ADVERTISEMENT
Selasa, Agustus 18, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

Dukung Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting di Mimika, WVI Bahas Kode Anggaran Bersama Pendamping Enam Distrik

24 Oktober 2025
0
Dukung Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting di Mimika, WVI Bahas Kode Anggaran Bersama Pendamping Enam Distrik

Foto Bersama Plt Asisten II Setda Mimika Frans Kambu didampingi oleh perwakilan dari Wahana Visi Indonesia, PT Freeport Indonesia, Dinas Kesehatan kabupaten Mimika serta para pendamping Distrik dan Kampung (foto: redaksikoranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

Menurutnya, pemerintah kampung memiliki peran yang sangat penting dan strategis. Karenanya, dana kampung yang setiap tahun diterima, tidak hanya untuk pembangunan fisik.

TIMIKA, Koranpapua.id- Wahana Visi Indonesia (WVI), salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang bergerak di bidang kesehatan, terus bergandengan tangan dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika, untuk mendukung percepatan pencegahan dan penurunan stunting di wilayah itu.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah membahas kode anggaran untuk kegiatan penurunan stunting, dengan melibatkan pendamping tingkat kampung di enam distrik dalam wilayah Mimika.

ADVERTISEMENT

Kegiatan pendampingan yang dibuka oleh Frans Kambu, Plt Asisten II Setda Mimika di salah satu hotel di Timika, Kamis 23 Oktober, dihadiri pendamping dari Distrik Mimika Baru, Wania, Mimika Tengah, Mimika Barat, Mimika Timur dan Timur Jauh.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Hadir juga dalam kegiatan perwakilan dari berbagai instasi lintas sekotor, termasuk PT Freeport Indonesia (PTFI) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Mimika.

Baca Juga

50 Tahun Mapurujaya, Ribuan Warga Meriahkan Karnaval Nusantara

Merah Putih Berkibar di Agandugume, Warga Rayakan Kemerdekaan dalam Suasana Damai

Frans Kambu, Plt Asisten II Setda Mimika dalam kesempatan itu menegaskan bahwa, stunting bukan hanya persoalan gizi semata, tetapi merupakan isu pembangunan manusia yang mencakup aspek kesehatan, pendidikan, sanitasi, air bersih, dan ketahanan pangan keluarga.

Karena itu, penanganan stunting harus dilakukan secara konvergen, terintegrasi, dan berkelanjutan oleh seluruh perangkat daerah dan mitra terkait.

“Mari kita memastikan bahwa setiap program dan kegiatan yang berkontribusi terhadap percepatan penurunan stunting, memiliki kejelasan dalam perencanaan dan penganggarannya, melalui kode rekening yang tepat di masing-masing OPD,” ajak Frans.

Dikatakan, dengan perencanaan dan penganggaran yang tepat, maka akan menghindari tumpang tindih, sehingga dukungan anggaran lintas sektor dapat terukur dan terdokumentasi dengan baik.

Menurutnya, pemerintah kampung memiliki peran yang sangat penting dan strategis. Karenanya, dana kampung yang setiap tahun diterima, tidak hanya untuk pembangunan fisik.

Tetapi juga untuk mendanai program pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) termasuk kegiatan pencegahan stunting.

“Saya berharap setiap kepala kampung dan perangkatnya memahami cara menyusun dan menempatkan kode anggaran kegiatan pencegahan stunting di dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Kampung (APBK) dengan tepat,” pesannya.

Langkah ini dinilai sangat penting agar program kampung yang mendukung penurunan stunting dapat tercatat, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Kita semua pendamping distrik dan kampung untuk memperhatikan program ini sebagai ujung tombak pembangunan,” ujarnya.

Frans menambahkan, pemerintah kampung memiliki peran penting dalam memastikan integresi gizi sensitif dan spefisik, benar-benar sampai kepada keluarga, rumah tangga dan sasaran.

Meski demikian, Frans mengakui bahwa dalam prakteknya masih ditemui sejumlah tantangan.

Diantaranya masih terdapat keterbatasan pemahaman aparatur distrik dan kampung terkait kode anggaran stunting dalam dokumen perencanaan dan APBK.

Kondisi ini berdampak pada belumnya optimal alokasi anggaran di distrik dan kampung dalam mendukung upaya penurunan stunting.

