ADVERTISEMENT
Sabtu, Desember 13, 2025
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Ketika Pemimpin Melupakan Diaspora: Cermin Pengabaian Empati dari Gubernur NTT terhadap Warganya di Tanah Papua

Pemimpin yang hadir di hadapan warganya di perantauan bukan sekadar memenuhi agenda seremonial, tetapi menanamkan pesan bahwa “kamu tetap bagian dari kami, dari tanah dan darah yang sama”.

11 November 2025
0
Retret yang Dibubarkan: Luka Lama Kebebasan Beragama di Negeri Pancasila

Gabriel Zezo, Ketua Flobamora Mimika.(foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

Oleh: Gabriel Zezo, Ketua Flobamora Mimika

DI TANAH perantauan Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, ribuan masyarakat asal Nusa Tenggara Timur (NTT) hidup, bekerja, dan berjuang dalam kerasnya kehidupan tambang.

ADVERTISEMENT

Mereka hadir dengan identitas yang kuat pekerja keras, sederhana, setia, dan penuh solidaritas.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Namun di balik semangat itu, ada rasa sepi yang perlahan menyelinap: rasa dilupakan oleh tanah asal yang melahirkan mereka.

Baca Juga

Laporkan Dampak Konflik Senjata, Pansus Kemanusiaan DPR Papua Tengah Temui DPD RI

Lima Mantan OPM di Intan Jaya Nyatakan Ikrar Kembali ke NKRI

Sebagai perantau, masyarakat NTT di Timika tetap membawa serta bahasa, budaya, dan semangat kebersamaan Flobamora.

Mereka mendirikan organisasi, menjaga tradisi, bahkan menjadi jembatan sosial antar-suku di tanah Papua.

Mereka menjadi wajah NTT di luar daerah- wajah yang memperlihatkan bahwa anak-anak Flobamora mampu beradaptasi, bekerja keras, dan berkontribusi di mana pun mereka berada.

Namun di tengah semua itu, muncul kekecewaan yang sulit disembunyikan.

Ketika Gubernur NTT berkunjung ke Timika Papua Tengah, tak ada sapa, tak ada kunjungan, tak ada salam yang menandakan bahwa beliau masih mengingat anak-anak daerahnya yang hidup di tanah rantau.

Sebuah sikap diam yang mungkin dianggap sepele, namun bagi masyarakat perantau, itu terasa seperti pengabaian yang dalam.

Sikap seorang pemimpin mencerminkan empati. Pemimpin bukan hanya pengatur administrasi dan kebijakan, tetapi juga simbol kasih, pengakuan, dan perhatian bagi rakyatnya  di mana pun mereka berada.

Tidak menyapa masyarakat perantau bukanlah sekadar abai dalam etika komunikasi, melainkan pengingkaran halus terhadap tanggung jawab moral dan sosial seorang pemimpin terhadap komunitas asalnya.

Dalam kacamata sosial-budaya, perantau NTT adalah diaspora moral daerah. Mereka bukan sekadar warga yang meninggalkan kampung halaman, tetapi duta kecil yang membawa nama baik NTT ke luar wilayah.

Karena itu, perhatian kepada mereka bukan hanya bentuk penghormatan, tetapi juga bagian dari membangun jembatan identitas dan kebanggaan daerah.

Maka yang dibutuhkan bukan hanya sapa dalam kata, tetapi juga kunjungan simbolik yang menguatkan rasa memiliki.

Pemimpin yang hadir di hadapan warganya di perantauan bukan sekadar memenuhi agenda seremonial, tetapi menanamkan pesan bahwa “kamu tetap bagian dari kami, dari tanah dan darah yang sama”.

Kita berharap ke depan, siapa pun pemimpin NTT, tidak menutup mata terhadap keberadaan warganya di tanah-tanah jauh seperti Timika, Sorong, Merauke, Jayapura, atau daerah lain di seluruh Nusantara.

Karena dari sanalah dari peluh dan kerja keras anak-anak Flobamora di rantau nama besar NTT juga ikut ditopang.

Perhatian kecil bisa menjadi makna besar.

Satu sapaan pemimpin bisa menghapus jarak batin yang selama ini terasa jauh.

