Timika, Koranpapua.id – Ratusan pelajar SMP dan SMA Satu Atap Poumako mengikuti pemeriksaan kesehatan menyeluruh dan edukasi gizi dalam Kampanye Aksi Bergizi Tahun 2026 yang dilaksanakan Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika bersama personel Kogabwilhan III, Kamis (30/7/2026).
Kegiatan ini difokuskan pada pencegahan anemia di kalangan remaja serta pembentukan kebiasaan konsumsi makanan bergizi sebagai bagian dari upaya menurunkan angka stunting di Kabupaten Mimika.
Kepala Bidang Kesehatan Primer dan Komunitas Dinas Kesehatan Mimika, Carolina Heatubun, menjelaskan SMP Negeri Satu Atap Poumako dipilih sebagai lokasi kegiatan karena berada di kawasan pesisir dengan mayoritas peserta didik berasal dari masyarakat Kamoro.
Menurutnya, remaja merupakan kelompok usia yang sangat menentukan kualitas generasi berikutnya sehingga membutuhkan perhatian serius.
“Remaja hari ini adalah calon orang tua di masa depan. Kalau mereka sehat sekarang, peluang melahirkan generasi bebas stunting juga semakin besar,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, para pelajar mendapatkan layanan pemeriksaan kadar hemoglobin (Hb), deteksi malaria, pemeriksaan gigi, telinga, hidung dan tenggorokan (THT), pemeriksaan kesehatan umum, serta pengukuran tinggi dan berat badan.
Carolina mengatakan pemeriksaan Hb menjadi salah satu fokus utama karena masih banyak remaja putri yang mengalami anemia akibat pola makan kurang sehat maupun infeksi malaria yang berulang.
Ia juga menyoroti perubahan pola konsumsi remaja yang semakin sering mengonsumsi makanan cepat saji dan minuman kemasan dibanding makanan bergizi.
“Kebiasaan ini harus diubah melalui edukasi sejak usia sekolah agar mereka memahami pentingnya gizi seimbang bagi kesehatan dan masa depan mereka,” ujarnya.
Selain pemeriksaan kesehatan, para siswa mengikuti senam bersama, penyuluhan gizi, edukasi kesehatan reproduksi, serta pembagian Tablet Tambah Darah (TTD).
Program pemberian TTD, lanjut Carolina, telah berjalan melalui kerja sama puskesmas dan sekolah dengan target satu tablet setiap minggu atau sekitar 52 tablet dalam satu tahun bagi setiap remaja putri.
“Kami berharap guru ikut mengawasi konsumsi Tablet Tambah Darah sekaligus mengingatkan siswa agar tidak terbiasa membeli makanan yang kurang sehat di lingkungan sekolah,” katanya.
Kepala SMP Negeri Satu Atap Poumako, Nataniel Todingbua, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran tenaga kesehatan bersama TNI memberikan manfaat nyata bagi siswa yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap pemeriksaan kesehatan.
“Sebagian besar orang tua di kawasan pelabuhan bekerja sehingga pendampingan terhadap anak cukup terbatas. Program ini menjadi terobosan yang sangat baik karena siswa mendapatkan pemeriksaan kesehatan sekaligus edukasi tentang pola hidup sehat,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Dinas Kesehatan Mimika berharap kesadaran remaja terhadap pentingnya gizi seimbang dan pencegahan anemia semakin meningkat sehingga mendukung lahirnya generasi yang sehat, cerdas, dan produktif.
Penulis: Ril Minggu
Editor: Marthen LL Moru







