ADVERTISEMENT
Sabtu, Mei 9, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

OPM Pimpinan Guspi Waker Diduga Pelaku Penembakan yang Menewaskan Warga di Tembagapura

Selain korban meninggal dunia, seorang warga lainnya dilaporkan mengalami luka tembak pada betis kaki kiri, dan kini masih menjalani perawatan medis intensif.

9 Mei 2026
0
OPM Pimpinan Guspi Waker Diduga Pelaku Penembakan yang Menewaskan Warga di Tembagapura

Pelaku penembakan yang menewaskan dan melukai lima warga di Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Pelaku penembakan yang menewaskan dan melukai beberapa warga di Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, diduga dilakukan kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) pimpinan Guspi Waker.

Hal itu disampaikan Letkol Inf Wirya Arthadiguna, Kepala Penerangan Koops TNI Habema, dalam keteranganya, Sabtu 9 Mei 2026.

ADVERTISEMENT

Dikatakan, penyerangan terhadap warga sipil terjadi di Camp Wini Kalikuluk MP 69, Tembagapura.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dalam peristiwa itu, tidak hanya merenggut masa depan seorang anak perempuan tak berdosa, juga menebar ketakutan bagi masyarakat di wilayah itu.

Baca Juga

YLBH Papua Tengah Kecam Penembakan Warga Sipil di Tembagapura, Desak Istana Bertangung Jawab

Community Gateway Wamena Diresmikan, Perkuat Pemerataan Akses Layanan Digital

Wirya menyampaikan, selain korban meninggal dunia, seorang warga lainnya dilaporkan mengalami luka tembak pada betis kaki kiri, dan kini masih menjalani perawatan medis intensif.

Dampak lain dari peristiwa penembakan itu membuat sejumlah masyarakat memilih meninggalkan camp dan mengungsi ke tempat yang dianggap lebih aman. Dijelaskan, sebelum insiden terjadi, personel Satgas TNI yang melaksanakan pengamanan wilayah MP 69 telah mendeteksi adanya pergerakan mencurigakan.

Hasil pemantauan tersebut, terdengar dua kali letusan senjata api dari arah Camp David di seberang sungai, yang diduga berasal dari kelompok OPM pimpinan Guspi Waker.

Tidak lama berselang, kelompok bersenjata kembali melepaskan rentetan tembakan yang diarahkan ke posisi personel Satgas TNI di sekitar Camp Wini Kalikuluk.

Tembakan itu memicu situasi mencekam di tengah pemukiman warga sipil. Dalam kondisi penuh ancaman, prajurit TNI tetap mengedepankan prinsip Rules of Engagement (ROE).

TNI tetap memastikan setiap tindakan dilakukan sesuai hukum, menjunjung tinggi HAM, etika, serta nilai-nilai kemanusiaan. “Bagi TNI, keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi,” ujarnya.

Di karenakan keselamatan rakyat merupakan prioritas utama, maka personel TNI bergerak cepat mengevakuasi warga sipil, sebelum melakukan pengejaran terhadap kelompok bersenjata yang melarikan diri ke dalam hutan.

Di tengah situasi penuh kepanikan lanjut Wirya Arthadiguna, personel TNI menemukan seorang anak perempuan mengalami luka tembak pada bahu kiri di sekitar Camp Wini.

Prajurit TNI kemudian menandu korban menuju pusat pelayanan kesehatan terdekat, untuk menyelamatkan nyawanya.

Namun dalam perjalanan menuju fasilitas kesehatan, tepatnya di Jalan Poros MP 69, anak tersebut dinyatakan meninggal dunia.

“Tindakan yang dilakukan personel telah sesuai prosedur dan dilakukan secara terukur untuk meminimalkan risiko jatuhnya korban dari masyarakat sipil. Keselamatan warga tetap menjadi prioritas utama,” ujarnya.

Hingga kini, Satgas TNI masih melakukan patroli pengamanan dan pendalaman terkait aksi penembakan tersebut.

TNI juga terus meningkatkan pemantauan terhadap aktivitas kelompok OPM pimpinan Guspi Waker yang diduga berupaya menciptakan teror dan menunjukkan eksistensinya di wilayah Kalikuluk dan sekitarnya.

“Satgas TNI di lapangan terus mengutamakan perlindungan masyarakat sipil dalam setiap pelaksanaan tugas pengamanan wilayah Papua,” kata Wirya.

Seperti diberitakan sebelumnya, lima warga di sekitar Kali Kabur, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah dilaporkan tewas ditembak dan seorang anak di bawah lima tahun atau balita terluka.