Untuk menjawab kebutuhan tersebut perlu dilakukan kegiatan khusus kode anggaran stunting yang melibatkan tim pendamping kampung, dan unsur distrik.

Ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas dalam memahami mengidentifikasi serta implementasi program kegiatan dan mendukung percepatan penurunan stunting dengan menggunakan kode anggaran yang tepat.

“Dengan kegiatan ini saya harapkan ada suatu pemahaman antara kampung, pendamping, dan distrik sehingga pengelolahan anggaran lebih terarah, transparan dan berdampak nyata pada percepatan penurunan stunting di tingkat lokal,” imbuhnya. (*)

Penulis: Djesica Putri

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

50 Tahun Mapurujaya, Ribuan Warga Meriahkan Karnaval Nusantara

50 Tahun Mapurujaya, Ribuan Warga Meriahkan Karnaval Nusantara

18 Agustus 2026
Merah Putih Berkibar di Agandugume, Warga Rayakan Kemerdekaan dalam Suasana Damai

Merah Putih Berkibar di Agandugume, Warga Rayakan Kemerdekaan dalam Suasana Damai

18 Agustus 2026
Berbulan-bulan Diusut, Dugaan Korupsi Lahan 150 Hektar di Mimika Belum Tetapkan Tersangka

Berbulan-bulan Diusut, Dugaan Korupsi Lahan 150 Hektar di Mimika Belum Tetapkan Tersangka

18 Agustus 2026
HUT Ke-81 RI, 232 Warga Binaan Lapas Timika Terima Remisi

HUT Ke-81 RI, 232 Warga Binaan Lapas Timika Terima Remisi

18 Agustus 2026
Harga Cabai di Pasar Sentral Timika Turun Rp25.000 per Kilogram

Harga Cabai di Pasar Sentral Timika Turun Rp25.000 per Kilogram

18 Agustus 2026
Dari Timika untuk Flores, Warga Galang Bantuan di Tengah Pesta Kemerdekaan

Dari Timika untuk Flores, Warga Galang Bantuan di Tengah Pesta Kemerdekaan

18 Agustus 2026

POPULER

  • Percepat Pembangunan Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Tengah, Pempus Gelontorkan Rp 355,36 Miliar 

    Percepat Pembangunan Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Tengah, Pempus Gelontorkan Rp 355,36 Miliar 

    916 shares
    Bagikan 366 Tweet 229
  • Rencana Kacaukan Upacara HUT ke-81 RI, Tiga Anggota OPM Tewas Diterjang Peluru TNI, Amankan Delapan Senjata Api 

    703 shares
    Bagikan 281 Tweet 176
  • Kontak Tembak di Jila-Mimika, Satu Prajurit TNI Gugur, Dua Terluka

    610 shares
    Bagikan 244 Tweet 153
  • YPMAK Dorong Pokja Tinggalkan Program Padat Karya, Fokus ke Usaha Produktif dan Berkelanjutan

    579 shares
    Bagikan 232 Tweet 145
  • “Kami Siap Perang” KKB Ingatkan Tidak Boleh Gelar Perayaan HUT RI ke-81 di Kota Wamena

    681 shares
    Bagikan 272 Tweet 170
  • Awalnya Sempat Pesimis: Gladys Manuella Aibekob, Wakili Papua Tengah Kibarkan Merah Putih di Istana Negara 

    558 shares
    Bagikan 223 Tweet 140
  • 13 Kantor Pemerintah di Puncak Dirusak dan Dibakar: Komisi II DPR RI  Desak Mendagri segera Turun Tangan 

    558 shares
    Bagikan 223 Tweet 140
Next Post
2.580 Ekor Karaka Asal Timika Dikirim ke Singapura Melalui Bandara Mozes Kilangin

2.580 Ekor Karaka Asal Timika Dikirim ke Singapura Melalui Bandara Mozes Kilangin

Kabar Duka! Teror KKB di Yahukimo Enam Bulan Terakhir Tewaskan 34 Orang

Kabar Duka! Teror KKB di Yahukimo Enam Bulan Terakhir Tewaskan 34 Orang

ASN Pemkab Mimika Didorong Tanamkan Nilai Bela Negara dalam Pengabdian Profesi

ASN Pemkab Mimika Didorong Tanamkan Nilai Bela Negara dalam Pengabdian Profesi

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id