ADVERTISEMENT
Senin, Agustus 17, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

KKB Papua Kini Didominasi Gen Z, Kombes Yusuf Sutejo: Mereka Lebih Brutal

“Untuk KKB Gen Z tidak mengenal siapa korbannya, apakah guru, tenaga medis tetap mereka serang. Ini yang membedakan kelompok Gen Z dengan kelompok yang tua”.

27 Desember 2025
0
KKB Papua Kini Didominasi Gen Z, Kombes Yusuf Sutejo: Mereka Lebih Brutal

Kombes Pol Yusuf Sutejo, Kepala Satgas Humas Damai Cartenz (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

JAYAPURA, Koranpapua.id- Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua, kini didominasi oleh anak-anak muda yang lahir antara tahun 1997 hingga 2012 (Gen Z).

Bergabungnya Gen Z dalam barisan kelompok separatis, menjadi salah satu faktor tingginya jumlah kasus kekerasan terhadap warga sipil.

ADVERTISEMENT

Meski tidak menyebutkan secara detail, namun Satgas Damai Cartenz mencatat bahwa, tingginya kekerasan terhadap warga sipil di tahun 2025 meningkat dibandingkan dengan tahun 2024.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Kombes Pol Yusuf Sutejo, Kepala Satgas Humas Damai Cartenz kepada awak media di Jayapura mengatakan, Gen Z dalam melakukan aksi kekerasan tidak mengenal waktu dan tempat.

Baca Juga

KNPB Kepung DPRK Mimika, Tuntut Papua Jadi Zona Darurat Militer dan Kemanusiaan, Aspirasi Akhirnya Diterima

Gadis Asal Mimika Hilang di Yogyakarta, Marlin Brigita Kasimat Belum Ditemukan

“Mau hari Minggu atau hari ibadah pun mereka melakukan penyerangan. Mereka menyerang setiap waktu kalau kesempatan, entah itu pagi, siang atau malam hari,” ujar Kombes Yusuf.

“Kenapa kekerasan bersenjata terhadap warga sipil tahun 2025 meningkat karena didominasi oleh gen z. Gerakan mereka berbeda dengan kelompok tua. Ini yang menyebabkan korban sipil cukup tinggi,” jelasnya.

Dikatakan, kelompok Gen Z menyerang secara membabi buta dan menyasar semua warga sipil baik guru, tenaga medis, pedagang, hingga tokoh agama sekalipun.

“Untuk KKB Gen Z tidak mengenal siapa korbannya, apakah guru, tenaga medis tetap mereka serang. Ini yang membedakan kelompok Gen Z dengan kelompok yang tua,” tandasnya.

“Kalau kelompok tua atau senior tidak menyerang di hari Minggu dan tidak akan menyerang guru dan tenaga medis karena mereka sangat menghormati hari ibadah, guru dan tenaga medis,” bebernya.

Adapun motif dari KKB Gen Z melakukan penyerangan secara acak dan membabi buta yakni bertujuan untuk menunjukan eksistensi bahwa mereka ada.

“Motif mereka melakukan kekerasan adalah ingin menunjukan eksistensi serta mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah, nasional maupun internasional,” pungkasnya.

Yusuf memprediksi kelompok bersenjata Gen Z ini masih akan eksis dan akan lebih brutal menyerang warga sipil di tahun 2026.

Kombes Yusuf juga menyampaikan, terjadi peningkatan kasus kekerasan terhadap warga sipil di tahun 2025, juga disebabkan banyak warga sipil yang diam-diam masuk ke hutan untuk bekerja di tambang emas illegal.

Ia mencontohkan, di Yahukimo masyarakat masuk ke hutan dari beberapa lokasi untuk mencari emas tanpa terpantau aparat keamanan.

