ADVERTISEMENT
Rabu, Agustus 26, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika

Cegah Stunting Sejak Dini, Dinkes Mimika Edukasi Ibu Hamil Lewat Gerakan Bumil Sehat

“Penurunan gizi sedikit saja bisa berpengaruh besar. Penelitian menunjukkan bahwa penurunan satu standar deviasi saja dapat menurunkan capaian pendidikan anak hingga hanya mampu menamatkan SMP”.

5 Desember 2025
0
Cegah Stunting Sejak Dini, Dinkes Mimika Edukasi Ibu Hamil Lewat Gerakan Bumil Sehat

Salah satu peserta Ibu hamil diperiksa USG oleh dokter konsultan rekonstruksi, dr Manu Mahendra. (foto:Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

“TIMIKA, Koranpapua.id- Di tengah upaya menekan angka stunting dan meningkatkan kesehatan ibu serta bayi, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika meluncurkan sebuah gerakan penting bagi para calon ibu.

Gerakan Bumil Sehat, yang untuk pertama kalinya digelar secara terintegrasi di Puskesmas Timika dan Puskesmas Timika Jaya SP2, Jumat 5 Desember 2025.

ADVERTISEMENT

Gerakan ini menghadirkan rangkaian layanan kesehatan dan edukasi yang menyasar ratusan ibu hamil (Bumil).

Advertisement. Scroll to continue reading.

Di Puskesmas Timika Jaya SP2, penanggung jawab Promosi Kesehatan Dinkes Mimika,

Baca Juga

Nakes Dievakuasi, Layanan Kesehatan Warga Jila Terancam Terganggu

Tim Ekspedisi Patriot UNDIP Bangun Irigasi dan Demplot Kolaboratif di Perbatasan Papua

Mariance Aruan, Penanggung jawab Promosi Kesehatan Dinkes Mimika ketika di Puskesmas Timika Jaya SP2, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari Aksi Ibu Hamil Sehat.

Sebuah upaya edukatif dan preventif agar ibu hamil memahami pentingnya menjaga kesehatan selama masa kehamilan.

“Ibu hamil minimal harus melakukan enam kali pemeriksaan kehamilan serta dua kali USG, yaitu pada trimester pertama dan ketiga,” ujar Mariance.

Ia menuturkan, banyak ibu hamil yang belum memahami pentingnya pemeriksaan rutin sehingga rawan mengalami risiko kesehatan yang dapat berdampak pada ibu maupun janin.

Dalam kegiatan ini, peserta juga dibekali materi mengenai pentingnya mengikuti kelas ibu hamil dan wajib mengonsumsi tablet tambah darah untuk mencegah anemia.

Anemia pada ibu hamil, kata Mariance, dapat memicu perdarahan saat persalinan, sementara pada bayi bisa menyebabkan berat lahir rendah dan mempengaruhi tumbuh kembang yang berujung pada risiko stunting.

“Semua ini bagian dari upaya kita menekan angka stunting dan mendukung program nasional menuju generasi emas,” tambahnya.

Dinkes Mimika juga menegaskan pentingnya persalinan di fasilitas kesehatan agar ibu mendapatkan pertolongan medis yang aman.

Meski masih ada masyarakat yang memilih bantuan dukun, Mariance berharap edukasi berkelanjutan dapat meningkatkan kesadaran ibu hamil akan risiko yang mungkin terjadi selama kehamilan.

Kegiatan ini merupakan aksi pertama Dinkes dalam format terintegrasi, meski program seperti senam ibu hamil dan pemeriksaan rutin sebenarnya sudah berjalan sebelumnya.

Pantauan koranpapua.id, antusiasme peserta cukup tinggi, terutama karena kegiatan dimulai dengan senam ibu hamil dan dilanjutkan penyuluhan oleh dokter spesialis kandungan.

Selain edukasi, kegiatan ini juga menyediakan layanan USG gratis untuk ibu hamil, khususnya trimester pertama dan ketiga.

Dari sekitar 100 peserta, pemeriksaan dilakukan secara prioritas karena keterbatasan waktu dan tenaga medis.

Bagi peserta yang belum mendapatkan layanan USG, pemeriksaan tetap dapat dilakukan di Puskesmas melalui BPJS.

Sementara itu, dokter konsultan rekonstruksi, dr. Manu Mahendra, menuturkan bahwa program ini mendukung langkah pemerintah dalam menurunkan angka kematian ibu dan bayi serta mencegah stunting.

Ia menekankan pentingnya kecukupan gizi selama kehamilan karena berdampak langsung pada kecerdasan anak di masa depan.

