ASMAT, Koranpapua.id– Perahu ketinting yang mengangkut tujuh penumpang dilaporkan tenggelam di Perairan Muara Kali Asue, Kabupaten Asmat, Papua Selatan.
Insiden tersebut terjadi pada Selasa siang 13 Januari 2036 saat perahu bertolak dari Kampung Sogoni menuju Atsj.
Laporan kejadian diterima Pos Pencarian dan Pertolongan Asmat pada Rabu pagi 14 Januari 2026 dari Kasat Polair Asmat, Rizeth.
Perahu nahas itu diterjang ombak besar dan terseret arus kuat di muara sungai, tepatnya di antara Kampung Amanamkai dan Kampung Bipim, Distrik Atsj.
Akibat kejadian tersebut, enam penumpang berhasil menyelamatkan diri dengan berenang dan mendapat pertolongan dari nelayan setempat.
Namun satu penumpang lainnya, Abraham Aitu (50), hingga kini masih belum diketahui keberadaan dan nasibnya.
Menindaklanjuti laporan itu, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika, I Wayan Suyatna, S.H., M.M., melalui Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Asmat, Wagianto, segera mengerahkan tim SAR gabungan ke lokasi kejadian.
Tim SAR gabungan yang terdiri dari personel Pos SAR Asmat, TNI AL, dan Pol Air Asmat diberangkatkan menggunakan speed boat 85 untuk melakukan operasi pencarian terhadap korban yang belum ditemukan.
Hingga berita ini diturunkan, tim SAR masih terus melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian dengan harapan korban segera ditemukan. (*)
Penulis: Hayun Nuhuyanan
Editor: Marthen LL Moru










