ADVERTISEMENT
Minggu, Oktober 4, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Percepat Pembangunan Papua, Kementerian Transmigrasi Terjunkan 1.200 Patriot ke Kawasan Transmigrasi 

Pembangunan di Papua harus disesuaikan dengan karakteristik setiap wilayah. Kondisi lahan, cuaca, medan, komoditas unggulan, serta karakter sosial dan budaya masyarakat.  

13 Agustus 2026
0
Percepat Pembangunan Papua, Kementerian Transmigrasi Terjunkan 1.200 Patriot ke Kawasan Transmigrasi 

Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara dalam konferensi pers di Auditorium Bakom RI, Kompleks Istana Negara, Jakarta, Rabu 12 Agustus 2026. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

JAKARTA, Koranpapua.id– Pemerinyah pusat melalui Kementerian Transmigrasi terus berupoya mempercepat pembangunan di Tanah Papua. 

Salah satu gebrakan yang dilakukan saat ini yakni menerjunkan 1.200 peserta Tim Ekspedisi Patriot (TEP) 2026 di sejumlah kawasan transmigrasi yang ada di Papua.

Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara mengatakan, mereka yang diterjunkan ke Papua terdiri  atas akademikus, peneliti, dan tenaga ahli dari berbagai perguruan tinggi. 

Selama berada di Papua, mereka tidak hanya ditugasi melakukan riset dan pemetaan, tapi juga membantu masyarakat meningkatkan produktivitas dan pendapatan, mengembangkan usaha lokal, membuka akses pasar dan investasi, serta menciptakan lapangan kerja.

Baca Juga

Cegah Anak Terjerumus Narkoba, LAN Mimika Dorong Peran Orang Tua

Resmi Pimpin HKTI Mimika, Dessy Putrika Dorong Petani Jadi Penggerak Pangan

“Yang paling penting adalah seberapa besar dampak yang dihasilkan. Ukurannya bukan berapa banyak peserta yang kami kirim, melainkan perubahan nyata yang kami tinggalkan bagi masyarakat,” ujar Iftitah kepada awak media di Auditorium Bakom RI, Kompleks Istana Negara, Jakarta, Rabu 12 Agustus 2026.

Dari total 1.476 peserta TEP 2026, sekitar 1.200 orang yang tergabung dalam lebih-kurang 200 tim ditempatkan di Papua. 

Menurut Iftitah, penempatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah mempercepat pemerataan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di kawasan Indonesia timur.

Iftitah mengatakan keberadaan para Patriot harus memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. 

Karena itu, keberhasilan program tidak hanya diukur dari kegiatan riset, tetapi juga dari persoalan yang bisa diselesaikan. 

Termasuk teknologi yang dapat diterapkan, peningkatan produktivitas dan pendapatan, serta tumbuhnya usaha dan lapangan kerja.

Menurut Iftitah, pembangunan di Papua harus disesuaikan dengan karakteristik setiap wilayah. Kondisi lahan, cuaca, medan, komoditas unggulan, serta karakter sosial dan budaya masyarakat menjadi pertimbangan dalam menentukan program yang akan dijalankan. 

“Tidak ada pembangunan di tanah air ini yang one size fits all. Sistemnya harus tailor-made. Setiap wilayah memiliki potensi dan persoalan yang berbeda. Karena itu, pendekatannya tidak boleh dipukul rata,” ujarnya.

Pendekatan tersebut, diharapkan membuat pembangunan lebih tepat sasaran. Di wilayah dengan potensi pertanian, misalnya, para Patriot dapat membantu meningkatkan produksi, pengolahan pascapanen, hingga membuka akses pemasaran. 

Sementara itu, di kawasan dengan produk unggulan lokal, pendampingan diarahkan pada peningkatan kualitas, kemasan, kapasitas produksi, dan nilai jual.

Para Patriot ditempatkan di sejumlah kawasan transmigrasi di Papua, antara lain Lereh di Jayapura, Senggi di Keerom, Salor dan Muting di Merauke, Prafi di Manokwari, Momiwaren di Manokwari Selatan. 