“Padahal itu adalah daerah operasi KKB sehingga mereka menjadi sasaran kekerasan dari KKB,” tambahnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

54 Paskibra Mimika Dikukuhkan, Johannes Rettob: Kehormatan Ini Harus Jadi Kekuatan

54 Paskibra Mimika Dikukuhkan, Johannes Rettob: Kehormatan Ini Harus Jadi Kekuatan

16 Agustus 2026
72 Anggota Paskibra PTFI Dikukuhkan, Siap Kibarkan Merah Putih di Kuala Kencana

Di Tengah Pegunungan Papua, Satgas Pasgat Mulia Salurkan Harapan Nyata Lewat Donor Darah HUT ke-81 RI

16 Agustus 2026
Duka Gempa Flores, Flobamora Mimika Buka Donasi: “Saatnya Kita Bergerak untuk Saudara di NTT”

72 Anggota Paskibra PTFI Dikukuhkan, Siap Kibarkan Merah Putih di Kuala Kencana

16 Agustus 2026
Duka Gempa Flores, Flobamora Mimika Buka Donasi: “Saatnya Kita Bergerak untuk Saudara di NTT”

Duka Gempa Flores, Flobamora Mimika Buka Donasi: “Saatnya Kita Bergerak untuk Saudara di NTT”

16 Agustus 2026
Tujuh Personel Polisi Dilaporkan Terluka dalam Demo Protes Penempatan Militer di Papua 

Tujuh Personel Polisi Dilaporkan Terluka dalam Demo Protes Penempatan Militer di Papua 

16 Agustus 2026
Kunker di Papua Tengah, Yorrys Rawayei: Serap Aspirasi untuk Didorong ke Pemerintah Pusat

Yorrys Raweyai: Keberhasilan Otsus Tidak Cukup Diukur dari Besarnya Anggaran, Tapi Manfaat yang Dirasakan Masyarakat 

16 Agustus 2026

POPULER

  • Percepat Pembangunan Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Tengah, Pempus Gelontorkan Rp 355,36 Miliar 

    Percepat Pembangunan Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Tengah, Pempus Gelontorkan Rp 355,36 Miliar 

    910 shares
    Bagikan 364 Tweet 228
  • “Kami Siap Perang” KKB Ingatkan Tidak Boleh Gelar Perayaan HUT RI ke-81 di Kota Wamena

    680 shares
    Bagikan 272 Tweet 170
  • Aksi Gerakan Seribu Rupiah: Dinsos Mimika Minta Rekomendasi, APELCAMI Pertanyakan Dasar Hukumnya 

    590 shares
    Bagikan 236 Tweet 148
  • YPMAK Dorong Pokja Tinggalkan Program Padat Karya, Fokus ke Usaha Produktif dan Berkelanjutan

    574 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • 13 Kantor Pemerintah di Puncak Dirusak dan Dibakar: Komisi II DPR RI  Desak Mendagri segera Turun Tangan 

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
  • Awalnya Sempat Pesimis: Gladys Manuella Aibekob, Wakili Papua Tengah Kibarkan Merah Putih di Istana Negara 

    555 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • TPS Liar Dirubah Menjadi Jadi Taman Bunga, RT 04 Wanagon Sulap Titik Kumuh Jadi Ruang Cantik 

    552 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
Next Post
Dua Warga Sipil di Yahukimo Dibacok KKB saat Perayaan Natal, Satu Korban Meninggal Dunia

Dua Warga Sipil di Yahukimo Dibacok KKB saat Perayaan Natal, Satu Korban Meninggal Dunia

Pemda se-Tanah Papua Diinstruksikan Segera Rampungkan APBD dan RAP Otsus 2026

Pemda se-Tanah Papua Diinstruksikan Segera Rampungkan APBD dan RAP Otsus 2026

Menjadi Tonggak Sejarah, Kawasan Pusat Perkantoran Pemprov Papua Tengah Mulai Dibangun

Menjadi Tonggak Sejarah, Kawasan Pusat Perkantoran Pemprov Papua Tengah Mulai Dibangun

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id