ADVERTISEMENT
Jumat, Oktober 23, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan

Cegah Stunting : Fondasi Masa Depan Anak Indonesia

8 November 2025
0
Cegah Stunting : Fondasi Masa Depan Anak Indonesia

Sumber : Kemenkes BKPK_Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024.

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

“Stunting bukan hanya soal tinggi badan anak yang kurang, tapi juga memengaruhi perkembangan otak dan kemampuan produktif di kemudian hari,” kata Menteri Kesehatan RI Budi G. Sadikin.

Tim PromKes Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika

Timika-Koranpapua.id, Stunting Tetap Tantangan Utama di Indonesia. Walaupun tingkat stunting di Indonesia terus berkurang, isu ini masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang mendesak. Menurut data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, angka stunting menurun ke 19,8%, dari 21,6% pada 2022.

Namun, sasaran nasional dalam Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 untuk Percepatan Penurunan Stunting adalah 14% pada 2024. Ini berarti upaya maksimal diperlukan dari semua pihak  mulai dari pemerintah pusat sampai keluarga.

Apa Itu Stunting dan Penyebabnya?

Stunting adalah kegagalan pertumbuhan karena kurang gizi jangka panjang, khususnya dalam 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) dari masa kehamilan sampai anak berusia dua tahun.

Baca Juga

Dinkes Mimika Matangkan Draf SK Bupati tentang GERMAS dan PHBS

IFRC 2026 Mimika Bagikan 6.000 Masker, Siagakan Tim Medis

Faktor penyebab stunting meliputi:

  • Nutrisi yang tidak seimbang saat hamil dan masa balita.
  • Cara pengasuhan yang tidak optimal, seperti penundaan pemberian MP-ASI yang bernutrisi.
  • Keterbatasan akses air bersih dan sanitasi yang menyebabkan infeksi berulang.
  • Kurangnya kunjungan ibu hamil dan balita ke layanan kesehatan.

Aturan Baru : Peran Posyandu semakin Penting

Tahun 2024 menandai langkah maju dengan dikeluarkannya Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Posyandu. Aturan ini menegaskan Posyandu sebagai pusat layanan dasar masyarakat yang mencakup enam bidang salah satunya Adalah bidang Kesehatan yang bertugas sebagai berikut :

Penggerakan Kunjungan posyandu bagi seluruh sasaran siklus hidup yaitu ibu hamil, ibu menyusui, bayi balita dan anak prasekolah, usia sekolah dan remaja, usia produktif dan yang terakhir usia lanjut.
Penyuluhan Kesehatan dan gizi seluruh sasaran siklus hidup.
Deteksi dini resiko masalah Kesehatan bagi seluruh siklus hidup.
Rujukan ke Unit Kesehatan Desa/Kelurahana tau Puskesmas bagi sasaran yang memiliki resiko masalah Kesehatan
Pemantauan perilaku kepatuhan keluarga mendapatkan pelayanan Kesehatan minimal, melaksanakan pengobatan hipertensi, diabetes, TB dan gangguan jiwa serta menjaga Kesehatan lingkungan rumah dan
Penjangkauan akses yang terdiri atas : Imunisasi, Gizi, tablet tambah darah di posyandu.

Kader Posyandu kini memiliki tugas krusial untuk mendeteksi risiko stunting sejak dini, memberikan pendidikan nutrisi, dan menghubungkan keluarga dengan fasilitas kesehatan.

Tindakan Praktis Mencegah Stunting di Rumah

Mencegah stunting tidak perlu menunggu inisiatif besar. Langkah sederhana di rumah dapat membawa dampak signifikan:

Pastikan ibu hamil makan makanan seimbang dan rutin kontrol kehamilan.
Berikan ASI eksklusif selama 6 bulan, kemudian lanjutkan dengan MP-ASI yang bergizi dan aman.
Gunakan air bersih dan pertahankan kebersihan rumah.
Monitor berat dan tinggi anak di Posyandu bulanan.
Libatkan ayah dan keluarga dalam mendukung nutrisi serta pengasuhan anak.

Kerja Sama Adalah Solusi Utama

Penurunan stunting bukan hanya tugas tenaga medis. Pemerintah daerah, pemimpin masyarakat, institusi pendidikan, dan dunia usaha berperan penting untuk memastikan setiap keluarga mendapat informasi dan bantuan nutrisi yang memadai.

