ADVERTISEMENT
Kamis, Maret 26, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Mimika

Minta CPNS OAP Lulus 100 Persen Tanpa Syarat, Pj Bupati: Tuntutan Ini Harusnya Dilakukan Sejak 10 Tahun Lalu

“Silakan cek kalau ada satu orang yang lolos karena campur tangan Bupati, campur tangan siapapun potong tangan saya, ini jaminannya buat anda".

18 November 2024
0
Minta CPNS OAP Lulus 100 Persen Tanpa Syarat, Pj Bupati: Tuntutan Ini Harusnya Dilakukan Sejak 10 Tahun Lalu

Aliansi Pemuda Amungsa melakukan unjuk rasa di depan Kantor Bupati Mimika, Senin 18 Oktober 2024.(foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Amungsa (APA) melakukan unjuk rasa di halaman Kantor Bupati Mimika, Senin 18 Oktober 2024.

Mereka meminta kepada Valentinus S. Sumito, Pj Bupati Mimika agar memprioritaskan pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2024 asal Amungme dan Kamoro untuk diluluskan 100 persen tanpa syarat.

ADVERTISEMENT

“Pj Bupati, Sekda, BKPSDM harus mengambil kebijakan. Jangan rampas hak kami, karena kami juga ingin mengabdi di atas tanah kami sendiri,” demikian tulisan pada spanduk yang di bawa massa aksi itu.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Mereka juga meminta dari kuota CPNS 847 orang itu, 500 diantaranya harus menjadi jatah anak-anak Amungme-Kamoro dan selebihnya untuk lima suku kerabat lainnya.

Baca Juga

Pemberlakuan WFH ASN, Pemprov Papua Tunggu Aturan Pusat, Internet Masih Menjadi Kendala

Peduli Sepak Bola: Lanud J.A. Dimara Bina Talenta Anak Muda Papua Selatan, Gelar Danlanud Cup U-12

Elois M Kemong, Ketua APA kepada awak media mengatakan bahwa kedatangan mereka guna medorong Pemkab Mimika agar dalam tes Seleksi Kompeteni Dasar (SKD) tidak menjadi standar penilaian.

“Kami harap nilai SKD tidak menjadi ukuran pemerintah. Karena di Mimika ini ada teman teman yang tinggal di dataran tinggi dan dataran rendah yang kurang paham sistem ini,” ujarnya.

Karena itu, Elois berharap kepada Pj Bupati Mimika untuk bisa mempertimbangkan putra-putri Amungme- Kamoro dan suku kerabat lainnya, untuk diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Ia menganggap hal ini menjadi penting supaya mereka bisa mengabdi di tanah kelahirannya sendiri dan dapat mengurangi tingkat pengangguran dan kriminal di Kabupaten Mimika.

“Seketika kalau kami tidak bekerja di kami punya tanah yang kami lakukan pasti pembunuhuan, pemerkosaan dan hal-hal ini akan mempengaruhi aktivitas pemerintah,” pungkasnya.

Elois berharap aspirasi mereka ini juga bisa didengar oleh Tito Karnavian, Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia.

Menjawab tuntutan masa, Valentinus Sudarjanto Sumito, Pj Bupati Mimika mengatakan, dirinya sangat menyayangkan adanya aksi tersebut.

Valentinus menyampaikan bahwa permintaan massa aksi terkait 100 persen calon CPNS OAP harus diluluskan tanpa syarat, baru dilakukan sekarang ini.

“Saya sayangkan kenapa baru hari ini kalian bersuara begini, kenapa bukan 10 tahun lalu di zaman pak Omaleng di zaman pak Rettob. Kalau kalian menuntut sekarang itu aturan sudah ditetapkan,” tegasnya.

Valentinus menegaskan, dirinya mengerti betul persoalan Otonomi Khusus (Otsus), sebab sampai hari ini masih dipercayakan menjabat sebagai Direktur Otonomi Khusus di Kementerian Dalam Negeri.

“Saya yang mengurus Papua, saya yang mengurus Jogja, saya yang mengurus Aceh, saya yang mengurus IKN. Semua kami letakkan untuk kepentingan masyarakat yang ada di tempat tersebut,” tegasnya.

Namun kenyataannya semua tidak dilakukan dengan baik. “Saya turun ke sini jadi Pj Bupati untuk merapikan kondisi ini,” timpalnya.

Valentinus menjelaskan, aturan tes CPNS saat ini sudah sangat transparan guna mencegah terjadi KKN dan sistem bayar membayar.

Sistem ini agar bisa dilihat siapa yang mampu untuk lolos tanpa campur tangan siapapun.

