ADVERTISEMENT
Jumat, Oktober 2, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Brigjen Pol Sulastiana, Polwan Pertama Duduki Jabatan Wakapolda Papua Barat, Berikut Sekilas Rekam Jejaknya

Tercatat sebagai dosen Pasca Sarjana program Ketahanan Nasional Universitas Indonesia, dosen Program Sarjana dan Program Kedokteran Ilmu Kepolisian serta dosen Pasca Sarjana Fakultas Hukum Universitas Islam As Safi'iyah.

21 Desember 2025
0
Polwan Cantik Ini Kini Menjabat Wakapolda Papua Barat

Brigjen Sulastiana (foto Ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Nama Brigadir Jenderal (Brigjend) Pol. Sulastiana, belakangan ini menjadi sorotan publik.

Ini setelah Polisi Wanita (Polwan) ini ditunjuk Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit untuk menduduki jabatan strategis sebagai Wakil Kepala Kepolisian (Wakapoda) Papua Barat.

ADVERTISEMENT

Penunjukan ini berdasarkan surat telegram Kapolri tanggal 15 Desember 2025.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Bagaimana perjalanan karir polisi wanita yang kini menyandang bintang satu di pundaknya? Berikut sekilas rekam jejaknya:

Baca Juga

Tekan Kecelakaan, Dishub Bintuni Sasar Pelajar hingga Pengemudi Angkutan

DPR Ketok Palu, Suyudi Ario Seto Gantikan Listyo Sigit sebagai Kapolri

Berdasarkan rangkuman dari berbagai sumber, sebelum didapuk sebagai orang nomor dua di Polda Papua Barat, Sulastiana pernah menduduki sejumlah jabatan penting di kepolisian.

Di antaranya, pernah menjabat sebagai auditor Kepolisian Madya Tingkat I Itwasum Polri. Sulastiana juga telah mengantongi pengalaman di bidang kehumasan.

Termasuk kerja sama luar negeri, kerja sama nasional, pemberdayaan masyarakat serta SDM Polri, penanganan kriminal, pendidikan dan pengawasan.

Wanita kelahiran 10 Oktober 1972 ini juga sudah berpengalaman dalam dunia pendidikan. Tercatat di tahun 1995 dia telah mengantongi gelar Sarjana Ilmu Politik Bidang Hubungan Internasional.

Selanjutnya dia menyabet gelar magister ilmu administrasi dan pengembangan SDM pada 2001, sarjana hukum pada 2007 dan terakhir doktor kriminologi pada 2013 dengan predikat cum laude.

Untuk pendidikan non formal, dia juga mengenyam bangku pendidikan di Lembaga Ketahanan Nasional pada 2018.

Sulastiana juga aktif di dunia pendidikan dengan bertindak sebagai dosen di beberapa universitas.

Hingga saat ini, dia tercatat sebagai dosen di tiga universitas yakni Universitas Indonesia sebagai dosen Pasca Sarjana program Ketahanan Nasional.

Juga sebagai dosen Program Sarjana dan Program Kedokteran Ilmu Kepolisian serta dosen Pasca Sarjana Fakultas Hukum Universitas Islam As Safi’iyah.

Sulastiana juga aktif membagikan ilmunya di luar kampus seperti pembicara berbagai seminar bidang kriminologi kejahatan Narkotika, kekerasan terhadap anak dan perempuan serta lainnya.

Tidak hanya di dalam negeri, dia juga aktif berbicara di beberapa forum internasional.

Yang paling baru, dia sempat menjadi Speaker on Kentucky Woman on Law Enforcement Networking di Amerika Serikat pada 2019.

Ia juga pernah hadir sebagai pembicara dalam ajang The 3rd of Asia-Europe of Counter Terrorism Dialogue di Brussel dan Berlin, Jerman.

Sulastiana juga pernah menempati posisi-posisi penting yang berkaitan dengan dunia pendidikan.

Salah satunya yakni sebagai sekretaris Dewan Kehormatan Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia.

Dengan segudang pengalaman itu diharapkan dapat membantu jajaran Polda Papua Barat dalam memperkuat organisasi, penegakan hukum dan perlindungan masyarakat di sana. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Tekan Kecelakaan, Dishub Bintuni Sasar Pelajar hingga Pengemudi Angkutan

Tekan Kecelakaan, Dishub Bintuni Sasar Pelajar hingga Pengemudi Angkutan

1 Oktober 2026
DPR Ketok Palu, Suyudi Ario Seto Gantikan Listyo Sigit sebagai Kapolri

DPR Ketok Palu, Suyudi Ario Seto Gantikan Listyo Sigit sebagai Kapolri

1 Oktober 2026
Asap Karhutla Ancam Kesehatan, Amungsa Cares Papua Imbau Warga Waspada

Asap Karhutla Ancam Kesehatan, Amungsa Cares Papua Imbau Warga Waspada

1 Oktober 2026
KPU Mimika Tetapkan 228.681 Pemilih, Ribuan Warga di Kawasan Perumahan Jadi Perhatian

KPU Mimika Tetapkan 228.681 Pemilih, Ribuan Warga di Kawasan Perumahan Jadi Perhatian

1 Oktober 2026
Pemkab Mimika Siapkan Rp3 Miliar untuk Pelebaran Jalan Irigasi Petrosea-Hasanudin

Pemkab Mimika Siapkan Rp3 Miliar untuk Pelebaran Jalan Irigasi Petrosea-Hasanudin

1 Oktober 2026
Bantuan Parpol Mimika Naik 5 Kali Lipat, Anggaran 10 Partai Tembus Rp9 Miliar

Bantuan Parpol Mimika Naik 5 Kali Lipat, Anggaran 10 Partai Tembus Rp9 Miliar

1 Oktober 2026

POPULER

  • Massa KNPB Geruduk DPRK Mimika, Bawa Sejumlah Tuntutan

    Massa KNPB Geruduk DPRK Mimika, Bawa Sejumlah Tuntutan

    576 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • Pria 25 Tahun Tewas dalam Dugaan Penganiayaan, Parang dan Anak Panah Diamankan Polisi

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
  • Maikel Edwar Tewas, Irvan Patah Tangan dalam Kecelakaan di Jalan Budi Utomo Ujung Timika

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
  • Dinkes Mimika Terbitkan Edaran Kabut Asap, Perkuat Kewaspadaan ISPA

    550 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • KNPB Bawa Tuntutan Konflik Papua hingga Referendum ke DPRK Mimika, Begini Respons DPRK

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Ketua OSIS SMPN 1 Mapurujaya Ajak Siswa Hidup Sehat lewat Edukasi PHBS Dinkes Mimika

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Kapal LCT Cahaya Permata Hati Tenggelam di Puriri, 8 Orang Dicari Tim SAR

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
Next Post
Jelang Nataru, Jaringan Damai Papua Desak Presiden Prabowo Hentikan Operasi Militer di Papua

Jelang Nataru, Jaringan Damai Papua Desak Presiden Prabowo Hentikan Operasi Militer di Papua

Mengapa Stunting Masih Tinggi di Papua? Mengungkap Faktor Penentu dan Arah Kebijakan yang Tepat

Mengapa Stunting Masih Tinggi di Papua? Mengungkap Faktor Penentu dan Arah Kebijakan yang Tepat

Kasatgas Korsup KPK: Kebocoran Dana Otsus Terjadi karena Sistem, Bukan untuk Perkaya Pejabat

Kasatgas Korsup KPK: Kebocoran Dana Otsus Terjadi karena Sistem, Bukan untuk Perkaya Pejabat

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id