“Penurunan gizi sedikit saja bisa berpengaruh besar. Penelitian menunjukkan bahwa penurunan satu standar deviasi saja dapat menurunkan capaian pendidikan anak hingga hanya mampu menamatkan SMP,” jelasnya.

Manu juga berencana menambahkan pemeriksaan yang tidak hanya berfokus pada kondisi janin, tetapi juga kesehatan organ reproduksi ibu pascapersalinan.

Pemeriksaan organ reproduksi ini bertujuan agar ibu hamil terhindar dari kerusakan akibat proses melahirkan.

Ia berharap kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara rutin, mengingat pemerintah saat ini memprioritaskan program kesehatan ibu dan anak, khususnya di wilayah Indonesia Timur.

Untuk diketahui peserta dalam kegiatan ini tidak hanya berasal dari sekitar SP2, tetapi juga dari berbagai wilayah lain yang diundang langsung oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika.

Hal ini menunjukkan komitmen Dinkes dalam memperluas jangkauan pelayanan kesehatan bagi ibu hamil di Mimika. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Tim Gabungan Padamkan Karhutla di Tanah Merah Baru, 75 Personel Dikerahkan

Tim Gabungan Padamkan Karhutla di Tanah Merah Baru, 75 Personel Dikerahkan

26 Agustus 2026
Satgas Pasgat Pos Koroway Batu Hadir Menjaga dan Mengabdi: Semboko untuk Rakyat, Kasih untuk Papua

Satgas Pasgat Pos Koroway Batu Hadir Menjaga dan Mengabdi: Semboko untuk Rakyat, Kasih untuk Papua

26 Agustus 2026
Rangkul Pemuda Moskona, Kapolres Teluk Bintuni Dorong Kamtibmas Lewat Dialog dan Kepedulian

Rangkul Pemuda Moskona, Kapolres Teluk Bintuni Dorong Kamtibmas Lewat Dialog dan Kepedulian

26 Agustus 2026
Polres Mimika Gelar Konser Amal untuk Korban Gempa Flores, 1.000 Lilin Jadi Simbol Solidaritas

Polres Mimika Gelar Konser Amal untuk Korban Gempa Flores, 1.000 Lilin Jadi Simbol Solidaritas

26 Agustus 2026
Cegah Bentrok Susulan, Polres Mimika Evakuasi 200 Pendulang di Kawasan Mile 21

Cegah Bentrok Susulan, Polres Mimika Evakuasi 200 Pendulang di Kawasan Mile 21

26 Agustus 2026
Satpol PP Mulai Bongkar Bangunan Liar di Fasilitas Umum Timika

Satpol PP Mulai Bongkar Bangunan Liar di Fasilitas Umum Timika

26 Agustus 2026

POPULER

  • Bupati Mimika Soroti P3K “Kepala Batu”, Kinerja Buruk Bisa Berujung Pemberhentian

    Bupati Mimika Soroti P3K “Kepala Batu”, Kinerja Buruk Bisa Berujung Pemberhentian

    643 shares
    Bagikan 257 Tweet 161
  • 26 Pejabat Polres Mimika Dimutasi, Wakapolres hingga Kapolsek Berganti, Ini Daftarnya

    613 shares
    Bagikan 245 Tweet 153
  • 500 Hektare Perkebunan Kopi Arabika akan Dikembangkan di Papua Tengah

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • Sembilan Perempuan di Jila Mimika Dikabarkan Disandera, Seorang Ibu Dilaporkan Tewas

    616 shares
    Bagikan 246 Tweet 154
  • Wabup Mimika Dorong Dana Kampung Ikut Biayai Pencegahan HIV, TBC, dan Malaria

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Terima Paket dari Jayapura, IRT di Timika Ditangkap Bawa 10 Paket Ganja

    527 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Kontraktor OAP Palang UPBJ, Bupati Mimika: “Kalau Sudah Dipercaya, Jangan Jual Proyek”

    560 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
Next Post
Antisipasi Pasca Rangkaian Pembunuhan, Polisi Amankan 20 Anak Panah di Bandara Mozes Kilangin Timika

Antisipasi Pasca Rangkaian Pembunuhan, Polisi Amankan 20 Anak Panah di Bandara Mozes Kilangin Timika

Satu Pekan Tersesat di Kampung Yabamaru- Merauke, Ibu Maria Mencari Keluarganya

Satu Pekan Tersesat di Kampung Yabamaru- Merauke, Ibu Maria Mencari Keluarganya

‘neuCentrIX’ Data Center Pertama di Papua, Pemerataan Infrastruktur Digital di Kawasan Timur Indonesia

‘neuCentrIX’ Data Center Pertama di Papua, Pemerataan Infrastruktur Digital di Kawasan Timur Indonesia

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id