“Jangan pernah berhenti untuk berbuat baik dan meningkatkan mutu pendidikan di tanah Papua. Saya yakin bahwa bapak dan ibu adalah orang-orang hebat yang dipakai Tuhan untuk mendidik anak-anak Papua dengan cinta dan kasih”.
JAYAPURA, Koranpapua.id– Direktorat Jenderal (Ditjen) Bimas Kristen, Kementerian Agama RI, berkomitmen dan memiliki kepedulian yang besar terhadap guru, baik dalam hal peningkatan kompetensi maupun kesejahteraan.
Hal itu mengingat peran guru sangat penting dalam pembentukan karakter dan menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) generasi Papua yang berkualitas.
“Guru adalah ujung tombak dalam pembentukan karakter dan iman generasi muda Kristen,” ujar Jeane Marie Tulung, Ditjen Bimas Kristen ketika memberikan pembinaan bagi para guru satuan pendidikan keagamaan Kristen dan guru pendidikan agama Kristen di Jayapura, Jumat 31 Oktober 2025.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Bidang Pendidikan Kristen Kanwil Kementerian Agama Provinsi Papua, diikuti oleh lebih dari 80 guru dari berbagai satuan pendidikan di Kabupaten Jayapura.
Jeane Marie dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa, pembinaan semacam ini diharapkan dapat memperkuat semangat dan dedikasi para guru dalam melaksanakan tugas mulia sebagai pendidik.
Pembinaan ini juga sekaligus menjadi wadah untuk saling berbagi pengalaman dan memperluas wawasan pendidikan Kristen di tanah Papua.
“Jangan pernah berhenti untuk berbuat baik dan meningkatkan mutu pendidikan di tanah Papua. Saya yakin bahwa bapak dan ibu adalah orang-orang hebat yang dipakai Tuhan untuk mendidik anak-anak Papua dengan cinta dan kasih,” ungkap Jeane Marie.
“Sesuai dengan kurikulum berbasis cinta yang dicanangkan oleh Menteri Agama kita, marilah kita menebarkan cinta kasih itu melalui dunia pendidikan agar nama Tuhan selalu dimuliakan,” imbuhnya.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata perhatian pemerintah melalui Ditjen Bimas Kristen terhadap peningkatan kualitas SDM di bidang pendidikan agama Kristen, khususnya di wilayah timur Indonesia. (Redaksi)










