ADVERTISEMENT
Kamis, Mei 14, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

KKB Papua Kini Didominasi Gen Z, Kombes Yusuf Sutejo: Mereka Lebih Brutal

“Untuk KKB Gen Z tidak mengenal siapa korbannya, apakah guru, tenaga medis tetap mereka serang. Ini yang membedakan kelompok Gen Z dengan kelompok yang tua”.

27 Desember 2025
0
KKB Papua Kini Didominasi Gen Z, Kombes Yusuf Sutejo: Mereka Lebih Brutal

Kombes Pol Yusuf Sutejo, Kepala Satgas Humas Damai Cartenz (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

JAYAPURA, Koranpapua.id- Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua, kini didominasi oleh anak-anak muda yang lahir antara tahun 1997 hingga 2012 (Gen Z).

Bergabungnya Gen Z dalam barisan kelompok separatis, menjadi salah satu faktor tingginya jumlah kasus kekerasan terhadap warga sipil.

ADVERTISEMENT

Meski tidak menyebutkan secara detail, namun Satgas Damai Cartenz mencatat bahwa, tingginya kekerasan terhadap warga sipil di tahun 2025 meningkat dibandingkan dengan tahun 2024.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Kombes Pol Yusuf Sutejo, Kepala Satgas Humas Damai Cartenz kepada awak media di Jayapura mengatakan, Gen Z dalam melakukan aksi kekerasan tidak mengenal waktu dan tempat.

Baca Juga

Hadirkan Senyum untuk Warga Papua, Satgas Yon Parako 466 Pasgat Pos Mulia Gelar Kegiatan Sosial

Nobar Film Pesta Babi di Purworejo, Karang Taruna Galang Dana untuk Pengungsi Papua

“Mau hari Minggu atau hari ibadah pun mereka melakukan penyerangan. Mereka menyerang setiap waktu kalau kesempatan, entah itu pagi, siang atau malam hari,” ujar Kombes Yusuf.

“Kenapa kekerasan bersenjata terhadap warga sipil tahun 2025 meningkat karena didominasi oleh gen z. Gerakan mereka berbeda dengan kelompok tua. Ini yang menyebabkan korban sipil cukup tinggi,” jelasnya.

Dikatakan, kelompok Gen Z menyerang secara membabi buta dan menyasar semua warga sipil baik guru, tenaga medis, pedagang, hingga tokoh agama sekalipun.

“Untuk KKB Gen Z tidak mengenal siapa korbannya, apakah guru, tenaga medis tetap mereka serang. Ini yang membedakan kelompok Gen Z dengan kelompok yang tua,” tandasnya.

“Kalau kelompok tua atau senior tidak menyerang di hari Minggu dan tidak akan menyerang guru dan tenaga medis karena mereka sangat menghormati hari ibadah, guru dan tenaga medis,” bebernya.

Adapun motif dari KKB Gen Z melakukan penyerangan secara acak dan membabi buta yakni bertujuan untuk menunjukan eksistensi bahwa mereka ada.

“Motif mereka melakukan kekerasan adalah ingin menunjukan eksistensi serta mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah, nasional maupun internasional,” pungkasnya.

Yusuf memprediksi kelompok bersenjata Gen Z ini masih akan eksis dan akan lebih brutal menyerang warga sipil di tahun 2026.

Kombes Yusuf juga menyampaikan, terjadi peningkatan kasus kekerasan terhadap warga sipil di tahun 2025, juga disebabkan banyak warga sipil yang diam-diam masuk ke hutan untuk bekerja di tambang emas illegal.

Ia mencontohkan, di Yahukimo masyarakat masuk ke hutan dari beberapa lokasi untuk mencari emas tanpa terpantau aparat keamanan.

“Padahal itu adalah daerah operasi KKB sehingga mereka menjadi sasaran kekerasan dari KKB,” tambahnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Hadirkan Senyum untuk Warga Papua, Satgas Yon Parako 466 Pasgat Pos Mulia Gelar Kegiatan Sosial

Hadirkan Senyum untuk Warga Papua, Satgas Yon Parako 466 Pasgat Pos Mulia Gelar Kegiatan Sosial

14 Mei 2026
Nobar Film Pesta Babi di Purworejo, Karang Taruna Galang Dana untuk Pengungsi Papua

Nobar Film Pesta Babi di Purworejo, Karang Taruna Galang Dana untuk Pengungsi Papua

14 Mei 2026
Rolling Jabatan Belum Dilakukan, Bupati Johannes Rettob Minta ASN Fokus Bekerja

Rolling Jabatan Belum Dilakukan, Bupati Johannes Rettob Minta ASN Fokus Bekerja

14 Mei 2026
Ditutup Sementara, Pemprov Papua akan Lakukan Perbaikan Kerusakan Stadion Lukas Enembe

Ditutup Sementara, Pemprov Papua akan Lakukan Perbaikan Kerusakan Stadion Lukas Enembe

14 Mei 2026
Peristiwa Dogiyai Berdarah: Empat Personel Polres Nabire Dipecat, Kapolsek Kamu Demosi Tiga Tahun

Peristiwa Dogiyai Berdarah: Empat Personel Polres Nabire Dipecat, Kapolsek Kamu Demosi Tiga Tahun

14 Mei 2026
Gakkum Kehutanan Lacak Pemodal Tambang Ilegal Nabire, 10 Alat Berat dan Tujuh WNA China Diamankan

Gakkum Kehutanan Lacak Pemodal Tambang Ilegal Nabire, 10 Alat Berat dan Tujuh WNA China Diamankan

14 Mei 2026

POPULER

  • Bupati Johannes Rettob Teken SK Perpanjangan Jabatan 133 Kepala Kampung di Mimika

    Bupati Johannes Rettob Teken SK Perpanjangan Jabatan 133 Kepala Kampung di Mimika

    953 shares
    Bagikan 381 Tweet 238
  • Panik Saat Belok, Pikap Angkut Puluhan Galon Terjun ke Parit di Timika

    684 shares
    Bagikan 274 Tweet 171
  • Enam Gubernur dan 42 Bupati se-Papua Raya Kumpul di Timika, Ini yang Dibahas

    576 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • Dana Desa 133 Kampung di Mimika Belum Cair, Bakri Athoriq: Tunggu Pengukuhan Kepala Kampung

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
  • Anggota KKB Nopison Ditembak Mati, Ini Perjelasan Kapolda Papua Tengah Brigjen Jermias Rontini

    553 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • OPM Pimpinan Guspi Waker Diduga Pelaku Penembakan yang Menewaskan Warga di Tembagapura

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
  • Polisi di Timika Lakukan Penyelidikan Misteri Kematian Pria di Bawah Truk

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
Next Post
Dua Warga Sipil di Yahukimo Dibacok KKB saat Perayaan Natal, Satu Korban Meninggal Dunia

Dua Warga Sipil di Yahukimo Dibacok KKB saat Perayaan Natal, Satu Korban Meninggal Dunia

Pemda se-Tanah Papua Diinstruksikan Segera Rampungkan APBD dan RAP Otsus 2026

Pemda se-Tanah Papua Diinstruksikan Segera Rampungkan APBD dan RAP Otsus 2026

Menjadi Tonggak Sejarah, Kawasan Pusat Perkantoran Pemprov Papua Tengah Mulai Dibangun

Menjadi Tonggak Sejarah, Kawasan Pusat Perkantoran Pemprov Papua Tengah Mulai Dibangun

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id