TIMIKA, Koranpapua.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika mulai memperkuat kualitas pertanggungjawaban APBD 2026 agar tidak berhenti pada laporan penyerapan anggaran, tetapi juga menunjukkan capaian program dan manfaatnya bagi masyarakat.
Hal itu disampaikan Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Kabupaten Mimika, Hery Onawame, saat membuka kegiatan penyusunan analisis laporan pertanggungjawaban APBD 2026 yang digelar Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Mimika di Aula BPKAD, Jumat 25 September 2026.
Kegiatan tersebut diikuti perwakilan OPD, kepala puskesmas dan pejabat penatausahaan keuangan (PPK), serta menghadirkan narasumber dari Kementerian Dalam Negeri.
Hery mengatakan, laporan pertanggungjawaban APBD tidak sekadar memenuhi kewajiban administratif dan menyajikan angka realisasi anggaran.
Menurut dia, analisis harus mampu menunjukkan kinerja pendapatan dan belanja daerah, pengelolaan pembiayaan, serta sejauh mana program dan kegiatan yang dibiayai APBD memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Pertanggungjawaban APBD harus mampu memberikan gambaran yang jelas mengenai sejauh mana anggaran telah dilaksanakan, bagaimana kinerja pendapatan dan belanja daerah, bagaimana pembiayaan dikelola, serta sejauh mana pelaksanaan program dan kegiatan memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Hery.
Ia meminta analisis pertanggungjawaban APBD mencakup pencapaian target pendapatan, efektivitas belanja, pengelolaan pembiayaan, hingga kinerja program dan kegiatan.
Selain itu, setiap permasalahan dan selisih antara target dengan realisasi perlu diidentifikasi untuk kemudian disertai rekomendasi perbaikan yang dapat diterapkan pada periode berikutnya.
Hery juga menekankan agar pengelolaan anggaran di Mimika tidak lagi hanya berorientasi pada tingkat penyerapan.
“Kita harus terus mendorong perubahan dari pengelolaan anggaran yang sekadar berorientasi pada penyerapan anggaran menuju pengelolaan anggaran yang berorientasi pada hasil dan manfaat bagi masyarakat,” pesanya.
Sementara itu, Kasubid Pelaporan BPKAD Mimika, Ferdinand, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman dan kualitas penyusunan serta analisis laporan pertanggungjawaban APBD.
“Kegiatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas penyusunan dan analisis laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Pemerintah Kabupaten Mimika,” ujar Ferdinand.
Ia mengatakan hasil kegiatan diharapkan dapat membantu mengidentifikasi berbagai persoalan, menghasilkan rekomendasi perbaikan, sekaligus mendukung pengelolaan keuangan daerah yang transparan, akuntabel, efisien, dan efektif. (*)
Penulis: Hayun Nuhuyanan
Editor: Marthen LL Moru








