ADVERTISEMENT
Senin, Agustus 17, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

Fluktuasi Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Sentral Timika, Pedagang Minta Pemerintah Jaga Stabilitas

23 Oktober 2025
0
Fluktuasi Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Sentral Timika, Pedagang Minta Pemerintah Jaga Stabilitas

Sejumlah komoditas yang dijual di pasar sentral Timika. (foto:Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

“Pasar murah ada terus. Sedangkan kita yang bayar pajak hari-hari bagaimana itu? Sedangkan pasar murah kan enggak bayar pajak. Kita ini hari-hari apalagi sekarang kan kita bayar pajak”.

TIMIKA, Koranpapua.id– Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Sentral Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah mengalami fluktuasi dalam beberapa hari terakhir.

Beberapa komoditas seperti cabai dan kol mengalami penurunan harga, sementara tomat dan jeruk justru naik karena pasokan yang terbatas.

ADVERTISEMENT

Salah satu pedagang di Pasar Sentral Timika, ibu Ece, mengungkapkan bahwa harga cabai rawit kecil kini turun menjadi Rp80.000 per kilogram.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Sekarang rica (cabai) agak turun. Kita jualkan Rp80 ribu per kilo. Sebelumnya kemarin itu masih kita jual 100 ribu, 90 ribu, sekarang turun 80 ribu. Kalau ada kiriman masuk ya langsung turun, kalau tidak ada, naik lagi,” ujarnya Kamis 23 Oktober 2025.

Baca Juga

HUT ke-81 RI, Johannes Rettob: Pesta Rakyat Bukan Kemewahan, Tapi Momentum Pemerintah Bersama Masyarakat

Kontak Tembak di Jila-Mimika, Satu Prajurit TNI Gugur, Dua Terluka

Sementara itu, untuk cabai keriting, harga masih stabil di kisaran Rp90.000–Rp100.000 per kilogram. “Kalau itu tidak pernah murah, tetap saja kita jual 90 ribu, 100 ribu. Dari dulu itu jarang turun harga,” katanya.

Untuk cabai hijau, harga lebih murah, hanya sekitar Rp60.000–Rp70.000 per kilogram, sedangkan cabai merah besar turun menjadi Rp80.000 per kilogram dari sebelumnya Rp100.000.

“Sekarang agak turun harga juga. Tinggal 80 ribu kita ecer. Sebelumnya kemarin itu sama dengan ini, 100 ribu, sekarang dia turun harga,” jelasnya.

Berbeda dengan cabai, tomat merah justru naik harga, para pedagang menjual dengan harga Rp35.000 perkilogram dikarenakan kurangnya ketersediaan di pasar.

“Tomat sekarang lagi naik. Sekarang kita ecer 35 ribu. Sebelumnya kita ecer 30 ribu, 25 ribu dan sekarang 35 ribu. Tomat kosong sekarang,” kata Ibu Ece.

Namun, untuk jenis tomat bunga, harga kini justru turun menjadi Rp40.000 per kilogram karena pasokan melimpah.

“Itu tomat bunga sekarang murah. Biasanya kita jual 70 ribu, 80 ribu, sekarang tinggal 40 ribu per kilo kita jualkan. Karena sudah banyak di sini. Dulu paling susah sekali,” pungkasnya.

Untuk bawang putih dan bawang merah, pedagang menjual dengan harga relatif stabil di kisaran Rp55.000–Rp60.000 per kilogram.

Disamping itu, ibu Ece juga menyoroti maraknya pasar murah yang menurutnya berdampak pada pedagang tradisional.

“Pasar murah ada terus. Sedangkan kita yang bayar pajak hari-hari bagaimana itu? Sedangkan pasar murah kan enggak bayar pajak. Kita ini hari-hari apalagi sekarang kan naik kita bayar pajak,” ujarnya dengan nada kecewa.

Meski begitu, ia berharap pemerintah dapat menjaga kestabilan harga dan pemerataan pasokan barang agar aktivitas jual beli di pasar tradisional tetap ramai.

