TIMIKA, Koranpapua.id– Duka kembali menyelimuti keluarga besar Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD).
Salah satu prajurit terbaik atas nama Praka Satria Taopan, dilaporkan tewas dalam kontak senjata dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kampung Tetmid, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, Kamis 8 Januari 2026.
Jenazah Praka Satria hari ini, Jumat 9 Januari 2026 telah dievakuasi ke Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.
Sesuai rencana jenazah akan diterbangkan ke kampung halamannya di Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Pria kelahiran Desa Erbaun, Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang ini merupakan anggota Satgas Pamtas Mobile Yonif 100/Prajurit Setia Kodam I/Bukit Barisan (Yonif 100/PS Dam I/BB).
Praka Satria Taopan dengan NRP: 31180695780996 memiliki jabatan Tamudi/Pool 3 Ton Ang Kima Yonif 100/PS.
Berdasarkan informasi yang diterima koranpapua.id menyebutkan, dalam kontak senjata dengan KKKB Kodap III Ndugama, Praka Satria Taopan terkena tembakan pada bagian dada tembus punggung.
Korban merupakan anak dari pasangan suami istri Dominggus Taopan dan Dorkas Yohana.
Kedua orang tuanya berdomisili di Jalan Salak RT 020 RW 008 Kelurahan Oepura, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang.
Kabar kematian Praka Satria Taopan sudah diterima pihak keluarga. Tenda duka sudah terpasang di halaman rumah orang tuanya di Jalan Salak Kelurahan Oepura.
Sejumlah kerabat dan sahabat kenalan telah mendatangi rumah untuk memberi ucapan belasungkawa. Selamat Jalan Kusuma Bangsa. (Redaksi)










