BOVEN DIGOEL, Koranpapua.id– Pemandangan kurang terpuji terlihat di lingkungan Kantor Bupati Boven Digoel.
Kantor bupati yang seharusnya menjadi contoh bagi masyarakat, malah menjadi tempat pesta Minuman Keras (Miras).
Paskalis Imadewa, Wakil Gubernur (Wagub) Papua Selatan yang mengetahui itu, saat melakukan kunjungan kerja di Boven Digoel, menyampaikan rasa kecewanya.
Paskalis mengungkapkan keprihatinannya, karena kantor yang seharusnya menjadi pusat pelayanan publik, justru berubah fungsi menjadi tempat pesta Miras.
Paskalis yang ketika melakukan Safari Natal di Boven Digoel, Jumat 26 Desember 2025, mengamati langsung situasi di sekitar kantor bupati yang sudah jauh dari nilai-nilai ketertiban dan moralitas.
“Ini sangat miris. Kantor bupati yang seharusnya menjadi simbol pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat justru dijadikan tempat pesta minuman keras.
Ia mengungkapkan, selama hampir satu pekan berada di Boven Digoel, dirinya selalu melihat sekelompok orang, terutama anak muda, melakukan pesta Miras di sekitar kantor bupati.
Situasi tersebut dinilai menciptakan rasa tidak aman bagi masyarakat yang sedang beraktivitas.
Menurutnya, kondisi ini menjadi potret bahwa kehidupan keluarga dan sosial di Boven Digoel sedang tidak baik-baik saja.
Terkait dengan itu, Paskalis mengingatkan Pemerintah Kabupaten Boven Digoel agar segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi persoalan tersebut.
Karena jika dibiarkan, kondisi ini akan berdampak buruk terhadap generasi muda, keamanan, serta kehidupan sosial masyarakat. (Redaksi)










