ADVERTISEMENT
Selasa, September 15, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika

Tekan Kematian Ibu dan Bayi, Dinkes Mimika Libatkan Masyarakat Mimika Timur Kenali Kehamilan Berisiko

“Ini bukan hanya tanggung jawab petugas kesehatan. Kami berharap masyarakat memiliki tanggung jawab yang sama untuk mencegah kematian ibu dan bayi”.

28 Agustus 2026
0
Tekan Kematian Ibu dan Bayi, Dinkes Mimika Libatkan Masyarakat Mimika Timur Kenali Kehamilan Berisiko

(foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id – Dinas Kesehatan (Dinkes)  Kabupaten Mimika menggelar Seminar Kesehatan Reproduksi bertema “Peran Masyarakat dalam Mengenali Kehamilan Berisiko dan Mencegah Kematian Ibu dan Bayi”,

Seminar yang dipusatkan di Distrik Mimika Timur, Jumat 28 Agustus 2026, melibatkan masyarakat dari lima kampung dan satu kelurahan.

ADVERTISEMENT

Termasuk tokoh agama, tokoh masyarakat, kepala kampung, kader serta tenaga kesehatan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang tanda-tanda kehamilan berisiko dan pentingnya akses layanan kesehatan bagi ibu hamil.

Baca Juga

Debu dan Asap Meningkat, Amungsa Faudesen Bagikan Masker ke Warga Mimika

20 Hari Bertahan di Hutan, Korban Penyanderaan Jila Akhirnya Dievakuasi ke Timika

Kepala Bidang Kesehatan Primer dan Komunitas Dinkes Mimika, Carolina Heatubun, mengatakan persoalan kematian ibu dan bayi masih menjadi perhatian serius di Mimika.

Berdasarkan data Dinkes Mimika, sepanjang Januari hingga Juni 2026 tercatat sekitar 11 kasus kematian ibu dan 30 kematian bayi.

“Ini bukan hanya tanggung jawab petugas kesehatan. Kami berharap masyarakat memiliki tanggung jawab yang sama untuk mencegah kematian ibu dan bayi,” ujar Carolina.

Kepala Bidang Kesehatan Primer dan Komunitas Dinkes Mimika, Carolina Heatubun bersama dr.Leonard Pardede, Sp.OG saat menyampaikan sambutan dan membuka Seminar mengenai kehamilan berisiko dan mencegah kematian ibu dan bayi di Distrik Mimika Timur, Jumat 28 Agustus 2026. (foto:redaksi/koranpapua.id)

Menurutnya, tokoh masyarakat, tokoh agama, kader dan aparat kampung memiliki peran penting karena berada paling dekat dengan masyarakat.

Informasi yang diperoleh melalui seminar diharapkan dapat diteruskan kepada keluarga dan warga di masing-masing wilayah.

Dinkes juga mendorong seluruh ibu hamil rutin memanfaatkan layanan kesehatan, mulai dari Puskesmas hingga Posyandu.

Pemeriksaan sejak dini dinilai penting untuk mendeteksi risiko kehamilan dan mencegah komplikasi.

Carolina meminta peserta mengikuti seminar dengan serius agar pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan dan disebarluaskan.

“Kalau masyarakat sudah paham, kami harapkan semua ibu hamil bisa mendapatkan pelayanan kesehatan dengan baik,” katanya.

Dinkes Mimika berharap seminar ini menjadi langkah bersama memperkuat peran masyarakat dalam mendeteksi kehamilan berisiko sekaligus menekan angka kematian ibu dan bayi di Mimika. (*)

Penulis: Ril Minggu

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Debu dan Asap Meningkat, Amungsa Faudesen Bagikan Masker ke Warga Mimika

Debu dan Asap Meningkat, Amungsa Faudesen Bagikan Masker ke Warga Mimika

14 September 2026
20 Hari Bertahan di Hutan, Korban Penyanderaan Jila Akhirnya Dievakuasi ke Timika

20 Hari Bertahan di Hutan, Korban Penyanderaan Jila Akhirnya Dievakuasi ke Timika

14 September 2026
Pemkab Mimika Desak OPD Tuntaskan Penyaluran Dana Otsus DTI 2026

Pemkab Mimika Desak OPD Tuntaskan Penyaluran Dana Otsus DTI 2026

14 September 2026
Pemkab Mimika Siapkan 7.000 Hektare Lahan untuk Pengembangan Pertanian

Pemkab Mimika Kembali Optimalkan 500 Hektare Sawah Lama, Genjot Produksi Padi

14 September 2026
Pemkab Mimika Siapkan 7.000 Hektare Lahan untuk Pengembangan Pertanian

Pemkab Mimika Siapkan 7.000 Hektare Lahan untuk Pengembangan Pertanian

14 September 2026
Korban Penyanderaan di Jila Dievakuasi ke Timika, Kapolda: Trauma Masih Terlihat

Korban Penyanderaan di Jila Dievakuasi ke Timika, Kapolda: Trauma Masih Terlihat

14 September 2026

POPULER

  • Muhammad Ramadhani Meninggal,Keluarga Palang Jalan

    Muhammad Ramadhani Meninggal,Keluarga Palang Jalan

    617 shares
    Bagikan 247 Tweet 154
  • Bermodal Nomor Togel, 3 Pelaku Hipnotis Korban dan Kuras Uang di Sentani

    604 shares
    Bagikan 242 Tweet 151
  • Tiga Petugas Tewas Ditembak OTK Saat Distribusi Bahan Pangan di Jayawijaya

    572 shares
    Bagikan 229 Tweet 143
  • Polisi Beberkan Kronologi Penembakan Tiga Pegawai Dinas Pertanian di Jayawijaya

    564 shares
    Bagikan 226 Tweet 141
  • Penikaman di KM 10 Mimika Diduga Dipicu Rokok, Polisi Buru Pelaku

    554 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Pria Ditemukan Tewas di Jalan Kelimutu Timika, Motor dan HP Diduga Dibawa Pelaku

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Kronologi Penikaman Ramadhani, Polisi Selidiki Motif

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
Next Post
Tekan Kematian Ibu dan Bayi, Dinkes Mimika Libatkan Masyarakat Mimika Timur Kenali Kehamilan Berisiko

Konser Amal Mimika for NTT: Timika Berdonasi, 1.000 Lilin Jadi Simbol Solidaritas

YPMAK Pertahankan Pengurus Lama Pokja SP2, Dorong Program Ekonomi Kelompok

YPMAK Pertahankan Pengurus Lama Pokja SP2, Dorong Program Ekonomi Kelompok

Kemendagri Rilis Jumlah Penduduk Papua Tengah Naik Menjadi 1,39 Juta Jiwa

Kemendagri Rilis Jumlah Penduduk Papua Tengah Naik Menjadi 1,39 Juta Jiwa

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id