ADVERTISEMENT
Rabu, Mei 20, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika

Cegah Stunting Sejak Dini, Dinkes Mimika Edukasi Ibu Hamil Lewat Gerakan Bumil Sehat

“Penurunan gizi sedikit saja bisa berpengaruh besar. Penelitian menunjukkan bahwa penurunan satu standar deviasi saja dapat menurunkan capaian pendidikan anak hingga hanya mampu menamatkan SMP”.

5 Desember 2025
0
Cegah Stunting Sejak Dini, Dinkes Mimika Edukasi Ibu Hamil Lewat Gerakan Bumil Sehat

Salah satu peserta Ibu hamil diperiksa USG oleh dokter konsultan rekonstruksi, dr Manu Mahendra. (foto:Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

“TIMIKA, Koranpapua.id- Di tengah upaya menekan angka stunting dan meningkatkan kesehatan ibu serta bayi, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika meluncurkan sebuah gerakan penting bagi para calon ibu.

Gerakan Bumil Sehat, yang untuk pertama kalinya digelar secara terintegrasi di Puskesmas Timika dan Puskesmas Timika Jaya SP2, Jumat 5 Desember 2025.

ADVERTISEMENT

Gerakan ini menghadirkan rangkaian layanan kesehatan dan edukasi yang menyasar ratusan ibu hamil (Bumil).

Advertisement. Scroll to continue reading.

Di Puskesmas Timika Jaya SP2, penanggung jawab Promosi Kesehatan Dinkes Mimika,

Baca Juga

Tokoh Masyarakat Kadun Jaya Minta Pemkab Mimika Tindaklanjuti Rencana Pemekaran Kampung

Wakil Ketua Lemasko Hadiri Pembukaan Pleno XIX Dewan Adat Papua di Teluk Wondama

Mariance Aruan, Penanggung jawab Promosi Kesehatan Dinkes Mimika ketika di Puskesmas Timika Jaya SP2, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari Aksi Ibu Hamil Sehat.

Sebuah upaya edukatif dan preventif agar ibu hamil memahami pentingnya menjaga kesehatan selama masa kehamilan.

“Ibu hamil minimal harus melakukan enam kali pemeriksaan kehamilan serta dua kali USG, yaitu pada trimester pertama dan ketiga,” ujar Mariance.

Ia menuturkan, banyak ibu hamil yang belum memahami pentingnya pemeriksaan rutin sehingga rawan mengalami risiko kesehatan yang dapat berdampak pada ibu maupun janin.

Dalam kegiatan ini, peserta juga dibekali materi mengenai pentingnya mengikuti kelas ibu hamil dan wajib mengonsumsi tablet tambah darah untuk mencegah anemia.

Anemia pada ibu hamil, kata Mariance, dapat memicu perdarahan saat persalinan, sementara pada bayi bisa menyebabkan berat lahir rendah dan mempengaruhi tumbuh kembang yang berujung pada risiko stunting.

“Semua ini bagian dari upaya kita menekan angka stunting dan mendukung program nasional menuju generasi emas,” tambahnya.

Dinkes Mimika juga menegaskan pentingnya persalinan di fasilitas kesehatan agar ibu mendapatkan pertolongan medis yang aman.

Meski masih ada masyarakat yang memilih bantuan dukun, Mariance berharap edukasi berkelanjutan dapat meningkatkan kesadaran ibu hamil akan risiko yang mungkin terjadi selama kehamilan.

Kegiatan ini merupakan aksi pertama Dinkes dalam format terintegrasi, meski program seperti senam ibu hamil dan pemeriksaan rutin sebenarnya sudah berjalan sebelumnya.

Pantauan koranpapua.id, antusiasme peserta cukup tinggi, terutama karena kegiatan dimulai dengan senam ibu hamil dan dilanjutkan penyuluhan oleh dokter spesialis kandungan.

Selain edukasi, kegiatan ini juga menyediakan layanan USG gratis untuk ibu hamil, khususnya trimester pertama dan ketiga.

Dari sekitar 100 peserta, pemeriksaan dilakukan secara prioritas karena keterbatasan waktu dan tenaga medis.

Bagi peserta yang belum mendapatkan layanan USG, pemeriksaan tetap dapat dilakukan di Puskesmas melalui BPJS.

Sementara itu, dokter konsultan rekonstruksi, dr. Manu Mahendra, menuturkan bahwa program ini mendukung langkah pemerintah dalam menurunkan angka kematian ibu dan bayi serta mencegah stunting.

Ia menekankan pentingnya kecukupan gizi selama kehamilan karena berdampak langsung pada kecerdasan anak di masa depan.

