INTAN JAYA, Koranpapua.id- Masyarakat yang mendiami perkampungan di pedalaman Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, akhirnya dapat menikmati listrik.
Jika selama ini selalu gelap, kini kampung itu terlihat terang ketika malam tiba. Ini menjadi suatu kerinduan panjang masyarakat yang sudah sangat lama dinantikan.
Perkampungan di pedalaman Distrik Homeyo, masih sangat tertinggal dibanding daerah lain.
Kondisi geografis yang sulit dan konflik bersenjata berkepanjangan menghambat pembangunan di berbagai sektor, termasuk akses penerangan.
Masyarakat setempat hingga kini masih hidup dengan keterbatasan cahaya pada malam hari.
Menanggapi kondisi itu, Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 113/Jaya Sakti menggagas program Homeyo Terang.
Program tersebut diwujudkan melalui pembagian dan pemasangan lampu tenaga surya di rumah-rumah warga.
Prajurit dari Satgas Yonif 113/JS Bireuen, Aceh, berupaya menghadirkan cahaya dan harapan baru bagi masyarakat.
Satgas telah memasang 143 unit solar cell lengkap dengan lampu di sepuluh kampung di Distrik Homeyo.
Pemasangan secara gratis dilakukan secara bergotong royong oleh prajurit dan warga, yang berkeliling dari satu rumah ke rumah lain.
Selain di rumah penduduk, personil Satgas juga memasang solar cell di tempat ibadah di setiap desa.
Kampung yang sebelumnya gelap gulita pun berubah menjadi terang, membawa kehangatan dan semangat baru.
Program Homeyo Terang disebut tidak hanya menghadirkan listrik, tetapi juga menyalakan harapan dan mempererat kebersamaan antara TNI dan rakyat.
Kehadiran lampu tenaga surya ini diharapkan dapat membantu aktivitas warga pada malam hari dan meningkatkan keamanan setempat. (Redaksi)