Kolaborasi antar sektor ini menjadi inti Strategi Nasional Percepatan Penurunan Stunting (Stranas Stunting) yang dicanangkan pemerintah.

Anak Sehat, Bangsa Tangguh

Investasi terbaik untuk generasi mendatang adalah memastikan setiap anak Indonesia tumbuh sehat, pintar, dan produktif. Mencegah stunting berarti melindungi kualitas manusia Indonesia agar siap menghadapi tantangan masa depan.

“Cegah stunting mulai sekarang. Sebab, masa depan bangsa berasal dari anak sehat saat ini.” (***)

 

Penulis : Jessica Elizabeth

Redaktur : Marthen Moru

Sumber:

Perpres No. 72 Tahun 2021

Kementerian Kesehatan RI

Permendagri No. 13 Tahun 2024

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Polres Mimika Musnahkan 1.856 Liter Sopi, Hasil Operasi Tiga Bulan di Pelabuhan Poumako

Polres Mimika Musnahkan 1.856 Liter Sopi, Hasil Operasi Tiga Bulan di Pelabuhan Poumako

23 Oktober 2026
Satgas Damai Cartenz Tangkap Buronan Kasus Penganiayaan Berat di Puncak Jaya

Satgas Damai Cartenz Tangkap Buronan Kasus Penganiayaan Berat di Puncak Jaya

23 Oktober 2026
Dinsos Mimika Sosialisasikan Kampung Siaga Bencana

Dinsos Mimika Sosialisasikan Kampung Siaga Bencana

23 Oktober 2026
Pemkab Mimika tetapkan Jadwal Libur dan Cuti Bersama Mimika Oktober–Desember 2026

Pemkab Mimika tetapkan Jadwal Libur dan Cuti Bersama Mimika Oktober–Desember 2026

23 Oktober 2026
Dinkes Mimika Matangkan Draf SK Bupati tentang GERMAS dan PHBS

Dinkes Mimika Matangkan Draf SK Bupati tentang GERMAS dan PHBS

23 Oktober 2026
PUPR Mimika Perbaiki Jalan Hasanuddin Menyusul Keluhan Warga

PUPR Mimika Perbaiki Jalan Hasanuddin Menyusul Keluhan Warga

23 Oktober 2026

POPULER

  • Pastor Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Dasar Kolam Renang Kuala Kencana, Nyawanya Tak Tertolong

    Pastor Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Dasar Kolam Renang Kuala Kencana, Nyawanya Tak Tertolong

    650 shares
    Bagikan 260 Tweet 163
  • Gaji ASN Lewat Kopdes, BPKAD Mimika Tunggu Aturan Resmi

    627 shares
    Bagikan 251 Tweet 157
  • Kajian Dokumen Lemasa Belum Tuntas, Sem Bukaleng Minta Kepastian

    530 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • DPMK Mimika Dorong 133 Kampung Susun Program Prioritas 2027

    530 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • Pemkab Mimika tetapkan Jadwal Libur dan Cuti Bersama Mimika Oktober–Desember 2026

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
  • Freeport Gelar IFRC 2026 di Mimika, 17 Tim Adu Kemampuan

    527 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Waspada Kabut Asap Karhutla dan El Niño

    527 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
Next Post
Lantik Kepala Kantor Kemenag Nabire dan Pania, Klemens Taran: Perkuat Kinerja Pelayanan Publik

Lantik Kepala Kantor Kemenag Nabire dan Pania, Klemens Taran: Perkuat Kinerja Pelayanan Publik

20 Pelajar SMA dan SMK Dogiyai Wakili Provinsi Papua Tengah di Indonesia-Pacific Cultural Synergy 2025

20 Pelajar SMA dan SMK Dogiyai Wakili Provinsi Papua Tengah di Indonesia-Pacific Cultural Synergy 2025

Blok Kasuri Akan Produksi Gas Hingga 300 MMSCFD, Siap Jadi Mesin Ekonomi Baru Papua Barat

Blok Kasuri Akan Produksi Gas Hingga 300 MMSCFD, Siap Jadi Mesin Ekonomi Baru Papua Barat

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id