ADVERTISEMENT
Rabu, Januari 14, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

Sekda Tolikara Yosua Noak Douw Terbitkan Buku ‘Membangun Papua’ di Penghujung Tahun

Terbitnya buku ini juga menjadi kado akhir tahun sekaligus persembahan bagi pembaca, generasi muda di tengah gerakan literasi tumbuh mulai dari kota hingga pelosok kampung di tanah Papua.

30 Desember 2025
0
Sekda Tolikara Yosua Noak Douw Terbitkan Buku ‘Membangun Papua’ di Penghujung Tahun

Buku Membangun Papua karya Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tolikara, Dr. Yosua Noak Douw, S.Sos, M.Si, MA (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

KARUBAGA, Koranpapua.id– Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tolikara, Dr. Yosua Noak Douw, S.Sos, M.Si, MA, menerbitkan buku karyanya, Membangun Papua: Catatan dari Timur di penghujung tahun 2025.

“Saya mengucap syukur kepada Tuhan atas terbitnya buku Membangun Papua,” ujar Yosua Douw di Karubaga, Ibukota Kabupaten Tolikara, Provinsi Papua Pegunungan, Selasa 30 Desember 2025.

ADVERTISEMENT

Menurutnya, buku ini merupakan bunga rampai berisi pandangannya selama ini, setelah mencermati dinamika sosial kemasyarakatan dan pembangunan nasional, terutama di tanah Papua.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Yosua yang merupakan doktor lulusan Universitas Cenderwasih (Uncen) Jayapura, mengatakan aneka tema yang disajikan dalam buku itu menyentuh persoalan dinamika pembangunan di tanah Papua.

Baca Juga

TNI AL Peduli Pendidikan, Bagikan Perlengkapan Sekolah untuk Anak-anak Obano-Paniai

Festival Media se-Papua Raya Resmi Dibuka, Gubernur Meki Sebut Media Penyalur Informasi dan Mitra Kritis Pemerintah

Baik sebelum maupun sesudah pemberlakuan Undang-Undang Nomor Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus Bagi Provinsi Papua.

“UU tersebut telah diubah menjadi UU No 2 Tahun 2021 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 telah banyak kemajuan sudah dirasakan masyarakat,” jelasnya.

“Tetapi masih ada yang membutuhkan komitmen konkrit pemerintah dengan dukungan masyarakat dan para pihak, stakeholders untuk diwujudkan demi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah,” sambung Yosua.

Ia mengatakan, judul bukunya tersebut sekaligus sebagai ajakan khalayak untuk melihat dan memahami dinamika sosial kemasyarakatan.

Bahwa upaya pemerintah, masyarakat, dan semua stakeholders memajukan kesejahteraan, terutama di tanah Papua menjadi tugas bersama seluruh anak bangsa.

Berbagai tulisan yang tersaji dalam buku ini merupakan respon atas berbagai isu yang terjadi dalam kurun waktu tertentu.

Karena itu, tentu akan mengalami perubahan seiring langkah pemerintah mengatasinya di kemudian hari atau bisa saja masih berlangsung dan menjadi diskusi di tengah masyarakat.

“Buku ini lahir sekaligus sebagai bentuk tanggung jawab penulis merekam berbagai dinamika Pembangunan sosial kemasyarakatan,” pungkasnya.

Terbitnya buku ini juga menjadi kado akhir tahun sekaligus persembahan bagi pembaca, generasi muda di tengah gerakan literasi tumbuh mulai dari kota hingga pelosok kampung di tanah Papua.

Yosua menyampaikan syukur kepada Tuhan atas kasih-Nya yang besar sehingga buku ini menjadi buah karya intelektual dan persembahan terindah bagi pemerintah, masyarakat, dan publik terutama di tanah Papua di tengah kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi informasi.

“Kiranya melalui buku ini diskusi-diskusi produktif terus berlangsung demi kemajuan, terutama di tanah Papua. Buku ini sekaligus menjadi doa syukur kepada Tuhan di penghujung tahun 2025,” tambah Yosua.

Pihaknya menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagi pihak sehingga buku karyanya itu terbit.

Terima kasih dialamatkan kepada Prof Daniel D Kameo, Ph.D, Guru Besar Ilmu Ekonomi Pembangunan Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), Salatiga.

Ucapan yang sama juga disampaikan kepada Dr Justin L Wejak, S.Fil, B.Theo, MA, Etnograf Asia dan dosen Universitas Melbourne, Australia.

Termasuk Dr. Ir Agus Sumule, M,Sc, Dosen Universitas Papua, Manokwari, Papua Barat, yang memberikan catatan dalam buku ini.

“Terima kasih kepada Prof Daniel Kameo, Bapak Justin Wejak, dan Bapak Agus Sumule yang berkenan memberi catatan pengantar, prolog, dan epilog buku ini,” ungkapnya.

“Saya juga menyampaikan terima kasih kepada sahabat Ansel Deri, junalis odiyaiwuu.com yang berkenan membaca dengan teliti hingga buku ini terbit tepat waktu,” tandasnya.

Yosua lahir 18 November 1982 di Karubaga, Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan.

Ia menikah dengan gadis pilihannya, Novita Ronsumbre dan dikaruniai anak-anak: Hadasah Douw, Priskila Douw, Yusuf Douw, Beruriah Douw, David Douw, Yuliana Douw, dan Yehoshua Douw.

Ia lahir dari pasangan suami-isteri Yerry Douw, S.Th, M.Th, MA (Alm) dan Yuliana Agapa.

Ayahnya seorang guru dan penginjil, sedang sang bunda seorang ibu rumah tangga.

