NABIRE, Koranpapua.id- Kompol Yocbeth Mince Mayor, akhirnya resmi dicopot dari jabatan sebagai Kapolres Dogiayai.
Pencopotan itu berdasarkan Surat Perintah Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Jermias Rontini, Nomor: Sprint/95/IV/Kep/2026.
Pada Sprit tersebut, Kompol Yocbeth Mince Mayor, S.H diberikan tugas baru sebagai Perwira Menengah (Pamen) Polda Papua Tengah dan menunjuk AKBP Dennis Arya Putra, S.H, S.I.K, M.H sebagai Kapolres Dogiayai yang baru.
Pergantian pucuk pimpinan Polres Dogiayai merupakan imbas dari konflik berdarah yang terjadi wilayah itu pada tanggal 31 Maret 2026.
Dalam konflik tersebut empat warga sipil meninggal dunia setelah usai ditemukan jenazah anggota Polres Dogiayai atas nama Bripda Juventus Edowai.
Kapolda Papua Tengah dalam keterangannya mengatakan, pergantian Kapolres Dogiayai merupakan bagian dari kebijakan sebagai langkah evaluasi jabatan guna menjaga efektivitas kinerja organisasi di lingkungan Polda Papua Tengah.
“Ini bagian dari evaluasi dan merupakan kebutuhan dinas sekaligus upaya penyegaran,” ujar Kapolda Jeremias.
Seperti diberitakan sebelumnya, menyikapi konflik berdarah itu, tokoh masyarakat Dogiayai melakukan pertemuan dengan Kapolda Kapolda Papua Tengah.
Dalam pertemuan itu, para tokoh yang dikoordinir Andarias Gobai menyampaikan sejumlah tuntutan kepada Polda Papua Tengah.
Salah satu poin tuntutan tersebut yakni, meminta Kapolda Papua Tengah mencopot Kompol Yocbeth Mince Mayor dari jabatan Kapolres Dogiayai.
Kompol Yocbeth dinilai tidak mampu menjaga keamanan dan ketertiban (Kamtibmas) serta gagal mengungkap berbagai kasus kriminal yang terjadi wilayah itu. (Redaksi)








