JAYAPURA, Koranpapua.id- Penanganan peristiwa longsor yang terjadi di enam titik pada Jalan Trans Papua yang menghubungkan Jayapura dan Wamena, hingga kini belum berjalan maksimal.
Puluhan kendaraan pengangkut sembako yang tertimbun material longsor di wilayah Kabupaten Yalimo pada Minggu 8 Februari 2026, belum juga dievakuasi.
Kombes Cahyo Sukarnito, Kabid Humas Polda Papua di Jayapura mengatakan, intensitas hujan yang tinggi menjadi penyebab terjadinya longsor.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini karena seluruh sopir truk berhasil menyelamatkan diri, namun untuk proses evakuasi kendaraan masih terkendala cuaca
Sementara itu, tim evakuasi sejauh ini juga belum bisa mendata korban jiwa akibat insiden itu.
“Curah hujan yang tinggi menjadi faktor penyebab lambatnya proses evakuasi,” ujar Kasat Lantas Yalimo, Ipda Muhammad Yusuf dalam keterangannya, Selasa 10 Februari 2026.
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari pihak PT Hutama Karya masih dilakukan upaya pembongkaran material longsoran.
“Perkembangan situasi pasca kejadian tanah longsor yang terjadi beberapa titik di ruas jalan Trans Papua Jayapura-Wamena belum dilakukan,” bebernya.
Ia menjelaskan beberapa titik sedang dilakukan upaya penggalian di antaranya dari arah Jayapura tepatnya di tanjakan Yahuli ke arah kali Kil. Penggalian juga dilakukan untuk arah dari Elelim.
“Para korban yang terdampak longsor baik kendaraan tertimbun material maupun kendaraan terjebak di ruas jalan tersebut hingga saat ini belum berhasil dievakuasi,” jelasnya.
Yusuf menambahkan akses jalan yang mengarah ke Jayapura maupun pengendara mengarah ke Wamena masih tertimbun longsor. Satu orang pengendara yang terseret material longsor juga telah ditemukan.
“Untuk korban pengendara Udin yang saat kejadian kendaraannya terseret material longsor dan kendaraan berhasil ditemukan terdampar di pinggiran kali Kil,” bebernya.
Akibat insiden ini sejumlah kendaraan mengalami rusak berat. Kendaraan yang tersisa hanya bagian sasis dan mesin mobil, sedangkan bagian cabin dan bak mobil sudah hanyut terbawa arus.
“Kerugian akibat longsor untuk korban jiwa hingga saat ini diperoleh informasi belum ada. Sementara korban materiel belum dipastikan,” tutupnya. (Redaksi)









