TIMIKA, Koranpapua.id– Sebanyak 125 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) akan ambil bagian dalam Festival UMKM yang digelar Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Mimika pada 10–12 Agustus 2026.
Kegiatan yang dipusatkan di halaman Eme Neme Yauware itu menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus Hari UMKM Nasional.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Mimika, Samuel Yogi, mengatakan festival tersebut menjadi wadah bagi pelaku UMKM untuk mempromosikan produk unggulan lokal sekaligus memperluas akses pasar.
“Festival ini menjadi ajang promosi produk-produk UMKM lokal sekaligus bagian dari perayaan HUT RI dan Hari UMKM Nasional,” kata Samuel Yogi saat konferensi pers di Kantor Dinas Koperasi dan UMKM Mimika, Selasa 28 Juki 2026.
Samuel menjelaskan, panitia semula menargetkan 200 peserta. Namun pada tahap awal disiapkan 125 stan yang akan diisi UMKM binaan Dinas Koperasi dan UMKM serta pelaku usaha dari berbagai sektor.
“Jumlah peserta masih bisa bertambah mengingat tingginya minat pelaku usaha pada penyelenggaraan festival tahun sebelumnya,” ujarnya.
Selain pelaku UMKM, sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) juga akan menampilkan produk unggulan masing-masing. Seluruh peserta diminta menyiapkan produknya sebelum pembukaan festival.
Menurut Samuel, lokasi penyelenggaraan dipilih di halaman Eme Neme Yauware karena dinilai lebih representatif serta tidak mengganggu arus lalu lintas maupun aktivitas masyarakat selama rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI.
Ia menambahkan, festival ini tidak hanya menjadi ajang promosi, tetapi juga bagian dari pembinaan agar UMKM di Mimika semakin berkembang dan mampu memperluas pasar.
Untuk memastikan peserta yang terlibat benar-benar aktif, panitia membentuk tim seleksi yang akan melakukan verifikasi administrasi. Setiap peserta diwajibkan melengkapi dokumen usaha dan identitas sebagai syarat mengikuti pembinaan sekaligus memperoleh perlindungan hukum.
Panitia juga mengundang Gubernur Papua Tengah, Bupati Mimika, serta perwakilan kementerian dan lembaga untuk menghadiri pembukaan festival.
“Kegiatan tanggal 10 kemungkinan Bapak Gubernur hadir, begitu juga Bapak Bupati dan seluruh pimpinan OPD,” pungkasnya. (*)
Penulis: Hayun Nuhuyanan
Editor: Marthen LL Moru







