ADVERTISEMENT
Jumat, April 10, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Setelah Sempat Ditutup Pasca Penembakan Pilot dan Co-Pilot Smart Air, Tiga Bandara Kembali Dibuka

Negara tidak akan pernah mundur dalam menjaga kedaulatan dan keselamatan rakyat di seluruh wilayah Indonesia, termasuk Papua.

21 Februari 2026
0
Setelah Sempat Ditutup Pasca Penembakan Pilot dan Co-Pilot Smart Air, Tiga Bandara Kembali Dibuka

Salah satu bandara perintis di Papua, Bandara Koroway Batu – BovenDigoel (foto:Ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, kembali membuka tiga dari 11 Bandar Udara (Bandara) perintis yang sempat ditutup pasca penembakan yang menewaskan pilot dan co-pilot Smart Air, Rabu 11 Fabruari 2026.

Keputusan dibukanya kembali tiga Bandara tersebut, ditetapkan dalam rapat koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam), Jumat 20 Februari 2026.

ADVERTISEMENT

Tiga Bandara yang kembali dibuka dan kembali melayani penerbangan perintis itu yakni, Bandara Koroway Batu di Kabupaten Boven Digoel, Provinsi Papua Selatan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Bandara Beoga di Kabupaten Puncak Provinsi Papua Tengah, dan Bandara Iwur di Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua Pegunungan.

Baca Juga

Tiga Warga Australia Masuk Ilegal ke Indonesia via Merauke, Satunya Profesi Pilot

BKPSDM Papua Tengah Buka Seleksi Calon Mahasiswa Enam Sekolah Kedinasan, Berlaku untuk Delapan Kabupaten

Kolonel Inf Honi Havana Kepala Biro Humas Datin Kemenko Polkam mengatakan, dibukanya kembali tiga Bandara perintis bertujuan untuk memastikan konektivitas dan pelayanan masyarakat Papua tidak terputus.

“Pembukaan tiga Bandara ini setelah melihat pengamanan dinyatakan memadai,” ujar Honi dalam keterangan resmi Kemenko Polkam pada Jumat 20 Februari dan dikutip koranpapua.id, Sabtu 21 Februari 2026.

Menurutnya, langkah ini merupakan komitmen pemerintah untuk memastikan konektivitas tetap terjaga, distribusi logistik berjalan lancar, dan pelayanan publik kepada masyarakat Papua tidak terputus.

Ditegaskan bahwa, bahwa negara tidak akan pernah mundur dalam menjaga kedaulatan dan keselamatan rakyat di seluruh wilayah Indonesia, termasuk Papua.

Pemerintah disebut telah mengambil langkah cepat, terukur dan terkoordinir dengan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengamanan penerbangan di Papua.

Seperti diberitakan sebelumnya, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan menghentikan sementara operasional 11 Bandara dan Satuan Pelayanan (Satpel) penerbangan perintis di Papua. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Tiga Warga Australia Masuk Ilegal ke Indonesia via Merauke, Satunya Profesi Pilot

Tiga Warga Australia Masuk Ilegal ke Indonesia via Merauke, Satunya Profesi Pilot

10 April 2026
BKPSDM Papua Tengah Buka Seleksi Calon Mahasiswa Enam Sekolah Kedinasan, Berlaku untuk Delapan Kabupaten

BKPSDM Papua Tengah Buka Seleksi Calon Mahasiswa Enam Sekolah Kedinasan, Berlaku untuk Delapan Kabupaten

10 April 2026
Satpol PP Mimika Operasi Penertiban Pedagang Kaki Lima di Sejumlah Ruas Jalan dalam Kota

Satpol PP Mimika Operasi Penertiban Pedagang Kaki Lima di Sejumlah Ruas Jalan dalam Kota

10 April 2026
Evakuasi Guru yang Menderita Sakit di Distrik Hoya Masih Terkendala Cuaca Buruk

Dugaan Pemotongan Dana BOS di Mimika Jadi Atensi, Kadisdik: Jika Ada Temuan Kepsek Berani Lapor

10 April 2026
Jaga Keamanan Obvitnas, Korpasgat Supadio Lakukan Pemeriksaan Ketat di Bandara Nabire

Jaga Keamanan Obvitnas, Korpasgat Supadio Lakukan Pemeriksaan Ketat di Bandara Nabire

10 April 2026
Papua Bukan Tanah Kosong: Kami Merasa Seperti Anak Domba Kehilangan Induk di Negeri Sendiri

Papua Bukan Tanah Kosong: Kami Merasa Seperti Anak Domba Kehilangan Induk di Negeri Sendiri

10 April 2026

POPULER

  • Buntut Peristiwa Dogiayai Berdarah, Kapolda Papua Copot Kompol Yocbeth Mince Mayor

    Buntut Peristiwa Dogiayai Berdarah, Kapolda Papua Copot Kompol Yocbeth Mince Mayor

    605 shares
    Bagikan 242 Tweet 151
  • Perkuat Pengamanan Pasca Insiden Berdarah, BKO Mabes Polri Tiba di Dogiyai

    592 shares
    Bagikan 237 Tweet 148
  • Aroma Dugaan Korupsi Proyek Lahan di Mimika Menguat, Kasus Senilai Rp22,5 Miliar Naik Tahap Penyidikan

    591 shares
    Bagikan 236 Tweet 148
  • Pemkab Mimika Tetapkan WFH Setiap Jumat, Berikut Daftar Pejabat dan Unit Kerja yang Tetap Bekerja di Kantor

    559 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • TNI AD Siap Bentuk Kodam Papua Tengah

    555 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Terekam CCTV, Seorang Pria Tewas Dihabisi di Halaman Masjid Al-Azhar Timika

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
  • Dua Unit Rumah di Timika Dilalap Api, 14 Ekor Babi Ikut Terbakar

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
Next Post
Satgas Korpasgat Gelar Pembinaan Teritorial di Ilaga, Bagikan Sembako untuk Warga

Satgas Korpasgat Gelar Pembinaan Teritorial di Ilaga, Bagikan Sembako untuk Warga

Dua Anggota KKB Ditangkap di Yahukimo, Diduga Terlibat Sejumlah Aksi Kekerasan

Dua Anggota KKB Ditangkap di Yahukimo, Diduga Terlibat Sejumlah Aksi Kekerasan

Rapat PURT MRP Hasilkan Sejumlah Rancangan Keputusan dan Kewenangan

Rapat PURT MRP Hasilkan Sejumlah Rancangan Keputusan dan Kewenangan

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id