TIMIKA, Koranpapua.id– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika menyiapkan bantuan bahan makanan (bama) bagi masyarakat Distrik Jila di tengah situasi keamanan yang belum kondusif.
Langkah tersebut dilakukan menyusul insiden penembakan yang menewaskan seorang anggota TNI dan seorang warga sipil serta dugaan penyanderaan terhadap sembilan perempuan di wilayah tersebut.
Bupati Mimika Johannes Rettob mengatakan bantuan bagi masyarakat Jila saat ini sedang diproses. Namun, pendistribusiannya masih terkendala ketersediaan pesawat yang dapat digunakan untuk mengangkut bantuan ke wilayah tersebut.
“Kalau untuk bantuan sudah kita lagi proses, hanya sekarang pesawatnya yang belum ada,” kata Rettob kepada awak media, Kamis 20 Agustus 2026.
Menurut Rettob, Pemkab Mimika akan berkoordinasi dengan jajaran TNI untuk mencari dukungan transportasi maupun langkah lain yang memungkinkan agar bantuan dapat segera disalurkan kepada masyarakat.
“Nanti kita dengar dari TNI, TNI mereka bisa bantu apa,” ujarnya.
Ia mengatakan perkembangan penanganan situasi keamanan di Jila juga akan dibahas bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang dijadwalkan berlangsung Kamis sore.
Rettob menegaskan pemerintah daerah tetap berkomitmen membantu masyarakat Jila, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar. Namun, aspek keamanan menjadi perhatian utama agar proses penyaluran bantuan dapat dilakukan dengan aman.
“Ini Pak Dandim juga ada minta supaya waktu bisa diselesaikan ini dulu,” pungkasnya. (*)
Penulis: Hayun Nuhuyanan
Editor: Marthen LL Moru









