka

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id