ADVERTISEMENT
Jumat, Juli 24, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan

Pj Gubernur Papua Tengah Undang Empat Nakes yang Sempat Disandera KKB Hadiri HUT RI di Nabire

Selain menghadiri upacara HUT RI ke 79, Pj Gubernur juga akan memberikan penghargaan pengabdian kepada keempat Nakes.

16 Agustus 2024
0
Pj Gubernur Papua Tengah Undang Empat Nakes yang Sempat Disandera KKB Hadiri HUT RI di Nabire

Nakes Alama saat mengikuti trauma healing di salah satu hotel di Timika, Kamis 15 Agustus 2024. (Foto : redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Empat Tenaga Kesehatan (Nakes) yang bertugas di Puskesmas Alama, Kabupaten Mimika diundang Dr. Ribka Haluk, Pj Gubernur Papua Tengah untuk menghadiri Upacara HUT RI ke-79 di Nabire.

Keempat Nakes ini yang terbang bersama Mr. Glen Malcolm, pilot helikopter asal Slandia Baru yang ditembak mati Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) ketika tiba di Lapter Alama tanggal 5 Agustus 2024 lalu.

ADVERTISEMENT

Meski mereka selamat dalam peristiwa penembakan itu, namun keempat Nakes tersebut sempat disendera oleh anggota KKB.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Empat Nakes itu masing-masing, Kolariak Gwijangge (KTU), Hasmaya, AMd. Keb (bidan), Naomi Kambu (gizi) dan Demianus Pakage (perawat).

Baca Juga

Diwarnai Kontak Tembak, TNI Berhasil Evakuasi Jenazah Tiga Korban Penembakan di Yahukimo

Gallery Foto BRIDA Mimika Selenggarakan Sosialisasi Hak Kekayaan Intelektual dan Sentra Kekayaan Intelektual

Untuk keberangkatan empat Nakes ke Nabire langsung didampingi Fransiska Tekege, Sekretaris Dinkes Mimika dan Saulus Pokniangge, S.Kep. Ns, Kepala Puskesmas Alama.

Hal ini disampaikan Reynold Ubra, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika kepada koranpapua.id, Kamis 15 Agustus 2024.

Menurut Reynold, penyampaian undangan empat Nakes dari delapan orang yang bertugas di Puskesmas Alama, berdasarkan pemberitahuan Pj Gubernur melalui Kepala Dinas Kesehatan Papua Tengah.

Selain menghadiri upacara HUT RI ke 79, Pj Gubernur juga akan memberikan penghargaan pengabdian kepada keempat Nakes tersebut.

Selaku pimpinan Dinas Kesehatan Mimika, Reynold memelihat hal baik yang dilakukan Pj Gubernur dan perlu diberi apresiasi dan ucapan terima kasih.

Karena yang dilakukan Pj Gubernur merupakan bentuk kepedulian dan perhatian Pemerintah Pusat melalui Pemerintah Provinsi Papua Tengah bagi tenaga Nakes Mimika.

Mantan Sekretaris Komisi HIV-Aids Mimika menuturkan, pemberian penghargaan ini sesungguhnya untuk menunjukkan bahwa negara hadir memperhatikan setiap wilayah di NKRI tanpa terkecuali.

Dengan penghargaan itu juga bertujuan untuk mendukung peningkatan pelayanan yang prima oleh petugas kesehatan kepada masyarakat hingga di pelosok meskipun dengan risiko terberat.

“Kita bersyukur tenaga-tenaga Nakes ini dalam pelayanannya selamat dari ancaman. Kami sangat hargai perhatian Pemerintah Pusat melalui Pj Gubernur Ribka Haluk,” kata Reynold.

Lewat penghargaan pengabdian ini diharapkan dapat menjadi motivasi para Nakes untuk tetap berkarya di daerah ini.

“Untuk Kabupaten Mimika rewardnya nanti akan diberikan kepada Nakes bisa dalam bentuk lain,” janji Reynold.

Penghargaan bisa saja dalam bentuk pendistribusian tenaga untuk sementara waktu istirahat di Timika atau dalam bentuk pemberian insentif.

Reynold mengungkapkan saat ini begitu banyak masyarakat di balik gunung yang menanti Nakes untuk memberikan pelayanan kesehatan.

Karena itu setelah menjalani trauma healing akan dilanjutkan dengan pertemuan bersama membicarakan bagaimana sistem redistribusi petugas ke Alama.

Termasuk langkah-langkah apa saja yang harus diambil Dinkes selama mereka berada di tempat tugas.

Agenda penting lainnya segera melakukan pertemuan dengan tokoh agama, adat, masyarakat, pemerintah kampung dan aparat TNI-Polri untuk membicarakan strategi kedepannya.

“Dalam rapat nanti diharapkan ada masukan dan nasehat bagi petugas agar pelayanan tetap berjalan,” pungkasnya.

