ADVERTISEMENT
Sabtu, September 12, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Bupati Johannes Rettob: Penetapan Tapal Batas Mimika–Deiyai Tunggu Keputusan Kemendagri

Bupati mengajak masyarakat untuk menjaga dan menempati wilayah perbatasan agar klaim dari pihak luar tidak semakin meluas. Jangan sampai kita tergoda uang sedikit lalu mengorbankan tanah kita.

25 November 2025
0
Bupati Johannes Rettob: Penetapan Tapal Batas Mimika–Deiyai Tunggu Keputusan Kemendagri

Bupati Mimika Johannes Rettob saat bertemu dengan para demonstran di Pelataran kantor DPRK Mimika, selasa 25 November 2025. (foto:Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Bupati Mimika, Johannes Rettob, menegaskan bahwa sengketa tapal batas antara Kabupaten Mimika dan Kabupaten Deiyai telah dibahas bersama Bupati Deiyai serta Gubernur Papua Tengah.

Hal ini disampaikan Bupati Johannes ketika menemui massa Front Pemilik Hak Ulayat Mimika Wee (FPHUM) yang melakukan aksi damai di Kantor DPRK Mimika, Selasa 25 November 2025.

ADVERTISEMENT

Bupati Rettob menegaskan bahwa persoalan tapal batas kini berada pada kewenangan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Advertisement. Scroll to continue reading.

Pemkab Mimika, kata dia, telah mengirim dua surat resmi, meminta penegasan kembali batas wilayah sesuai Undang-Undang Nomor 45 Tahun 1999 yang menetapkan luas wilayah Mimika sebesar 21.000 km².

Baca Juga

Sukseskan Posyandu, Kadinkes Mimika Apresiasi Kerja Keras Jajaran Kesehatan

TSM Karang Senang Juara Lomba Posyandu Mimika, Kadinkes: Jangan Berhenti di Peringkat

“Kabupaten lain dimekarkan, tetapi Mimika tidak pernah dimekarkan. Karena itu tidak boleh wilayah kita diambil,” tegasnya.

Ia meminta masyarakat bersabar sembari menunggu undangan rapat dari Kemendagri dan menekankan pentingnya dukungan masyarakat serta DPR untuk memperjuangkan batas wilayah.

Lebih jauh Bupati Johannes menjelaskan bahwa, sejak lama pemerintah berupaya memperkuat keberadaan masyarakat di wilayah pegunungan dengan membangun fasilitas rumah namun banyak tidak ditempati.

Kendati demikian, bupati menegaskan bahwa mulai tahun depan pemerintah akan memprioritaskan program pembangunan di kawasan perbatasan, seperti Kapi Raya, Urumuka, Potowaiburu, dan Bupruka.

“Jangan kita terus tinggal di pantai. Kita harus naik ke atas untuk menjaga tanah kita,” ujar Rettob.

Ia juga meminta generasi muda untuk tinggal dan menjaga wilayah tersebut setelah pembangunan rumah rampung.

Bupati Johannes menutup pernyataan dengan mengajak masyarakat untuk menjaga dan menempati wilayah perbatasan agar klaim dari pihak luar tidak semakin meluas.

“Jangan sampai kita tergoda uang sedikit lalu mengorbankan tanah kita. Saya berkomitmen memperjuangkan ini,” pungkasnya. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Sukseskan Posyandu, Kadinkes Mimika Apresiasi Kerja Keras Jajaran Kesehatan

Sukseskan Posyandu, Kadinkes Mimika Apresiasi Kerja Keras Jajaran Kesehatan

11 September 2026
TSM Karang Senang Juara Lomba Posyandu Mimika, Kadinkes: Jangan Berhenti di Peringkat

TSM Karang Senang Juara Lomba Posyandu Mimika, Kadinkes: Jangan Berhenti di Peringkat

11 September 2026
Polisi Identifikasi Dua DPO Kasus Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

Polisi Identifikasi Dua DPO Kasus Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

11 September 2026
Ambulans Rusak, Polisi Antar Ibu Hamil Naik Motor Mengejar Pesawat ke Timika

Ambulans Rusak, Polisi Antar Ibu Hamil Naik Motor Mengejar Pesawat ke Timika

11 September 2026
WVI Dorong Kader Posyandu di Mimika Aktif Ingatkan Orangtua soal Imunisasi

WVI Dorong Kader Posyandu di Mimika Aktif Ingatkan Orangtua soal Imunisasi

11 September 2026
Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku

Kader Posyandu Mimika Didorong Naik Kelas hingga Tingkat Nasional

11 September 2026

POPULER

  • Pertamina Sanksi 19 SPBU di Papua-Maluku, Dua di Antaranya di Mimika

    Bermodal Nomor Togel, 3 Pelaku Hipnotis Korban dan Kuras Uang di Sentani

    595 shares
    Bagikan 238 Tweet 149
  • Tiga Petugas Tewas Ditembak OTK Saat Distribusi Bahan Pangan di Jayawijaya

    568 shares
    Bagikan 227 Tweet 142
  • Polisi Beberkan Kronologi Penembakan Tiga Pegawai Dinas Pertanian di Jayawijaya

    560 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Pria Ditemukan Tewas di Jalan Kelimutu Timika, Motor dan HP Diduga Dibawa Pelaku

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
  • 18 Koordinator KONI Distrik Dibentuk, Merlyn Dorong Pembinaan Atlet Mimika hingga Kampung

    530 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • YLBH Papua Tengah Apresiasi Polres Mimika dan TNI Tertibkan 9 Warga di Kwamki Narama

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Bupati Rettob Ungkap Hasil Profiling ASN Mimika, Mayoritas Masih Bernilai Rendah

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
Next Post
Penggerebekan di Arena Lama Timika, Dua Pelaku Sabu Ditangkap, Satunya Perempuan

Penggerebekan di Arena Lama Timika, Dua Pelaku Sabu Ditangkap, Satunya Perempuan

Imbas Terganggunya Operasi Freeport, Ekonomi Papua Tengah Minus 8 Persen

Imbas Terganggunya Operasi Freeport, Ekonomi Papua Tengah Minus 8 Persen

Kondisi Cuaca di Mimika Diprediksi Labil, BMKG Peringatkan Warga Selalu Berhati-hati

Kondisi Cuaca di Mimika Diprediksi Labil, BMKG Peringatkan Warga Selalu Berhati-hati

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id