TIMIKA, Koranpapua.id- Lima warga asal Desa Cikareo Utara, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat yang terlantar di Yahukimo, Papua Pegunungan, akan dipulangkan ke kampung halaman mereka.
Dalam keterangannya, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir memastikan lima warga tersebut dapat kembali ke kampung sebelum Hari Raya Idul Fitri 2026.
“Mereka berada di Yahukimo, karena sebelumnya dijanjikan bekerja namun ternyata mandor yang menjanjikan kerja kabur,” ujar Dony dalam keterangannya yang dilansir, Rabu 11 Maret 2-26.
Dony menuturkan bahwa, kepastian untuk memulangkan warganya itu, setelah Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (DM) menyatakan kesiapannya membantu memfasilitasi proses kepulangan mereka.
Lima warga Sumedang yang saat ini berada di Yahukimo, masing-masing atas nama Rahya Efendi, Dedi, Jaja, Yusup Maulana, dan Dede Gunawan.
Dijelaskan, mereka berangkat ke Papua tanggal 14 Februari 2026 untuk bekerja dalam proyek pembangunan yang dijanjikan oleh seorang mandor.
Namun hingga hampir satu bulan berada di lokasi, mandor yang menjanjikan pekerjaan tidak pernah datang, sehingga para pekerja tidak mendapatkan upah seperti yang dijanjikan.
Akibat kondisi tersebut, para pekerja mengalami kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari selama berada di lokasi.
Mengetahui kondisi itu, Bupati Dony langsung berkomunikasi dengan para pekerja melalui video call untuk memastikan kondisi mereka sekaligus memberikan dukungan moral.
“Kami pastikan kelima warga tersebut pulang. Yang penting tetap tenang dan menjaga kesehatan sampai proses kepulangan selesai,” ujarnya.
Bupati juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang turut memberikan perhatian khusus serta membantu memfasilitasi proses pemulangan lima warga tersebut.
“Mereka rencananya diterbangkan Kamis besok. Proses kepulangan akan dilakukan melalui jalur penerbangan dari Bandara Dekai- Bandara Sentani, kemudian ke Bandara Soekarno-Hatta Jakarta,” ungkapnya.
Ia mengatakan, Pemerintah Kabupaten Sumedang memastikan akan terus mengawal proses kepulangan kelima warga tersebut hingga mereka dapat kembali ke daerah asal dengan selamat.
Selain itu Bupati juga akan memberikan bekal kepada para pekerja untuk membantu kebutuhan selama perjalanan pulang menuju Sumedang
Bupati Dony mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati terhadap tawaran pekerjaan di luar daerah yang tidak memiliki kejelasan, baik terkait perusahaan, kontrak kerja maupun pihak penanggung jawab di lapangan. (Redaksi)






