TIMIKA, Koranpapua.id – Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mulai membangun database infrastruktur berbasis Geographic Information System (GIS) sebagai dasar perencanaan pembangunan berbasis data.
Langkah tersebut diawali melalui Seminar Pendahuluan Jasa Survei dan Pemetaan Kabupaten Mimika yang digelar di salah satu hotel di Timika, Kamis 20 Agustus 2026.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Mimika, Santi Sondang, mengatakan data hasil survei akan menjadi dasar pemerintah dalam menentukan kebutuhan, prioritas pembangunan, pemeliharaan hingga pemerataan infrastruktur.
“Data yang dihasilkan harus akurat, terukur dan terintegrasi agar pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Kepala Dinas PUPR Mimika, Innosensius Yoga Pribadi, menjelaskan survei dan pemetaan dilakukan untuk menginventarisasi lokasi, jenis, kondisi dan kapasitas infrastruktur di seluruh wilayah Mimika.
Kegiatan yang dilaksanakan PT Geoindispatial tersebut berlangsung selama lima bulan dengan kontrak dimulai 24 Juli 2026.
Hasil survei akan disajikan dalam bentuk database digital yang dapat digunakan organisasi perangkat daerah (OPD) sebagai acuan perencanaan, penganggaran, pengawasan hingga evaluasi pembangunan.
“Ini merupakan langkah strategis untuk mewujudkan tata kelola data infrastruktur yang akurat, terintegrasi dan berbasis spasial,” kata Innosensius.
Dengan database tersebut, Pemkab Mimika diharapkan dapat menetapkan prioritas pembangunan berdasarkan kondisi nyata di lapangan, bukan sekadar perkiraan. (*)
Penulis: Ril Minggu
Editor: Marthen LL Moru