Reynold mengakui langkah-langkah yang nantinya diputuskan dalam pertemuan akan dilaporkan kepada Pj Sekda Mimika untuk diteruskan ke bupati.

Dikatakan meskipun saat ini pelayanan kesehatan di Alama dihentikan sementara, namun berdasarkan arahan Pj Sekda dan Bupati, Dinkes dapat memikirkan solusinya supaya pelayanan kesehatan kembali normal.

“Yang jelas sekarang ini belum. Tetapi setelah kondisi di lapangan pulih Dinkes akan melakukan strategi pelayanannya. Agar hak-hak masyarakat mendapat pelayanan kesehatan tidak diabaikan. Karena di sana banyak masyarakat yang butuh pelayanan,” tandas Reynold.

Reynold menegaskan, pada prinsipnya pemerintah siap menjalankan amanat pelayanan, namun model dan strategi pelayanan seperti apa, Dinkes membutuhkan masukan dan saran dari semua pihak. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Diwarnai Kontak Tembak, TNI Berhasil Evakuasi Jenazah Tiga Korban Penembakan di Yahukimo

Diwarnai Kontak Tembak, TNI Berhasil Evakuasi Jenazah Tiga Korban Penembakan di Yahukimo

23 Juli 2026
Gallery Foto BRIDA Mimika Selenggarakan Sosialisasi Hak Kekayaan Intelektual dan Sentra Kekayaan Intelektual

Gallery Foto BRIDA Mimika Selenggarakan Sosialisasi Hak Kekayaan Intelektual dan Sentra Kekayaan Intelektual

23 Juli 2026
Satgas Pasgat Pamtas RI-PNG-2026 Wujudkan Kepedulian Pendidikan di Puncak Jaya

Satgas Pasgat Pamtas RI-PNG-2026 Wujudkan Kepedulian Pendidikan di Puncak Jaya

23 Juli 2026
Dinkes Mimika Gelar Workshop HAN 2026: Perkuat Pola Asuh Digital, Lindungi Anak dan Cegah Stunting

Dinkes Mimika Gelar Workshop HAN 2026: Perkuat Pola Asuh Digital, Lindungi Anak dan Cegah Stunting

23 Juli 2026
Kakanwil Kemenkum Papua: HKI Bisa Jadi Jalan Mimika Mendunia

Kakanwil Kemenkum Papua: HKI Bisa Jadi Jalan Mimika Mendunia

23 Juli 2026
Mimika Baru Fokus Atasi Banjir Lewat Padat Karya, Anggaran Rp1 Miliar Dinilai Belum Cukup

Pemdis Mimika Baru Usulkan Mesin Pirolisis, Sampah Plastik Diolah Jadi Bahan Bakar

23 Juli 2026

POPULER

  • Kemenkeu Soroti Penggunaan Dana Transfer di Mimika, Laporan akan Dicocokkan dengan Fakta Lapangan

    Kemenkeu Soroti Penggunaan Dana Transfer di Mimika, Laporan akan Dicocokkan dengan Fakta Lapangan

    903 shares
    Bagikan 361 Tweet 226
  • Diwarnai Kontak Tembak, TNI Berhasil Evakuasi Jenazah Tiga Korban Penembakan di Yahukimo

    665 shares
    Bagikan 266 Tweet 166
  • Terekam CCTV! Aksi Begal di SP2 Timika, IRT Terjatuh hingga Kepalanya Membentur Aspal

    636 shares
    Bagikan 254 Tweet 159
  • Pabrik Daur Ulang Sampah DLH Mimika: Dua Tahun Beroperasi, Produksi Belum Dijual, Satu Mesin Menganggur

    569 shares
    Bagikan 228 Tweet 142
  • 33 Siswa SMKN 6 Mimika PKL di Delapan Industri, Albertus Alto: Ini Langkah Awal Cetak Tenaga Kerja Profesional

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
  • Konflik Bersenjata Papua: Gereja-gereja Kompak Bersuara, Desak Pemerintah Buka Jalur Dialog, bukan Militerisasi

    554 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Panitia MPLS Resmi Serahkan 67 Siswa Baru ke SMKN 6 Mimika

    540 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
Next Post
DPRD dan Pemkab Mimika Rapat Paripurna Dengarkan Pidato Presiden Jokowi

DPRD dan Pemkab Mimika Rapat Paripurna Dengarkan Pidato Presiden Jokowi

Lantik Pengurus FKUB dan FPK, Johannes Rettob Ingatkan Jaga Toleransi dan Rawat Perdamaian di Mimika

Lantik Pengurus FKUB dan FPK, Johannes Rettob Ingatkan Jaga Toleransi dan Rawat Perdamaian di Mimika

Polisi Fasilitasi Mediasi Penyelesaian Kasus Perkelahian Antar Pelajar di Timika

Polisi Fasilitasi Mediasi Penyelesaian Kasus Perkelahian Antar Pelajar di Timika

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id