Pasutri Yerry-Yuliana lama bekerja sebagai guru dan penginjil di Jayawijaya hingga pensiun.

Yosua mengenyam pendidikan formal mulai di SD Negeri Karubaga tahun 1989-1991, SD YPPGI Tulem tahun 1991-1992.

SD Inpres Porome, Distrik Kelila, Kabupaten Jayawijaya tahun 1992-1994, SLTP Negeri 2 Wamena Distrik Wamena, Jayawijaya tahun 1994-1997, dan SMU Negeri 1 Wamena Distrik Wamena, Jayawijaya tahun 1997-2000.

Kemudian masuk Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Uncen tahun 2000-2004, Magister Ilmu Ekonomi Universitas Cenderawasih tahun 2011-2013.

Kemudian Magister Artium (MA) di Sekolah Tinggi Teologi (STT) Bethel, Jakarta, dan meraih doktor (S3) di Uncen, Jayapura, tahun 2023.

Berbagai pendidikan informal dilewati, dimulai dengan Diklat Prajabatan CPNS (2006), Studi Banding Program Pasca Sarjana Uncen, Magister Ilmu Ekonomi (MIE) Pembangunan Pendidikan, UGM (2013).

Diklat Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (2013 dan 2014), dan Diklat PIM (Pendidikan Kepemimpinan Tingkat 3 (2014).

Kemudian, Studi Banding Program Pasca Sarjana Uncen Pengembangan SDM di Universitas Indonesia dan UGM Jogjakarta (2015), Diklat Penulisan Jurnal Ilmiah (2015).

Training of Trainer (ToT) Dana Desa (2016), Pendidikan Kepemimpinan Nasional Tingkat II (PKN II) (2019), dan Pendidikan Kepemimpinan Nasional Tingkat II (2019). (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

TNI AL Peduli Pendidikan, Bagikan Perlengkapan Sekolah untuk Anak-anak Obano-Paniai

TNI AL Peduli Pendidikan, Bagikan Perlengkapan Sekolah untuk Anak-anak Obano-Paniai

13 Januari 2026
Festival Media se-Papua Raya Resmi Dibuka, Gubernur Meki Sebut Media Penyalur Informasi dan Mitra Kritis Pemerintah

Festival Media se-Papua Raya Resmi Dibuka, Gubernur Meki Sebut Media Penyalur Informasi dan Mitra Kritis Pemerintah

13 Januari 2026
Wapres Gibran Tiba di Biak Disambut Gubernur Mathius Fakhiri, Berikut Agenda Kunjungannya

Wapres Gibran Tiba di Biak Disambut Gubernur Mathius Fakhiri, Berikut Agenda Kunjungannya

13 Januari 2026
Pensiun tapi Enggan Lepas Aset, Mantan Pejabat Mimika Kuasai Mobil Dinas

Pensiun tapi Enggan Lepas Aset, Mantan Pejabat Mimika Kuasai Mobil Dinas

13 Januari 2026
Warga Ber-KTP Puncak di Kwamki Narama Segera Dipulangkan, Pendataan Pekan Ini

Warga Ber-KTP Puncak di Kwamki Narama Segera Dipulangkan, Pendataan Pekan Ini

13 Januari 2026
Kelamaan di Jakarta, KEPP Otsus Didesak Turun ke Papua, Dinilai Belum Maksimal Bekerja Pasca Dilantik

Kelamaan di Jakarta, KEPP Otsus Didesak Turun ke Papua, Dinilai Belum Maksimal Bekerja Pasca Dilantik

13 Januari 2026

POPULER

  • Sejumlah Pejabat Utama Polda Papua Tengah Dirotasi, Perwira Wanita Pertama Jabat Kabid Propam

    Sejumlah Pejabat Utama Polda Papua Tengah Dirotasi, Perwira Wanita Pertama Jabat Kabid Propam

    2456 shares
    Bagikan 982 Tweet 614
  • Kericuhan Kembali Pecah Usai Prosesi Damai Konflik Kwamki Narama di Timika

    644 shares
    Bagikan 258 Tweet 161
  • Kontak Senjata di Kampung Tetmid, TNI asal NTT Tewas Ditembak KKB, Korban Dievakuasi ke Timika

    643 shares
    Bagikan 257 Tweet 161
  • Tiga Hari ‘Dikepung’ OPM, 18 Pekerja Freeport Berhasil Diselamatkan Satgas Habema

    628 shares
    Bagikan 251 Tweet 157
  • Pelaku Pembacokan di Jalan Serui Mekar Timika Menyerahkan Diri ke Polisi

    616 shares
    Bagikan 246 Tweet 154
  • Konflik Berdarah di Kwamki Narama Timika Resmi Berakhir, Kubu Dang & Newegalen Jalani Prosesi Patah Panah

    609 shares
    Bagikan 244 Tweet 152
  • Tahun 2025 Cerai Gugat Mendominasi, Banyak Janda Baru di Mimika

    568 shares
    Bagikan 227 Tweet 142
Next Post
Indonesia Sedang Berduka, Polri Tidak Keluarkan Izin Keramaian dan Pesta Kembang Api

Indonesia Sedang Berduka, Polri Tidak Keluarkan Izin Keramaian dan Pesta Kembang Api

Satgas Yonif 142 Kapuas Jaya Gelar Safari Honai, Merajut Persaudaraan di Jantung Pegunungan Papua

Satgas Yonif 142 Kapuas Jaya Gelar Safari Honai, Merajut Persaudaraan di Jantung Pegunungan Papua

LP3BH Manokwari: Tahun 2025 HAM di Papua Raya Masuk Raport Merah

LP3BH Manokwari: Tahun 2025 HAM di Papua Raya Masuk Raport Merah

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id