JAKARTA, Koranpapua.id- Aparatur Sipil Negara (ASN) perwakilan dari sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Penguatan Pranata Komputer Tingkat Keahlian Angkatan III Tahun 2026.
Mereka yang mengikuti kegiatan yang diselenggarakan oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan Badan Pusat Statistik (Pusdiklat BPS RI) di Jakarta pada 8 Juni 2026, merupakan ASN yang menduduki Jabatan Fungsional Pranata Komputer Ahli Pertama.
Mengutip web Pemkab Mimika, Diklat tersebut merupakan bagian dari rangkaian pendidikan dan pelatihan yang telah berlangsung sejak 20 April hingga 5 Juni 2026 secara daring (dalam jaringan).
Selanjutnya, peserta mengikuti pembelajaran klasikal yang dilaksanakan pada 8–12 Juni 2026 di Pusdiklat BPS RI.
Adapun peserta dari Kabupaten Mimika berasal dari beberapa OPD, yakni Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Mimika dua orang.
Termasuk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil satu orang, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dua orang, serta Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) satu orang.
Pelaksanaan Diklat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi, pengetahuan, kedisiplinan, serta integritas para Pranata Komputer dalam melaksanakan tugas dan fungsi jabatannya.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya penguatan kapasitas sumber daya manusia di bidang teknologi informasi sesuai dengan Petunjuk Teknis Badan Pusat Statistik Nomor 2 Tahun 2021 tentang Jenjang Jabatan dan Penilaian Angka Kredit Jabatan Fungsional Pranata Komputer.
Melalui pelatihan tersebut, para peserta diharapkan mampu mengimplementasikan pengetahuan dan keahlian yang diperoleh guna mendukung pengelolaan teknologi informasi dan komunikasi di lingkungan Pemkab Mimika maupun pada perangkat daerah masing-masing.
Diklat Penguatan Pranata Komputer Tingkat Keahlian Angkatan III Tahun 2026 ini diikuti oleh 36 peserta yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, baik dari pemerintah kabupaten/kota, kementerian, maupun lembaga pemerintah lainnya.
Kegiatan pendidikan dan pelatihan tersebut secara resmi ditutup oleh Kepala Pusdiklat BPS RI, yang dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kabag Umum Pusdiklat BPS, Idyah Fitriandari, S.Si, MT., MPP.
Harapan, peserta yang telah mengikuti diklat dapat menjadi motor penggerak dalam pengembangan dan penguatan sistem teknologi informasi di lingkungan kerja masing-masing.
Dengan demikian para ASN tersebut mampu mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, dan berbasis digital. (Redaksi)