OPM Tuding TNI Pelaku Penembakan

Juru Bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB), Sebby Sambom mengatakan para korban ditembak, Kamis 7 Mei 2026.

Ia menyebut penembakan diduga dilakukan prajurit militer, sebab mereka melakukan operasi di wilayah itu sejak Kamis 7 Mei 2026 malam hingga Jumat 8 Mei 2026 pagi.

“Dalam operasi tersebut aparat militer Indonesia melakukan penembakan brutal terhadap warga sipil yang berada dalam kamp-kamp pendulangan,” kata Sebby Sambom dalam siaran persnya, Jumat 8 Mei 2026.

“Lima orang warga sipil di lokasi kejadian mati di tempat, dan seorang balita mengalami luka-luka pada bibir setelah terkena peluru,” tambah Sebby dalam keterangannya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

YLBH Papua Tengah Kecam Penembakan Warga Sipil di Tembagapura, Desak Istana Bertangung Jawab

YLBH Papua Tengah Kecam Penembakan Warga Sipil di Tembagapura, Desak Istana Bertangung Jawab

9 Mei 2026
Community Gateway Wamena Diresmikan, Perkuat Pemerataan Akses Layanan Digital

Community Gateway Wamena Diresmikan, Perkuat Pemerataan Akses Layanan Digital

9 Mei 2026
Januari-Mei 2026, 12 Tokoh OPM Berhasil Dilumpuhkan, Pangkogabwilhan III: Keselamatan Warga Sipil Hukum Tertinggi

Januari-Mei 2026, 12 Tokoh OPM Berhasil Dilumpuhkan, Pangkogabwilhan III: Keselamatan Warga Sipil Hukum Tertinggi

9 Mei 2026
OPM Pimpinan Guspi Waker Diduga Pelaku Penembakan yang Menewaskan Warga di Tembagapura

OPM Pimpinan Guspi Waker Diduga Pelaku Penembakan yang Menewaskan Warga di Tembagapura

9 Mei 2026
Dankodaeral XI Pimpin Penandatanganan Pakta Integritas Rekrutmen Calon Taruna AAL 2026 di Papua Selatan

Dankodaeral XI Pimpin Penandatanganan Pakta Integritas Rekrutmen Calon Taruna AAL 2026 di Papua Selatan

9 Mei 2026
Malaria Tropika Papua: Ancaman Serius dan Upaya Eliminasi yang Berkelanjutan

Malaria Tropika Papua: Ancaman Serius dan Upaya Eliminasi yang Berkelanjutan

9 Mei 2026

POPULER

  • Bupati Johannes Rettob Teken SK Perpanjangan Jabatan 133 Kepala Kampung di Mimika

    Bupati Johannes Rettob Teken SK Perpanjangan Jabatan 133 Kepala Kampung di Mimika

    801 shares
    Bagikan 320 Tweet 200
  • Belum Ada Hasil Evaluasi, 133 Kepala Kampung di Mimika Diminta Tetap Aktif Bekerja

    620 shares
    Bagikan 248 Tweet 155
  • Dari Rp46 Miliar, Hanya Tersisa Rp5 Miliar untuk Operasional Satpol PP Mimika

    590 shares
    Bagikan 236 Tweet 148
  • Praka Aprianus Gugur di Papua: Harapan Ibunya Terkalahkan dengan Niat Bahagiakan Orang Tua

    629 shares
    Bagikan 252 Tweet 157
  • “Kau Keluar Kau Aman”, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Timika, Tiga Pelaku Diburu

    558 shares
    Bagikan 223 Tweet 140
  • Dugaan Korupsi Proyek Lahan Perkebunan Rp22,5 Miliar, Kejari Mimika Periksa Delapan Saksi

    555 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Jalan Poros Timika-Mapurujaya Kembali Memakan Korban, Seorang Wiraswasta Tewas di TKP

    542 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
Next Post
Januari-Mei 2026, 12 Tokoh OPM Berhasil Dilumpuhkan, Pangkogabwilhan III: Keselamatan Warga Sipil Hukum Tertinggi

Januari-Mei 2026, 12 Tokoh OPM Berhasil Dilumpuhkan, Pangkogabwilhan III: Keselamatan Warga Sipil Hukum Tertinggi

Community Gateway Wamena Diresmikan, Perkuat Pemerataan Akses Layanan Digital

Community Gateway Wamena Diresmikan, Perkuat Pemerataan Akses Layanan Digital

YLBH Papua Tengah Kecam Penembakan Warga Sipil di Tembagapura, Desak Istana Bertangung Jawab

YLBH Papua Tengah Kecam Penembakan Warga Sipil di Tembagapura, Desak Istana Bertangung Jawab

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id