TIMIKA, Koranpapua.id– Program pembangunan tiga juta rumah yang menjadi salah satu prioritas pemerintah pusat hingga kini belum terealisasi di Kabupaten Mimika, Papua Tengah.
Padahal, Mimika disebut mendapat alokasi sekitar 500 unit rumah. Bupati Mimika Johannes Rettob mengatakan tidak semua dari 12 program prioritas nasional terdapat di Mimika.
Salah satu yang belum berjalan yakni program tiga juta rumah. “Untuk yang belum terlaksanakan itu 3 juta rumah. Itu belum ada,” kata Johannes, Rabu 12 Agustus 2026.
Menurut dia, Pemkab Mimika telah mendapat informasi mengenai alokasi sekitar 500 unit rumah, tetapi hingga kini belum ada pelaksanaan di lapangan.
“Kami sudah dengar beberapa keputusan di mana kami kabupaten (Mimika-Red) dapat 500 rumah, katanya. Tapi belum,” ujarnya.
Johannes menegaskan Pemkab Mimika siap mendukung program pemerintah pusat sepanjang koordinasi dengan daerah berjalan jelas.
Ia mencontohkan dukungan terhadap pembangunan Sekolah Rakyat dan program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui penyediaan lahan.
“Kalau kami di daerah selama dilakukan koordinasi kita jalan. Buktinya Sekolah Rakyat kita tetap jalan, kita sudah kasih beli tanah lagi. Beberapa MBG, tanah kita kasih,” katanya.
Ia menjelaskan, program prioritas nasional pada prinsipnya dibiayai pemerintah pusat sehingga pemerintah daerah membutuhkan kejelasan anggaran dan koordinasi sebelum memastikan pelaksanaannya.
“Namanya program-program PSN itu semua anggarannya dari Jakarta, tidak ada kepada kita,” ujar Johannes.
Selain program 3 juta rumah, Johannes menyebut program Koperasi Desa Merah Putih mulai berjalan.
Untuk program ini, Pemkab Mimika telah menyiapkan badan hukum, sementara pemerintah pusat masih melakukan survei lokasi.
Namun, ia mengaku belum mengetahui secara pasti lokasi dan perkembangan pembangunan koperasi karena koordinasi dengan pemerintah daerah dinilai belum berjalan optimal.
“Pembangunannya kita belum tahu persis ada di mana-mana karena itu semua dikerjakan tanpa koordinasi, jadi kita tidak bisa memantau,” ujarnya.
Johannes menegaskan Pemkab Mimika tidak keberatan mendukung program prioritas pemerintah pusat selama komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah daerah berjalan baik. (*)
Penulis: Hayun Nuhuyanan
Editor: Marthen LL Moru








