TIMIKA, Koranpapua.id – Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan Malaria menjadi dua penyakit yang paling banyak ditangani Puskesmas Karang Senang, Distrik Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, sepanjang September 2026.
ISPA tercatat sebanyak 894 kasus, sedangkan malaria mencapai 664 kasus. Tingginya kasus ISPA menjadi perhatian di tengah kondisi asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih melanda Mimika.
Kepala Puskesmas Karang Senang, Mariana Sombo Datu, Jumat 30 Oktober 2026, mengatakan kedua penyakit tersebut menempati urutan teratas dari 10 besar penyakit yang ditangani puskesmas.
Selain ISPA dan malaria, hipertensi esensial berada di urutan ketiga dengan 166 kasus, disusul myalgia atau nyeri otot sebanyak 155 kasus.
Berikutnya, vulnus atau luka tercatat 72 kasus, diabetes melitus tipe 2 sebanyak 65 kasus, diare tanpa dehidrasi 51 kasus, serta abses, furunkel, dan karbunkel sebanyak 45 kasus.
Dua penyakit lainnya adalah faringitis akut sebanyak 23 kasus dan dispepsia sebanyak 101 kasus.
Menyikapi kondisi tersebut, Mariana mengatakan puskesmas terus mengimbau masyarakat menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), menjaga asupan gizi, serta rutin berolahraga.
“Langkah-langkah yang kami lakukan dalam upaya mencegah penyakit ini, pertama mengimbau masyarakat untuk menjalankan pola hidup bersih dan sehat atau PHBS, olahraga secara rutin, makan dengan gizi seimbang, dan mengelola stres,” kata Mariana.
Ia juga mengingatkan masyarakat yang sedang menjalani pengobatan agar mematuhi petunjuk medis dan tidak melewatkan jadwal pemeriksaan lanjutan.
Di tengah kondisi asap karhutla, Mariana juga mengimbau masyarakat menggunakan masker dan menghindari aktivitas yang dapat menambah polusi udara.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah untuk membantu mengurangi asap. Selain itu, gunakan masker dan kurangi beraktivitas pada malam hari,” katanya.
Dia berharap masyarakat lebih memperhatikan kesehatan dan menerapkan langkah pencegahan dalam kehidupan sehari-hari. Warga yang mengalami keluhan kesehatan juga diimbau segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan. (*)
Penulis: Hayun Nuhuyanan
Editor: Marthen LL Moru







