PUNCAK JAYA, Koranpapua.id– Dalam semangat peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG 2026 Pos Mulia menyelenggarakan kegiatan donor darah secara sukarela.
Kegiatan yang mengusung “Setetes Darah, Bakti untuk Negeri” bekerjasama dengan Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Mulia dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Puncak Jaya.
Aksi sosial kemanusiaan yang dipusatkan di Bandar Udara Mulia, Kampung Wuyukwi, Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, dipimpin oleh Komandan Pos (Danpos) Pasgat Mulia, Letda Pas Yohanes Sutan Pinayungan Hutagalung, S.Tr.Han.
Hadir juga dalam kegiatan itu, Kepala Bandara Mulia, Genos Imanuel Bless, S.Si.T., Ketua PMI Kabupaten Puncak Jaya, Nelison Wonda dan didukung penuh oleh personel Satgas Pasgat, petugas UPBU Mulia, serta masyarakat setempat.
Berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan penuh semangat kebersamaan, kegiatan diawali dengan persiapan tempat dan pengecekan kesehatan awal.
Meliputi pengukuran tekanan darah dan pemeriksaan kelayakan peserta sebelum peserta menodonorkan darah.
Personel Satgas Pasgat berbaur bersama warga, menunjukkan kepedulian yang tinggi untuk berbagi kehidupan bagi sesama, di tengah wilayah yang masih menyimpan tantangan keamanan.
Danpos Pasgat Mulia, Letda Pas Yohanes Sutan Pinayungan Hutagalung, S.Tr.Han., menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial peringatan kemerdekaan.
Menurutnya, donor darah juga merupakan wujud nyata kehadiran TNI khususnya Satgas Pasgat di tengah masyarakat.
“Melalui setetes darah yang kita sumbangkan, diharapkan mampu menyelamatkan nyawa orang lain, membantu mencukupi ketersediaan stok darah, serta menumbuhkan solidaritas dan kepedulian sosial yang erat antara aparat dan warga,” ujarnya.
Lebih lanjut disampaikan bahwa ketersediaan darah yang memadai sangat krusial di wilayah pegunungan, terutama untuk menangani kasus-kasus darurat medis, kecelakaan, maupun dampak dari konflik yang terjadi di sekitar wilayah penugasan.
“Kami ingin membuktikan bahwa di tengah situasi apa pun, tugas kemanusiaan dan kebersamaan tetap menjadi prioritas, selain menjaga keamanan dan ketertiban wilayah,” pungkasnya.
Kepala Bandara Mulia, Imanuel Bless menilai kolaborasi lintas unsur ini sangat positif untuk mempererat ikatan persaudaraan di wilayah perbatasan dan pedalaman Papua.
Nelison menyampaikan apresiasi atas kontribusi langsung para peserta yang telah membantu memperkuat cadangan darah bagi warga Puncak Jaya.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan pembagian bingkisan kepada seluruh peserta donor darah. Sepanjang pelaksanaan, suasana berjalan tertib, lancar, dan aman tanpa hambatan.
Peristiwa ini menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong dan pengabdian kepada bangsa dan negara terus terjaga kuat, menjadi sumber harapan bagi masyarakat di pedalaman Papua Tengah. (Redaksi)