“Penurunan gizi sedikit saja bisa berpengaruh besar. Penelitian menunjukkan bahwa penurunan satu standar deviasi saja dapat menurunkan capaian pendidikan anak hingga hanya mampu menamatkan SMP,” jelasnya.

Manu juga berencana menambahkan pemeriksaan yang tidak hanya berfokus pada kondisi janin, tetapi juga kesehatan organ reproduksi ibu pascapersalinan.

Pemeriksaan organ reproduksi ini bertujuan agar ibu hamil terhindar dari kerusakan akibat proses melahirkan.

Ia berharap kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara rutin, mengingat pemerintah saat ini memprioritaskan program kesehatan ibu dan anak, khususnya di wilayah Indonesia Timur.

Untuk diketahui peserta dalam kegiatan ini tidak hanya berasal dari sekitar SP2, tetapi juga dari berbagai wilayah lain yang diundang langsung oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika.

Hal ini menunjukkan komitmen Dinkes dalam memperluas jangkauan pelayanan kesehatan bagi ibu hamil di Mimika. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Tokoh Masyarakat Kadun Jaya Minta Pemkab Mimika Tindaklanjuti Rencana Pemekaran Kampung

Tokoh Masyarakat Kadun Jaya Minta Pemkab Mimika Tindaklanjuti Rencana Pemekaran Kampung

19 Mei 2026
Wakil Ketua Lemasko Hadiri Pembukaan Pleno XIX Dewan Adat Papua di Teluk Wondama

Wakil Ketua Lemasko Hadiri Pembukaan Pleno XIX Dewan Adat Papua di Teluk Wondama

19 Mei 2026
Menyemai Benih Calon Imam Katolik Amungme dan Kamoro di Kaki Gunung Lokon

Kapolda Papua Tengah Berkunjung ke TK Kemala Bhayangkari Mimika, Tekankan Kualitas Guru

19 Mei 2026
Menyemai Benih Calon Imam Katolik Amungme dan Kamoro di Kaki Gunung Lokon

Menyemai Benih Calon Imam Katolik Amungme dan Kamoro di Kaki Gunung Lokon

19 Mei 2026
Serapan Anggaran Rendah, Bappeda Mimika Dorong OPD Percepat Input Realisasi Kegiatan di Si-Monev

Serapan Anggaran Rendah, Bappeda Mimika Dorong OPD Percepat Input Realisasi Kegiatan di Si-Monev

19 Mei 2026
Pengisian Jabatan: ASN OAP Harus Mampu Bersaing Jangan Bergantung Afirmasi Otsus

Pengisian Jabatan: ASN OAP Harus Mampu Bersaing Jangan Bergantung Afirmasi Otsus

19 Mei 2026

POPULER

  • Larangan Pemutaran Film Pesta Babi, Ini Pernyataan Kapendam XVII/Cenderawasih

    Larangan Pemutaran Film Pesta Babi, Ini Pernyataan Kapendam XVII/Cenderawasih

    558 shares
    Bagikan 223 Tweet 140
  • Pdt. Anton Wamang Klarifikasi Peristiwa Penembakan di Tembagapura: ‘TNI Tidak Terlibat Kematian Putri Saya’

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • YPMAK dan UPN “Veteran” Yogyakarta Kolaborasi Kembangkan SDM Unggul Masyarakat Tujuh Suku di Mimika

    547 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Gubernur Matius Fakhiri: Tiga Penyakit Ini Pembunuh Terbesar Orang Asli Papua

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Nobar Film Pesta Babi di Purworejo, Karang Taruna Galang Dana untuk Pengungsi Papua

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Rolling Jabatan Belum Dilakukan, Bupati Johannes Rettob Minta ASN Fokus Bekerja

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • SMI-KP Kota Studi Nabire Gelar Mimbar Bebas, Tolak Rencana Pemekaran DOB di Wilayah Paniai

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
Next Post
Antisipasi Pasca Rangkaian Pembunuhan, Polisi Amankan 20 Anak Panah di Bandara Mozes Kilangin Timika

Antisipasi Pasca Rangkaian Pembunuhan, Polisi Amankan 20 Anak Panah di Bandara Mozes Kilangin Timika

Satu Pekan Tersesat di Kampung Yabamaru- Merauke, Ibu Maria Mencari Keluarganya

Satu Pekan Tersesat di Kampung Yabamaru- Merauke, Ibu Maria Mencari Keluarganya

‘neuCentrIX’ Data Center Pertama di Papua, Pemerataan Infrastruktur Digital di Kawasan Timur Indonesia

‘neuCentrIX’ Data Center Pertama di Papua, Pemerataan Infrastruktur Digital di Kawasan Timur Indonesia

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id