“Silakan cek kalau ada satu orang yang lolos karena campur tangan Bupati, campur tangan siapapun potong tangan saya, ini jaminannya buat anda,” tegas Valentinus.

Ia menambahkan, sebagai Direktur Otonomi Khusus, telah meletakkan porsi 80 persen untuk Orang Asli Papua (OAP).

“Saya yang minta supaya 100 persen untuk Papua, bukan hanya Mimika, tetapi seluruh Papua. Jumlah yang ada dari total keseluruhan itu kita sudah patok 80 persen itu harus OAP,” jelasnya.

Menurutnya, tuntutan semacam ini harusnya dilakukan 10 tahun lalu dengan mengajak kepala daerah untuk mempengaruhi kebijakan di pusat.

“Kalau sekarang kita lakukan ini proses sudah berjalan,” pungkasnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Pemberlakuan WFH ASN, Pemprov Papua Tunggu Aturan Pusat, Internet Masih Menjadi Kendala

Pemberlakuan WFH ASN, Pemprov Papua Tunggu Aturan Pusat, Internet Masih Menjadi Kendala

26 Maret 2026
Papua Barat Diguncang Gempa Magnitudo 3,0, Belum Ada Laporan Resmi Kerusakan

Papua Barat Diguncang Gempa Magnitudo 3,0, Belum Ada Laporan Resmi Kerusakan

26 Maret 2026
Peduli Sepak Bola: Lanud J.A. Dimara Bina Talenta Anak Muda Papua Selatan, Gelar Danlanud Cup U-12

Peduli Sepak Bola: Lanud J.A. Dimara Bina Talenta Anak Muda Papua Selatan, Gelar Danlanud Cup U-12

26 Maret 2026
Bupati Mimika: Pembentukan Koperasi Pendulang Emas Harus Ikuti Aturan Pusat

Bupati Mimika: Pembentukan Koperasi Pendulang Emas Harus Ikuti Aturan Pusat

26 Maret 2026
SMP YPJ Kuala Kencana Gelar Pasar Kreatif, Bekali Siswa Jiwa Wirausaha Sejak Dini

SMP YPJ Kuala Kencana Gelar Pasar Kreatif, Bekali Siswa Jiwa Wirausaha Sejak Dini

26 Maret 2026
Tongkat Komando Pangdam Cenderawasih dan Danlanal Nabire Resmi Berpindah

Tongkat Komando Pangdam Cenderawasih dan Danlanal Nabire Resmi Berpindah

26 Maret 2026

POPULER

  • Usai Kontak Tembak dengan OPM di Kampung Topo Nabire, TNI Berhasil Sita Senjata dan Amunisi

    Usai Kontak Tembak dengan OPM di Kampung Topo Nabire, TNI Berhasil Sita Senjata dan Amunisi

    693 shares
    Bagikan 277 Tweet 173
  • Sepak Terjangnya Terhenti, Polisi Bekuk Pelaku Pelecehan dan Jambret di Timika, Mengaku 16 Kali Lakukan Aksi

    629 shares
    Bagikan 252 Tweet 157
  • Soal Transparansi Dana Otsus: Anggota DPD RI PFM Minta Kejagung Periksa Ketua MRP Se-Papua Raya

    604 shares
    Bagikan 242 Tweet 151
  • Satu Tahun Kepemimpinan: Tim Pemenang Tagih Realisasi Janji Bupati Mimika, Gerry: Wujudkan Kunjungan Langsung ke Posko

    596 shares
    Bagikan 238 Tweet 149
  • Tiga Bintang Polri Jatuh di Tanah Papua

    573 shares
    Bagikan 229 Tweet 143
  • Dua Prajurit yang Gugur di Maybrat Berasal dari Satuan Berbeda, Ini Identitasnya

    558 shares
    Bagikan 223 Tweet 140
  • Menjaga Harmoni Kepemimpinan di Kabupaten Mimika di Tengah Dinamika ASN

    555 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
Next Post
Pj Bupati Mimika Pastikan SK PPPK 488 Tenaga Guru Dibagikan 1 Januari 2025

Pj Bupati Mimika Pastikan SK PPPK 488 Tenaga Guru Dibagikan 1 Januari 2025

PUPR Sosialisasi Perundang-Undangan Penataan Ruang, Mimika Ditetapkan Sebagai Pusat Kegiatan Nasional

PUPR Sosialisasi Perundang-Undangan Penataan Ruang, Mimika Ditetapkan Sebagai Pusat Kegiatan Nasional

Pemkab Jayapura Usulkan Kampung Yadauw Menjadi Lokasi Transmigrasi Lokal

Pemkab Jayapura Usulkan Kampung Yadauw Menjadi Lokasi Transmigrasi Lokal

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id