TIMIKA, Koranpapua.id– Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika memulai kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di tingkat kelurahan.
Kegiatan perdana berlangsung di Posyandu Tambelo, Kelurahan Koprapoka, Distrik Mimika Baru dengan melibatkan Puskesmas Timika, Pemerintah Kelurahan Koprapoka, tokoh masyarakat, kader Posyandu, serta warga, Senin 3 Agustus 2026.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat mendapat edukasi mengenai pentingnya menerapkan PHBS, mulai dari mencuci tangan dengan sabun, menjaga kebersihan lingkungan, menggunakan jamban sehat, mengonsumsi makanan bergizi, hingga menghindari paparan asap rokok.
Tokoh masyarakat Koprapoka, Irfandi, mengapresiasi kegiatan tersebut karena dinilai bermanfaat bagi kesehatan masyarakat, khususnya ibu dan anak.
“Kami sangat bersyukur karena kegiatan seperti ini mengingatkan kembali masyarakat tentang pentingnya pola hidup sehat. Harapan kami, ibu-ibu yang mengikuti sosialisasi ini tidak hanya menerapkannya di rumah, tetapi juga menyampaikan kepada keluarga dan tetangganya,” ujarnya.
Mewakili Pemerintah Kelurahan Koprapoka, Firmina Paulina mengatakan perubahan perilaku hidup sehat membutuhkan waktu dan kolaborasi berbagai pihak.
Ia mengaku Selama ini pihaknya bersama RT/RW terus berupaya memberikan sosialisasi kepada masyarakat. Namun mengubah perilaku menurutnya tidak bisa dilakukan secara instan.
“Karena itu kami sangat mengapresiasi kolaborasi Dinas Kesehatan dan Puskesmas Timika yang turun langsung memberikan edukasi kepada masyarakat,” katanya.
Firmina menambahkan, salah satu tantangan di wilayah Koprapoka adalah masih adanya warga yang buang air besar sembarangan. Karena itu, selain edukasi, pemerintah juga mendorong penyediaan fasilitas sanitasi agar masyarakat lebih mudah menerapkan PHBS.
Sementara itu, Staf Bidang Kesehatan Masyarakat dan Promosi Kesehatan Dinkes Mimika, Yohanis Marani, mengatakan Posyandu memiliki peran strategis sebagai pusat edukasi kesehatan di masyarakat.
“Posyandu bukan hanya tempat pelayanan kesehatan ibu dan anak, tetapi juga menjadi pusat edukasi mengenai perilaku hidup bersih dan sehat. Di sinilah peran kader Posyandu sangat penting sebagai ujung tombak perubahan perilaku masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, kampanye Germas dan PHBS akan terus dilaksanakan secara bertahap di berbagai kelurahan dan kampung di Kabupaten Mimika untuk meningkatkan kesadaran masyarakat menerapkan pola hidup bersih dan sehat. (*)
Penulis: Ril Minggu
Editor: Marthen LL Moru