“Kita harap harga bisa stabil saja. Jangan sampai naik turun terus, karena pembeli juga susah kalau harga tidak menentu,” tutur ibu Ece. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Satgas Pasgat Tanamkan Semangat Perjuangan dan Cinta Tanah Air pada Generasi Muda di Pegunungan Bintang 

Satgas Pasgat Tanamkan Semangat Perjuangan dan Cinta Tanah Air pada Generasi Muda di Pegunungan Bintang 

17 Agustus 2026
Konsep Otomatis

HUT ke-81 RI, Johannes Rettob: Pesta Rakyat Bukan Kemewahan, Tapi Momentum Pemerintah Bersama Masyarakat

17 Agustus 2026
Konsep Otomatis

Kontak Tembak di Jila-Mimika, Satu Prajurit TNI Gugur, Dua Terluka

17 Agustus 2026
HUT ke-81 RI di Mimika: Johannes Rettob Sebut Perjuangan Hari Ini Bukan Lagi Mengangkat Senjata, Tapi Membangun Mimika

HUT ke-81 RI di Mimika: Johannes Rettob Sebut Perjuangan Hari Ini Bukan Lagi Mengangkat Senjata, Tapi Membangun Mimika

17 Agustus 2026
PEPC Region 4 Zona 14 Mencacat Sumur Baru di Papua Lampaui Target, Produksi 369 BOPD

PEPC Region 4 Zona 14 Mencacat Sumur Baru di Papua Lampaui Target, Produksi 369 BOPD

17 Agustus 2026
Rencana Kacaukan Upacara HUT ke-81 RI, Tiga Anggota OPM Tewas Diterjang Peluru TNI, Amankan Delapan Senjata Api 

Rencana Kacaukan Upacara HUT ke-81 RI, Tiga Anggota OPM Tewas Diterjang Peluru TNI, Amankan Delapan Senjata Api 

17 Agustus 2026

POPULER

  • Percepat Pembangunan Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Tengah, Pempus Gelontorkan Rp 355,36 Miliar 

    Percepat Pembangunan Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Tengah, Pempus Gelontorkan Rp 355,36 Miliar 

    912 shares
    Bagikan 365 Tweet 228
  • Rencana Kacaukan Upacara HUT ke-81 RI, Tiga Anggota OPM Tewas Diterjang Peluru TNI, Amankan Delapan Senjata Api 

    655 shares
    Bagikan 262 Tweet 164
  • “Kami Siap Perang” KKB Ingatkan Tidak Boleh Gelar Perayaan HUT RI ke-81 di Kota Wamena

    680 shares
    Bagikan 272 Tweet 170
  • Aksi Gerakan Seribu Rupiah: Dinsos Mimika Minta Rekomendasi, APELCAMI Pertanyakan Dasar Hukumnya 

    590 shares
    Bagikan 236 Tweet 148
  • Kontak Tembak di Jila-Mimika, Satu Prajurit TNI Gugur, Dua Terluka

    586 shares
    Bagikan 234 Tweet 147
  • YPMAK Dorong Pokja Tinggalkan Program Padat Karya, Fokus ke Usaha Produktif dan Berkelanjutan

    575 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • 13 Kantor Pemerintah di Puncak Dirusak dan Dibakar: Komisi II DPR RI  Desak Mendagri segera Turun Tangan 

    558 shares
    Bagikan 223 Tweet 140
Next Post
Kemenhub Diminta Terbitkan Izin Penerbangan Maskapai Full Service ke Nabire

Kemenhub Diminta Terbitkan Izin Penerbangan Maskapai Full Service ke Nabire

Pemusnahan Mahkota Burung Cenderawasih, Kemenhut RI Sampaikan Permohonan Maaf kepada Masyarakat Papua

Pemusnahan Mahkota Burung Cenderawasih, Kemenhut RI Sampaikan Permohonan Maaf kepada Masyarakat Papua

Dukung Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting di Mimika, WVI Bahas Kode Anggaran Bersama Pendamping Enam Distrik

Dukung Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting di Mimika, WVI Bahas Kode Anggaran Bersama Pendamping Enam Distrik

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id