ADVERTISEMENT
Jumat, Mei 22, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

Kecuali Papua Selatan, Provinsi di Papua Raya Mengalami Deflasi di Bulan Januari 2026, Ini Penyebabnya

Upaya pengendalian inflasi selama bulan Januari 2026 telah dilakukan melalui sinergi dan kolaborasi bersama mitra kerja strategis yang terus diperkuat di seluruh Provinsi di Papua Raya.

5 Februari 2026
0
Kecuali Papua Selatan, Provinsi di Papua Raya Mengalami Deflasi di Bulan Januari 2026, Ini Penyebabnya

Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai salah satu satu upaya BI Papua menekan inflasi.(foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Lima dari enam provinsi di Papua Raya mengalami deflasi selama bulan Januari 2026, kecuali Provinsi Papua Selatan yang mengalami inflasi sebesar 1,06 persen (mtm).

Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Januari 2026 di seluruh provinsi di wilayah kerja Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Papua, disebabkan oleh semakin menipisnya stok pangan lokal pasca HBKN Nataru dan ketidakpastian cuaca.

ADVERTISEMENT

Deputi Direktur Kepala perwakilan BI Papua, Warsono mengatakan, Inflasi tahunan pada bulan Januari 2026 secara agregat tercatat inflasi.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Ini menunjukkan adanya peningkatan sebagai dampak dari low-base effect diskon tarif listrik di Januari 2025. Selain itu, gejolak ketidakpastian global turut mendorong peningkatan harga emas.

Baca Juga

Uskup Timika Ingatkan Lindungi Tanah Adat dan Waspada Kejahatan Digital  

Satgas Yon Parako 466 Pasgat dan Satgas ODC Ringkus Wadanyon HSSBI Kodap XVI di Yahukimo

Berdasarkan kelompoknya, inflasi pada bulan Januari 2026 disebabkan utamanya oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau.

Hal ini sejalan dengan meningkatnya permintaan selama Tahun Baru seiring terbatasnya pasokan pangan lokal.

Berikut rincian perkembangan inflasi di wilker KPw BI Provinsi Papua adalah sebagai berikut:

Inflasi Provinsi Papua Bulanan: -0,36% (mtm) Tahun Berjalan: -0,36% (ytd) Tahunan: 3,55% (yoy) Berdasarkan komoditas penyumbang.

Deflasi di Provinsi Papua didorong oleh Angkutan Udara dengan andil sebesar -0,40%, diikuti dengan Buah Pinang (andil -0,18%), Tomat (andil – 0,05%), Sirih (andil -0,05%), dan Cabai Rawit (andil-0,04%).

Di sisi lain, komoditas yang mengalami inflasi tercatat terjadi pada komoditas Kangkung dengan andil sebesar 0,15%, Emas Perhiasan (andil 0,13%), Ikan Tuna (andil 0,09%), Ikan Kawalina (andil 0,06%) dan Sigaret Putih Mesin (andil 0,06%).

Inflasi Provinsi Papua Selatan Bulanan: 1,06% (mtm) Tahun Berjalan: 1,06% (ytd) Tahunan: 4,83% (yoy).

Berdasarkan komoditas peyumbang inflasi, tercatat peningkatan harga di Papua Selatan didorong utamanya oleh komoditas Ikan Mujair dengan andil sebesar 0,55%.

Termasuk Emas Perhiasan (andil 0,22%), Kangkung (andil 0,10%), Daging Ayam Ras (andil 0,09%) dan Bawang Merah (andil 0,06%).

Di sisi lain, komoditas utama penyumbang deflasi pada Provinsi Papua Selatan yaitu Angkutan Udara dengan andil sebesar -0,14%.

Diikuti dengan Sawi Hijau (andil -0,06%), Bensin (andil -0,03%), Buncis (andil -0,03%), dan Wortel (andil-0,02%).

Inflasi Provinsi Papua Tengah Bulanan: -0,29% (mtm) Tahun Berjalan: -0,29% (ytd) Tahunan: 4,85% (yoy).

Berdasarkan komoditas penyumbang, deflasi di Provinsi Papua Tengah dipicu oleh komoditas Emas Perhiasan dengan andil sebesar 0,19%, Bawang Merah (andil 0,10%), Tomat (andil 0,10%), Terong (andil 0,05%) dan Bahan Bakar Rumah Tangga (andil 0,05%).

Di sisi lain, komoditas utama penyumbang deflasi pada Provinsi Papua Tengah yaitu Cabai Rawit dengan andil sebesar -0,57%.

Diikuti dengan Cabai Merah (andil -0,11%), Angkutan Udara (andil -0,08%), Tempe (andil -0,03%), dan Daging Babi (andil-0,03%).

Inflasi Provinsi Papua Pegunungan Bulanan: -0,05% (mtm) Tahun Berjalan: -0,05% (ytd)

Tahunan: 2,93% (yoy) berdasarkan komoditas penyumbang, deflasi di Provinsi Papua Pegunungan disebabkan oleh penurunan harga komoditas Cabai Rawit dengan andil sebesar -0,50%.

Diikuti dengan Talas/Keladi (andil -0,09%), Tomat (andil -0,04%), Daging Babi (andil -0,04%), dan Bawang Merah (andil-0,03%).

Di sisi lain, komoditas utama penyumbang inflasi tercatat terjadi pada komoditas Ketela Rambat dengan andil sebesar 0,11%.

