TIMIKA, Koranpapua.id– Luas wilayah dan letak geografis wilayah yang sulit dijangkau melalui transportasi darat dan laut, menjadikan transportasi udara menjadi akses penghubung utama antarwilayah yang ada di provinsi Papua Tengah.
Kondisi geografis tersebut menempatkan Papua Tengah merupakan provinsi dengan jumlah Bandar Udara (Bandara) terbanyak di Indonesia.
Dari 23 Bandara yang tersebar di wilayah itu, Bandara Mozes Kilangin yang berada di Timika, Kabupaten Mimika merupakan yang terbesar saat ini.
Bandara Mozes Kilangin difungsikan sebagai gerbang utama untuk sektor ekonomi di Papua Tengah dan pusat penerbangan perintis di wilayah 3T (tertinggal, terluar, terpencil).
Jika jika di Pulau Jawa dan provinsi lainnya di Indonesia, konektivitas antardaerah bisa menggunakan roda empat atau kereta api, namun beberapa wilayah justru dianggap tidak efektif karena jaraknya yang sangat jauh, seperti di Papua dan Kalimantan.
Dua pulau yang juga termasuk pulau terbesar di dunia ini tidak memiliki jaringan kereta api selayaknya di Jawa yang menghubungkan banyak kabupaten/kota di berbagai provinsi.
Selain itu, luas pulau yang sangat masif rasanya juga akan jauh lebih efektif jika menggunakan pesawat dibanding moda transportasi lain.
Oleh karena itu, jaringan transportasi udara menjadi pilihan utama dalam membantu mempercepat mobilitas masyarakat serta mendistribukan barang.
Infrastruktur udara berperan penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang merata.
Mengutip Data Kementerian Perhubungan RI yang dirangkum oleh Goodstats menyebutkan, berdasarkan data Tatanan Kebandarudaraan Nasional per 2025, Indonesia memiliki total 257 bandar udara eksisting.
Sebaran infrastruktur penerbangan ini didominasi oleh wilayah Indonesia bagian timur, khususnya daerah-daerah hasil pemekaran baru di Papua.
Berikut daftar provinsi dengan jumlah Bandara terbanyak di Indonesia:
Papua Tengah: 23 Bandara
Papua Pegunungan: 19 Bandara
Nusa Tenggara Timur: 15 Bandara
Papua Selatan: 14 Bandara
Maluku: 13 Bandara
Aceh: 11 Bandara
Papua: 10 Bandara
Kalimantan Tengah: 8 Bandara
Papua Barat: 8 Bandara
Maluku Utara: 8 Bandara
Kalimantan Utara: 8 Bandara
Sulawesi Selatan: 8 Bandara
Sumatera Utara: 8 Bandara
Sulawesi Tengah: 8 Bandara
Data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut, Papua Tengah memiliki luas sekitar 61.079,59 km2. Provinsi ini menjadi provinsi terluas ke-3 di Pulau Papua setelah Papua Selatan dan Papua.
Pembangunan jalan darat di topografi ekstrem membutuhkan waktu lama dan biaya yang sangat besar.
Oleh karena itu, membuka rute penerbangan perintis menjadi opsi paling efisien untuk menjangkau masyarakat pedalaman.
Pesawat kecil menjadi opsi tercepat untuk menghubungkan antarwilayah sekaligus mendistribusikan kebutuhan pokok masyarakatnya.
Sebagian besar fasilitas udara di Papua tergolong sebagai bandara perintis dengan landasan pacu pendek.
Namun, meskipun sebagian besar hanya melayani pesawat berukuran kecil, keberadaan bandara dan pesawat-pesawat kecil justru menjadi “penolong”.
Dengan pesawat kecil dapat mempercepat penyaluran bahan pangan, obat-obatan, serta tenaga medis ke area terpencil. (Redaksi)