Termasuk Werianggi-Werabur di Teluk Wondama, Bomberay-Tomage dan Weri-Saharey di Fakfak, serta Klamono-Segun di Sorong.

Penugasan tersebut melibatkan 10 perguruan tinggi mitra, yakni Institut Teknologi Bandung, Universitas Diponegoro, IPB University dan Universitas Gadjah Mada. 

Universitas Airlangga, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Indonesia, Universitas Padjadjaran, Universitas Hasanuddin, dan Universitas Brawijaya. (Redaksi) 

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

118.314 Kasus Malaria Tercatat di Mimika, YACP Ajak Media Perkuat Edukasi

118.314 Kasus Malaria Tercatat di Mimika, YACP Ajak Media Perkuat Edukasi

4 Oktober 2026
Bantuan Polda Papua Jangkau Korban Gempa Manggarai Timur, Warga Sampaikan Terima Kasih

Bantuan Polda Papua Jangkau Korban Gempa Manggarai Timur, Warga Sampaikan Terima Kasih

4 Oktober 2026
Bupati Mimika Ajak Lawan Malaria, Ini Peran Kita

Bupati Mimika Ajak Lawan Malaria, Ini Peran Kita

4 Oktober 2026
117.910 Kasus Malaria di Mimika, Pemuda Muslim Papua Tengah Desak Pencegahan Diperkuat

117.910 Kasus Malaria di Mimika, Pemuda Muslim Papua Tengah Desak Pencegahan Diperkuat

4 Oktober 2026
Pelajar Mimika Diminta Berani Tolak Narkoba, Tekanan Teman Jadi Salah Satu Pemicunya

Cegah Anak Terjerumus Narkoba, LAN Mimika Dorong Peran Orang Tua

3 Oktober 2026
Pelajar Mimika Diminta Berani Tolak Narkoba, Tekanan Teman Jadi Salah Satu Pemicunya

Resmi Pimpin HKTI Mimika, Dessy Putrika Dorong Petani Jadi Penggerak Pangan

3 Oktober 2026

POPULER

  • Massa KNPB Geruduk DPRK Mimika, Bawa Sejumlah Tuntutan

    Massa KNPB Geruduk DPRK Mimika, Bawa Sejumlah Tuntutan

    580 shares
    Bagikan 232 Tweet 145
  • Maikel Edwar Tewas, Irvan Patah Tangan dalam Kecelakaan di Jalan Budi Utomo Ujung Timika

    561 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Dinkes Mimika Terbitkan Edaran Kabut Asap, Perkuat Kewaspadaan ISPA

    555 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Jasad Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Dalam Honda Brio di Kuala Kencana

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • Bantah Disebut Hoaks, Kepala BPBD Mimika Ungkap Fakta Air Hujan Berwarna Hitam

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • KNPB Bawa Tuntutan Konflik Papua hingga Referendum ke DPRK Mimika, Begini Respons DPRK

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Ketua OSIS SMPN 1 Mapurujaya Ajak Siswa Hidup Sehat lewat Edukasi PHBS Dinkes Mimika

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
Next Post
Pastikan Prosedur Pemeriksaan Sesuai Standar, Puslabfor Polri Perkuat Akurasi Pembuktian Forensik di Papua

Pastikan Prosedur Pemeriksaan Sesuai Standar, Puslabfor Polri Perkuat Akurasi Pembuktian Forensik di Papua

Semester I Tahun 2026 Terjadi 1.755 Gangguan Kamtibmas di Papua Tengah, Mimika Tertinggi dengan 1.010 Kasus

Semester I Tahun 2026 Terjadi 1.755 Gangguan Kamtibmas di Papua Tengah, Mimika Tertinggi dengan 1.010 Kasus

Lurah Wanagon Apresiasi Kekompakan Warga Sambut HUT ke-81 RI, Kebersihan Jadi Tolok Ukur

Lurah Wanagon Apresiasi Kekompakan Warga Sambut HUT ke-81 RI, Kebersihan Jadi Tolok Ukur

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id