Diikuti dengan Sawi Hijau (andil 0,10%), Telur Ayam Ras (andil 0,10%), Sawi Putih (andil 0,09%) dan Daging Ayam Ras (andil 0,09%).

Upaya pengendalian inflasi selama bulan Januari 2026 telah dilakukan melalui sinergi dan kolaborasi bersama mitra kerja strategis yang terus diperkuat di seluruh Provinsi di Papua Raya.

Di antaranya 1. K1 (Keterjangkauan Harga) Penyusunan kalender tanam & panen sebagai rekomendasi komoditas untuk Gerakan Pangan Murah (GPM) di seluruh wilayah kerja Papua dan Daerah Otonomi Baru (DOB).

Hal itu sebagai langkah penguatan sisi pasokan dengan harapan dapat meningkatkan keterjangkauan harga bagi masyarakat.

K2 (Ketersediaan Pasokan) telah dilaksanakan survei identifikasi kelompok tani potensial untuk pemetaan ketersediakan pasokan komoditas di Provinsi Papua dan DOB.

K3 (Kelancaran Distribusi) telah disalurkannya bantuan sarana prasarana kepada salah satu kelompok tani di Kabupaten Jayawijaya untuk menunjang distribusi hasil pangan dan keikutsertaan pada GPM.

K4 (Komunikasi Efektif) untuk mendukung penguatan koordinasi dan sinergi TPID, telah dilaksanakan Rapat Koordinasi bersama antara BI baik dengan pemerintah daerah.

Rapat tersebut dalam rangka upaya pengendalian inflasi menjelang Bulan Ramadhan dan HBKN Idul Fitri 2026.

Selanjutnya, KPwBI Provinsi Papua telah merilis konten di media sosial yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman publik mengenai pentingnya sinergi antar pemangku kepentingan.

Termasuk peran hilirisasi pangan dalam menjaga stabilitas harga, sekaligus mendukung pembentukan ekspektasi inflasi masyarakat yang terjaga. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Uskup Timika Ingatkan Lindungi Tanah Adat dan Waspada Kejahatan Digital  

Uskup Timika Ingatkan Lindungi Tanah Adat dan Waspada Kejahatan Digital  

21 Mei 2026
Satgas Damai Cartenz Tangkap Terduga Wadanyon HSSBI di Yahukimo

Satgas Yon Parako 466 Pasgat dan Satgas ODC Ringkus Wadanyon HSSBI Kodap XVI di Yahukimo

21 Mei 2026
Pesparawi Nasional XIV di Manokwari Diproyeksi Dihadiri 10 Ribu Peserta

Pesparawi Nasional XIV di Manokwari Diproyeksi Dihadiri 10 Ribu Peserta

21 Mei 2026
Tidak Semata Limbah, Potensi Sumber Daya: Pemkab Mimika Dorong Pemanfaatan Tailing Freeport Secara Berkelanjutan

Tidak Semata Limbah, Potensi Sumber Daya: Pemkab Mimika Dorong Pemanfaatan Tailing Freeport Secara Berkelanjutan

21 Mei 2026
148 Puskesmas di Papua Tengah hanya 12 Persen yang Miliki Sembilan Jenis Nakes Lengkap

148 Puskesmas di Papua Tengah hanya 12 Persen yang Miliki Sembilan Jenis Nakes Lengkap

21 Mei 2026
Puluhan Satwa Endemik Papua Diamankan Barantin Makasar

Puluhan Satwa Endemik Papua Diamankan Barantin Makasar

21 Mei 2026

POPULER

  • Larangan Pemutaran Film Pesta Babi, Ini Pernyataan Kapendam XVII/Cenderawasih

    Larangan Pemutaran Film Pesta Babi, Ini Pernyataan Kapendam XVII/Cenderawasih

    564 shares
    Bagikan 226 Tweet 141
  • YPMAK dan UPN “Veteran” Yogyakarta Kolaborasi Kembangkan SDM Unggul Masyarakat Tujuh Suku di Mimika

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Pdt. Anton Wamang Klarifikasi Peristiwa Penembakan di Tembagapura: ‘TNI Tidak Terlibat Kematian Putri Saya’

    550 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Gubernur Matius Fakhiri: Tiga Penyakit Ini Pembunuh Terbesar Orang Asli Papua

    547 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Delapan Pendulang Emas Tewas di Yahukimo, Jubir TPNPB: Pembunuhan sebagai Aksi Balas Dendam

    527 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • SMI-KP Kota Studi Nabire Gelar Mimbar Bebas, Tolak Rencana Pemekaran DOB di Wilayah Paniai

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Menyemai Benih Calon Imam Katolik Amungme dan Kamoro di Kaki Gunung Lokon

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
Next Post
DPR RI dan Pemda di Papua Selatan Gelar Rapat Tertutup Bahas Strategi Pembangunan Perbatasan

DPR RI dan Pemda di Papua Selatan Gelar Rapat Tertutup Bahas Strategi Pembangunan Perbatasan

Ribka Haluk: PLBN Harus Memberikan Dampak Nyata ‘Piring Nasi’ Masyarakat, Bukan Sekadar Simbol Kedaulatan yang Megah

Ribka Haluk: PLBN Harus Memberikan Dampak Nyata ‘Piring Nasi’ Masyarakat, Bukan Sekadar Simbol Kedaulatan yang Megah

Seorang Pria Ditemukan Tewas Gantung Diri di Jalan Pattimura Ujung Timika

Seorang Pria Ditemukan Tewas Gantung Diri di Jalan Pattimura Ujung Timika

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id