Dan ketika seorang pemimpin memilih untuk menyapa, ia sesungguhnya sedang meneguhkan kembali jati dirinya sebagai pelayan rakyat, bukan sekadar penguasa pemerintahan. (*)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Menjaga Stabilitas Jelang Nataru, Bulog Salurkan 4.634 Ton Beras SPHP ke 42 Kabupaten di Tanah Papua

Menjaga Stabilitas Jelang Nataru, Bulog Salurkan 4.634 Ton Beras SPHP ke 42 Kabupaten di Tanah Papua

13 Desember 2025
Tenggelam di Perairan Kampung Onavai, Pencari Karaka Ditemukan Meninggal Dunia

Tenggelam di Perairan Kampung Onavai, Pencari Karaka Ditemukan Meninggal Dunia

13 Desember 2025
Kejati Papua dan Dua Pemprov Teken MoU Pelaksanaan Pidana Kerja Sosial bagi Pelaku Tindak Pidana

Kejati Papua dan Dua Pemprov Teken MoU Pelaksanaan Pidana Kerja Sosial bagi Pelaku Tindak Pidana

13 Desember 2025
Laporkan Dampak Konflik Senjata, Pansus Kemanusiaan DPR Papua Tengah Temui DPD RI

Laporkan Dampak Konflik Senjata, Pansus Kemanusiaan DPR Papua Tengah Temui DPD RI

13 Desember 2025
Lima Mantan OPM di Intan Jaya Nyatakan Ikrar Kembali ke NKRI

Lima Mantan OPM di Intan Jaya Nyatakan Ikrar Kembali ke NKRI

13 Desember 2025
“Johannes Rettob Itu Kepala Daerah, Tidak Mungkin Ikut Memperkeruh Situasi di Kapiraya”, Lemasko Kecewa Pernyataan Sejumlah Pihak

Harapan yang Berakhir Kecewa, Disdik Mimika Tidak Cairkan Beasiswa Puluhan Anak Komoro, Lemasko Lantang Bersuara

12 Desember 2025

POPULER

  • Bupati JR Pastikan Sebagian Pejabat OPD Mimika Segera Dilantik, Sisanya Menyusul Awal 2026

    Bupati JR Pastikan Sebagian Pejabat OPD Mimika Segera Dilantik, Sisanya Menyusul Awal 2026

    838 shares
    Bagikan 335 Tweet 210
  • Buron Penipuan Rp1,9 Miliar Proyek Satpas Mimika Ditangkap di Ciputat

    596 shares
    Bagikan 238 Tweet 149
  • Misteri Jenazah Hangus di Timika Mulai Terungkap, Polisi Amankan Terduga Pelaku

    567 shares
    Bagikan 227 Tweet 142
  • Kronologi Tragis di SP12: Ariani Tabuni Terjatuh dari Motor dan Tewas Terlindas Mobil

    566 shares
    Bagikan 226 Tweet 142
  • Identitas Mayat Kepala Terpisah dengan Badan di SP9 Terungkap, Ini Nama Korban dan Profesinya

    2207 shares
    Bagikan 883 Tweet 552
  • Puncak Mudik Natal 2025, Pelabuhan Pomako Timika Penuh Sesak

    540 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Harapan yang Berakhir Kecewa, Disdik Mimika Tidak Cairkan Beasiswa Puluhan Anak Komoro, Lemasko Lantang Bersuara

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
Next Post
HKN ke-61, 10 Ribu Warga Mimika Dihadiahi MCU Gratis, Wabup Emanuel: Apresiasi Kinerja Nakes

HKN ke-61, 10 Ribu Warga Mimika Dihadiahi MCU Gratis, Wabup Emanuel: Apresiasi Kinerja Nakes

Pemkab Mimika Kucurkan Hibah Rp15 Miliar Perkuat Layanan RS Mitra Masyarakat

Pemkab Mimika Kucurkan Hibah Rp15 Miliar Perkuat Layanan RS Mitra Masyarakat

Kabupaten Mimika Diguncang Gempa 4,2 Magnitudo, Goyangannya Tidak Terasa

Kabupaten Mimika Diguncang Gempa 4,2 Magnitudo, Goyangannya Tidak Terasa

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id