ADVERTISEMENT
Selasa, Mei 5, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Mimika

Tapal Batas Mimika–Deiyai Belum Jelas, Ketua DPRK Mimika Ingatkan Cepat Selesaikan,  Gesekan Bisa Terjadi Kapan Saja

“Ini sudah campur aduk antara administrasi pemerintahan dan adat. Karena itu, negara harus cepat mengambil alih dan menyelesaikannya secara tegas”.

27 Januari 2026
0
Tapal Batas Mimika–Deiyai Belum Jelas, Ketua DPRK Mimika Ingatkan Cepat Selesaikan,  Gesekan Bisa Terjadi Kapan Saja

Ketua DPRK Mimika, Primus Natikapereyau. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Persoalan tapal batas antara Distrik Mimika Barat Tengah Kabupaten Mimika dan Distrik Kapiraya, Kabupaten Deiyai, hingga kini belum ada kejelasan.

Untuk diketahui persoalan yang terjadi pada tahun 2025 lalu, telah menimbulkan gesekan antarwarga, pembakaran sejumlah unit rumah hingga jatuhnya korban jiwa.

ADVERTISEMENT

Primus Natikapereyau, Ketua DPRK Mimika, membenarkan bahwa persoalan itu belum ada penyelesaiannya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

DPRK Mimika kata Primus, hingga saat ini pihaknya masih menunggu informasi dari Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Sekretariat Daerah Kabupaten Mimika terkait tindak lanjut penyelesaian tapal batas tersebut.

Baca Juga

PFA Kembali Jaring Talenta Muda Kelahiran 2013 di Enam Provinsi di Tanah Papua

Kabupaten di Papua Tengah Wajib Usulkan 10 Program Prioritas untuk Program 2027

Menurut Primus, DPRK Mimika sebelumnya telah mengikuti pertemuan bersama Pemerintah Kabupaten Mimika dengan Kemendagri pada 16 Desember 2025 di Jakarta.

Dalam pertemuan tersebut, Kemendagri menjanjikan akan melakukan pengecekan ulang ke lapangan dan menargetkan penyelesaian pada akhir Januari 2026.

“Ini yang kami mau tanyakan ke Tapem, sudah sejauh mana prosesnya. Harusnya sudah ada kejelasan kapan akan turun ke lokasi, supaya persoalan ini tidak berlarut-larut,” ujar Primus.

“Kalau terus dibiarkan, masyarakat yang tinggal di wilayah itu terus menjadi korban karena gesekan masih terjadi,” tandas Primus, Senin 27 Januari 2026.

Ia menegaskan bahwa pertemuan bersama Kemendagri tersebut merupakan inisiatif DPRK Mimika bersama Pemerintah Kabupaten Mimika.

Dalam pembahasan di kementerian, DPRK Mimika menyoroti adanya perbedaan penamaan wilayah yang menjadi sumber kebingungan.

Pemerintah Kabupaten Mimika menyebut wilayah tersebut sebagai Distrik Mimika Barat Tengah, sementara Kabupaten Deiyai menyebutnya sebagai Distrik Kapiraya, meskipun lokasi yang dimaksud sama.

“Hal ini yang kami minta Kemendagri untuk dicek ulang langsung di lapangan. Jangan hanya rapat di Jakarta, tapi harus dipastikan kondisi riil di lokasi,” jelasnya.

Primus juga mengungkapkan bahwa persoalan di lapangan saat ini tidak hanya menyangkut tapal batas administrasi pemerintahan, tetapi juga telah bercampur dengan persoalan tapal batas adat.

Akibatnya, masyarakat dari wilayah kabupaten lain bahkan telah masuk hingga ke wilayah pesisir, sehingga memicu kebingungan dan potensi konflik.

“Ini sudah campur aduk antara administrasi pemerintahan dan adat. Karena itu, negara harus cepat mengambil alih dan menyelesaikannya secara tegas,” tegasnya.

