ADVERTISEMENT
Senin, September 28, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Cuaca

Kabut Asap Selimuti Timika, Jarak Pandang Turun di Bawah 2 Kilometer

BMKG mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kondisi asap masih pekat. Jika harus beraktivitas di ruang terbuka, masyarakat dianjurkan menggunakan masker.

28 September 2026
0
Kabut Asap Selimuti Timika, Jarak Pandang Turun di Bawah 2 Kilometer

Kantor BMKG Stasiun Meteorologi Mozes Kilangin Timika. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id – Kabut asap yang menyelimuti Timika, Papua Tengah, dalam beberapa hari terakhir mulai mengganggu jarak pandang hingga berpotensi memengaruhi operasional penerbangan di Bandara Mozes Kilangin.

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Mozes Kilangin Timika, Stevan, mengatakan kondisi ini dipicu oleh sebaran asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari wilayah Papua Selatan, terutama Kabupaten Merauke.

ADVERTISEMENT

“Titik panas dengan tingkat kepercayaan sedang mencapai 3.000 titik, sedangkan tingkat kepercayaan tinggi mencapai 200 titik,” ujar Stevan saat ditemui di ruang kerjanya, Senin 28 September 2026.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Menurut dia, asap dari karhutla tersebut terbawa angin yang bergerak dari arah timur hingga tenggara. Kondisi itu menyebabkan sebaran asap bergerak menuju wilayah pesisir selatan Papua, termasuk Timika.

Baca Juga

SiLPA Mimika 2025 Capai Rp1,116 Triliun, Sebagian Dipakai Tutup Defisit APBD 2026

Samuel Yogi: Koperasi Mimika Harus Mandiri, Jangan Bergantung Proposal

Dampaknya juga dirasakan di sejumlah wilayah lain, seperti Agats di Kabupaten Asmat dan Kaimana di Papua Barat.

Di Timika, kepekatan asap menyebabkan jarak pandang turun hingga di bawah 2 kilometer. Kondisi tersebut terutama perlu diwaspadai pada pagi hari karena dapat memengaruhi aktivitas penerbangan.

“Jarak pandang berada di bawah 2.000 meter (2 km). Untuk pesawat berbadan besar, kondisi ini dapat memicu penundaan penerbangan (delay) atau pengalihan pendaratan (divert) ke bandara lain sambil menunggu visual membaik,” kata Stevan.

Meski demikian, BMKG menegaskan keputusan terkait keselamatan penerbangan tetap mengacu pada regulasi maskapai dan koordinasi dengan pemandu lalu lintas udara atau Air Traffic Control (ATC).

Informasi mengenai kondisi cuaca dan jarak pandang, kata Stevan, disampaikan BMKG secara berkala kepada pihak terkait sebagai bahan pertimbangan keselamatan penerbangan.

Berpotensi Bertahan hingga Oktober

BMKG memperkirakan kabut asap masih berpotensi bertahan hingga akhir Oktober 2026. Kondisi tersebut dipengaruhi angin monsun timur yang masih bertiup serta karhutla di wilayah sumber asap yang belum sepenuhnya padam.

“Peralihan dari monsun timur ke monsun barat diprakirakan baru terjadi pada November hingga Desember. Selama angin masih bertiup dari timur dan karhutla terus berlangsung, asap diprakirakan tetap bertahan,” tuturnya.

Stevan juga menyebut kondisi kekeringan berpotensi berlangsung lebih panjang akibat pengaruh El Nino di wilayah Papua.

Sementara itu, potensi hujan lebat yang disertai angin kencang dan petir diperkirakan mulai meningkat pada periode peralihan musim, sekitar akhir Oktober hingga November.

Gelombang Laut Arafuru

Untuk kondisi perairan, BMKG mencatat tinggi gelombang di Laut Arafuru bagian luar muara berada pada kisaran 1,25 hingga 2,5 meter.

Adapun kondisi perairan di sekitar dermaga dan pelabuhan relatif lebih tenang dengan tinggi gelombang sekitar 0,1 hingga 0,5 meter.

Stevan mengatakan kepekatan asap di wilayah pesisir seperti Poumako cenderung lebih tinggi dibandingkan kawasan perkotaan. Vegetasi hutan pesisir yang rapat membuat partikel asap lebih mudah tertahan dan mengendap di permukaan.

BMKG mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kondisi asap masih pekat. Jika harus beraktivitas di ruang terbuka, masyarakat dianjurkan menggunakan masker.

Masyarakat juga diminta menghemat penggunaan air bersih selama periode kekeringan masih berlangsung. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan
Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Kabut Asap Selimuti Timika, Jarak Pandang Turun di Bawah 2 Kilometer

Kabut Asap Selimuti Timika, Jarak Pandang Turun di Bawah 2 Kilometer

28 September 2026
SiLPA Mimika 2025 Capai Rp1,116 Triliun, Sebagian Dipakai Tutup Defisit APBD 2026

SiLPA Mimika 2025 Capai Rp1,116 Triliun, Sebagian Dipakai Tutup Defisit APBD 2026

28 September 2026
Samuel Yogi: Koperasi Mimika Harus Mandiri, Jangan Bergantung Proposal

Samuel Yogi: Koperasi Mimika Harus Mandiri, Jangan Bergantung Proposal

28 September 2026
Kemarau Panjang Ganggu Pangan Warga Jila, Pemkab Mimika Kirim 1,3 Ton Beras

Kemarau Panjang Ganggu Pangan Warga Jila, Pemkab Mimika Kirim 1,3 Ton Beras

28 September 2026
Serapan APBD Mimika Baru 44 Persen, Pemkab Kejar Ketertinggalan hingga Akhir Tahun

Serapan APBD Mimika Baru 44 Persen, Pemkab Kejar Ketertinggalan hingga Akhir Tahun

28 September 2026
Satgas Pasgat dan Warga Koroway Batu Bersihkan Lingkungan Permukiman

Satgas Pasgat dan Warga Koroway Batu Bersihkan Lingkungan Permukiman

26 September 2026

POPULER

  • Tragedi Jila: Siswi Diduga Tewas Kelaparan, 7 Anak Masih Disandera, Tokoh Amungme Desak TNI Tarik Pos Baru

    Tragedi Jila: Siswi Diduga Tewas Kelaparan, 7 Anak Masih Disandera, Tokoh Amungme Desak TNI Tarik Pos Baru

    585 shares
    Bagikan 234 Tweet 146
  • TPNPB Klaim Enam Anggotanya Terluka dalam Serangan Udara di Nduga

    555 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Pria 25 Tahun Tewas dalam Dugaan Penganiayaan, Parang dan Anak Panah Diamankan Polisi

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
  • Sekolah Mengajarkan Ilmu, Rumah Membentuk Jiwa Anak

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Polisi Tangkap Tersangka Penembakan Konsultan BPKAD di Yahukimo

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Pelaku Utama Pembunuhan di Jalan Kelimutu Timika Ditangkap, Polisi Ungkap Motif Dendam

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • Puskesmas Mapurujaya Dapat Dukungan PMT Rp200 Juta dari Distrik Mimika Timur

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id