ADVERTISEMENT
Sabtu, Agustus 29, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Cuaca

Minimalisir Resiko Bencana, Masyarakat Diminta Tingkatkan Kewaspaan Hadapi Potensi Cuaca Ekstrem

“Pengguna jalan raya juga diminta berhati-hati terhadap potensi pohon tumbang, jalan licin, dan jarak pandang yang terbatas akibat hujan lebat”.

13 Januari 2026
0
Minimalisir Resiko Bencana, Masyarakat Diminta Tingkatkan Kewaspaan Hadapi Potensi Cuaca Ekstrem

Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, Kabid Humas Polda Papua (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

JAYAPURA, Koranpapua.id- Cuaca ekstrem seperti hujan dengan intensitas tinggi, angin kencang dan gelombang laut dan longsor, masih berpotensi terjadi di wilayah Papua dalam beberapa waktu ke depan.

Karena itu masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan guna meminimalisir risiko bencana alam, serta dampak yang dapat ditimbulkan terhadap keselamatan jiwa dan harta benda.

ADVERTISEMENT

Hal itu disampaikan Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, Kabid Humas Polda Papua dalam keterangannya di Jayapura, Senin 12 Januari 2026.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Cahyo mengingatkan masyarakat agar sebelum melakukan aktivitas sehar-hari, untuk selalu memantau perkembangan cuaca yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Baca Juga

Jaga Stabilitas Wilayah Perbatasan: Satgas Pasgat Oksibil dan Apkam Gelar Dialog Terbuka Bersama Ormas Bintang Sifik

Hutan Papua 7,8 juta Hektar hanya Dijaga 41 Polhut, Yaconias Mattindom: Idealnya Diperkuat 500 Personel

Dikatakan, cuaca ekstrem seperti hujan dengan intensitas tinggi, angin kencang, gelombang laut tinggi, serta potensi tanah longsor dan banjir dapat terjadi secara tiba-tiba, terutama di wilayah rawan bencana.

“Jadi masyarakat perlu untuk selalu memantau informasi resmi dari instansi terkait, seperti BMKG dan pemerintah daerah setempat,” pesannya.

Kepada masyarakat yang bermukim di daerah pegunungan, bantaran sungai, serta wilayah pesisir diimbau agar lebih waspada.

Dan apabila terjadi kondisi cuaca memburuk, masyarakat diminta untuk segera mengambil langkah pengamanan.

“Pengguna jalan raya juga diminta berhati-hati terhadap potensi pohon tumbang, jalan licin, dan jarak pandang yang terbatas akibat hujan lebat,” pungkasnya.

Polda Papua juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Termasuk segera melaporkan kepada pihak setempat apabila menemukan situasi darurat atau kejadian yang berpotensi membahayakan keselamatan umum.

Dengan meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan bersama, diharapkan dampak cuaca ekstrem dapat diminimalisir serta situasi kamtibmas di wilayah Papua tetap aman dan kondusif.

Berdasarkan informasi BMKG, potensi peningkatan curah hujan diperkirakan di wilayah Papua terjadi bulan Desember 2025 hingga Januari 2026.

Curah hujan yang akan membasahi bumi Papua juga diperkirakan akan mencapai intesitas sedang hingga tinggi dalam beberapa ke depan. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Lima Diduga Pelaku Pembunuhan Tukang Ojek Berhasil Ditangkap, Polsek Kwamki Narama Diserang

Lima Diduga Pelaku Pembunuhan Tukang Ojek Berhasil Ditangkap, Polsek Kwamki Narama Diserang

29 Agustus 2026
Lima Diduga Pelaku Pembunuhan Tukang Ojek Berhasil Ditangkap, Polsek Kwamki Narama Diserang

Kuliah Perdana ITB Dibuka, 176 Mahasiswa Disiapkan Jadi Generasi Penggerak Teluk Bintuni

29 Agustus 2026
Jaga Stabilitas Wilayah Perbatasan: Satgas Pasgat Oksibil dan Apkam Gelar Dialog Terbuka Bersama Ormas Bintang Sifik

Jaga Stabilitas Wilayah Perbatasan: Satgas Pasgat Oksibil dan Apkam Gelar Dialog Terbuka Bersama Ormas Bintang Sifik

29 Agustus 2026
Freeport dan Tempo Institute Perkuat Kapasitas Jurnalis Papua Tengah, 27 Wartawan Ikuti Program Pengembangan

Freeport dan Tempo Institute Perkuat Kapasitas Jurnalis Papua Tengah, 27 Wartawan Ikuti Program Pengembangan

29 Agustus 2026
Nasib 700 Pekerja TKBM Pomako Jadi Sorotan, DPRK Mimika Beri Pengurus Koperasi Waktu Tiga Bulan

Nasib 700 Pekerja TKBM Pomako Jadi Sorotan, DPRK Mimika Beri Pengurus Koperasi Waktu Tiga Bulan

29 Agustus 2026
DP3AP2KB Mimika Siapkan Rumah Aman 2027, Tempat Perlindungan Korban Kekerasan Perempuan dan Anak

DP3AP2KB Mimika Siapkan Rumah Aman 2027, Tempat Perlindungan Korban Kekerasan Perempuan dan Anak

29 Agustus 2026

POPULER

  • Bupati Mimika Soroti P3K “Kepala Batu”, Kinerja Buruk Bisa Berujung Pemberhentian

    Bupati Mimika Soroti P3K “Kepala Batu”, Kinerja Buruk Bisa Berujung Pemberhentian

    648 shares
    Bagikan 259 Tweet 162
  • 26 Pejabat Polres Mimika Dimutasi, Wakapolres hingga Kapolsek Berganti, Ini Daftarnya

    617 shares
    Bagikan 247 Tweet 154
  • 500 Hektare Perkebunan Kopi Arabika akan Dikembangkan di Papua Tengah

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Tindak Lanjuti Edaran Bupati, Dishub Mimika Tertibkan Truk Pengangkut Material

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
  • Profiling 2.644 ASN Mimika Dimulai, Bupati Tegaskan Karier Tak Boleh Lagi “Diacak-acak”

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Air Bersih Macet, Warga Manoware Mimika Kembali Berburu Mata Air

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Target 50 Persen Tak Tercapai, Serapan Otsus Mimika Baru 29 Persen, Tahap Kedua Terancam Gagal

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Kementan Perluas Cetak Sawah di Papua Hingga 10 Ribu Hektar

Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Kementan Perluas Cetak Sawah di Papua Hingga 10 Ribu Hektar

Turun Rp1 Triliun, Dana Otsus Enam Provinsi di Papua 2026 Sebesar Rp9 Triliun, Aceh Batal  Dipangkas

Turun Rp1 Triliun, Dana Otsus Enam Provinsi di Papua 2026 Sebesar Rp9 Triliun, Aceh Batal  Dipangkas

Kelamaan di Jakarta, KEPP Otsus Didesak Turun ke Papua, Dinilai Belum Maksimal Bekerja Pasca Dilantik

Kelamaan di Jakarta, KEPP Otsus Didesak Turun ke Papua, Dinilai Belum Maksimal Bekerja Pasca Dilantik

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id