DPRK Mimika, lanjut Primus, akan mengambil langkah tegas jika hingga akhir Januari 2026 belum ada kepastian dari pemerintah pusat.

“Kalau sudah lewat dari waktu yang dijanjikan, kami siap memanggil pihak-pihak terkait, termasuk Tapem dan lembaga adat, untuk duduk bersama dan menanyakan secara langsung sejauh mana pengurusan tapal batas ini,” pungkasnya. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

PFA Kembali Jaring Talenta Muda Kelahiran 2013 di Enam Provinsi di Tanah Papua

PFA Kembali Jaring Talenta Muda Kelahiran 2013 di Enam Provinsi di Tanah Papua

5 Mei 2026
Kabupaten di Papua Tengah Wajib Usulkan 10 Program Prioritas untuk Program 2027

Kabupaten di Papua Tengah Wajib Usulkan 10 Program Prioritas untuk Program 2027

5 Mei 2026
Dr. Riandini Aisyah, S.Si., M.Sc: Papua Jadi Penentu Target Eliminasi Malaria Tahun 2030

Dr. Riandini Aisyah, S.Si., M.Sc: Papua Jadi Penentu Target Eliminasi Malaria Tahun 2030

4 Mei 2026
450 Prajurit Yonif 315/Garuda Dikirim ke Perbatasan RI–Papua Nugini

450 Prajurit Yonif 315/Garuda Dikirim ke Perbatasan RI–Papua Nugini

4 Mei 2026
Ada 2.741 Pengusaha OAP yang Terdaftar, Gubernur Dominggus Instruksikan OPD Laporkan Paket PL Melalui SIRUP

Gubernur Dominggus Instruksikan Tanggal 7 Mei Seluruh Kepala OPD Harus Berada di Manokwari

4 Mei 2026
Cegah Anemia dan Pantau Status Gizi, Dinkes Mimika Rakor dan Evaluasi Pelayanan Kesehatan Remaja Putri

Cegah Anemia dan Pantau Status Gizi, Dinkes Mimika Rakor dan Evaluasi Pelayanan Kesehatan Remaja Putri

4 Mei 2026

POPULER

  • Tragis! Kecelakaan Motor di Timika Berujung Pembacokan, Dua Nyawa Melayang

    Tragis! Kecelakaan Motor di Timika Berujung Pembacokan, Dua Nyawa Melayang

    662 shares
    Bagikan 265 Tweet 166
  • Praka Aprianus Gugur di Papua: Harapan Ibunya Terkalahkan dengan Niat Bahagiakan Orang Tua

    623 shares
    Bagikan 249 Tweet 156
  • Dari Rp46 Miliar, Hanya Tersisa Rp5 Miliar untuk Operasional Satpol PP Mimika

    568 shares
    Bagikan 227 Tweet 142
  • MRP-PPT Bukan Bawahan Gubernur, Agustinus: Perlu Perhatikan Etika dan Jangan Saling Menjatuhkan

    553 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • “Kau Keluar Kau Aman”, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Timika, Tiga Pelaku Diburu

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • YLBH Papua Tengah Kecam Oknum TNI Masuk Ruang Privat Pastor Paroki Katedral Timika

    550 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • TNI Tembak Mati Jeki Murib, Komandan OPM Otak Pembunuhan Karyawan Freeport Simson Mulia

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
Next Post
Malaria Masih Dominan, Ini Lima Penyakit Terbanyak Ditangani Puskesmas Timika Sepanjang 2025

Malaria Masih Dominan, Ini Lima Penyakit Terbanyak Ditangani Puskesmas Timika Sepanjang 2025

Terpidana Korupsi Proyek Jembatan Agimuga Bayar Denda Rp50 Juta

Terpidana Korupsi Proyek Jembatan Agimuga Bayar Denda Rp50 Juta

Digondol Maling, Pedagang Pasar Sentral Timika Kehilangan Rp267 Juta

Digondol Maling, Pedagang Pasar Sentral Timika Kehilangan Rp267 Juta

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id