ADVERTISEMENT
Kamis, Juli 2, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

Fluktuasi Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Sentral Timika, Pedagang Minta Pemerintah Jaga Stabilitas

23 Oktober 2025
0
Fluktuasi Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Sentral Timika, Pedagang Minta Pemerintah Jaga Stabilitas

Sejumlah komoditas yang dijual di pasar sentral Timika. (foto:Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

“Pasar murah ada terus. Sedangkan kita yang bayar pajak hari-hari bagaimana itu? Sedangkan pasar murah kan enggak bayar pajak. Kita ini hari-hari apalagi sekarang kan kita bayar pajak”.

TIMIKA, Koranpapua.id– Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Sentral Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah mengalami fluktuasi dalam beberapa hari terakhir.

Beberapa komoditas seperti cabai dan kol mengalami penurunan harga, sementara tomat dan jeruk justru naik karena pasokan yang terbatas.

ADVERTISEMENT

Salah satu pedagang di Pasar Sentral Timika, ibu Ece, mengungkapkan bahwa harga cabai rawit kecil kini turun menjadi Rp80.000 per kilogram.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Sekarang rica (cabai) agak turun. Kita jualkan Rp80 ribu per kilo. Sebelumnya kemarin itu masih kita jual 100 ribu, 90 ribu, sekarang turun 80 ribu. Kalau ada kiriman masuk ya langsung turun, kalau tidak ada, naik lagi,” ujarnya Kamis 23 Oktober 2025.

Baca Juga

30 Dosen dan Tenaga Ahli UNJ Tiba di Mappi, Siap Tingkatkan Kompetensi 1.000 Guru 3T

Ini Identitas Pilot Amerika yang Tewas dalam Pembakaran Pesawat di Bandara Ipdeheik

Sementara itu, untuk cabai keriting, harga masih stabil di kisaran Rp90.000–Rp100.000 per kilogram. “Kalau itu tidak pernah murah, tetap saja kita jual 90 ribu, 100 ribu. Dari dulu itu jarang turun harga,” katanya.

Untuk cabai hijau, harga lebih murah, hanya sekitar Rp60.000–Rp70.000 per kilogram, sedangkan cabai merah besar turun menjadi Rp80.000 per kilogram dari sebelumnya Rp100.000.

“Sekarang agak turun harga juga. Tinggal 80 ribu kita ecer. Sebelumnya kemarin itu sama dengan ini, 100 ribu, sekarang dia turun harga,” jelasnya.

Berbeda dengan cabai, tomat merah justru naik harga, para pedagang menjual dengan harga Rp35.000 perkilogram dikarenakan kurangnya ketersediaan di pasar.

“Tomat sekarang lagi naik. Sekarang kita ecer 35 ribu. Sebelumnya kita ecer 30 ribu, 25 ribu dan sekarang 35 ribu. Tomat kosong sekarang,” kata Ibu Ece.

Namun, untuk jenis tomat bunga, harga kini justru turun menjadi Rp40.000 per kilogram karena pasokan melimpah.

“Itu tomat bunga sekarang murah. Biasanya kita jual 70 ribu, 80 ribu, sekarang tinggal 40 ribu per kilo kita jualkan. Karena sudah banyak di sini. Dulu paling susah sekali,” pungkasnya.

Untuk bawang putih dan bawang merah, pedagang menjual dengan harga relatif stabil di kisaran Rp55.000–Rp60.000 per kilogram.

Disamping itu, ibu Ece juga menyoroti maraknya pasar murah yang menurutnya berdampak pada pedagang tradisional.

“Pasar murah ada terus. Sedangkan kita yang bayar pajak hari-hari bagaimana itu? Sedangkan pasar murah kan enggak bayar pajak. Kita ini hari-hari apalagi sekarang kan naik kita bayar pajak,” ujarnya dengan nada kecewa.

Meski begitu, ia berharap pemerintah dapat menjaga kestabilan harga dan pemerataan pasokan barang agar aktivitas jual beli di pasar tradisional tetap ramai.

“Kita harap harga bisa stabil saja. Jangan sampai naik turun terus, karena pembeli juga susah kalau harga tidak menentu,” tutur ibu Ece. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

30 Dosen dan Tenaga Ahli UNJ Tiba di Mappi, Siap Tingkatkan Kompetensi 1.000 Guru 3T

30 Dosen dan Tenaga Ahli UNJ Tiba di Mappi, Siap Tingkatkan Kompetensi 1.000 Guru 3T

2 Juli 2026
Ini Identitas Pilot Amerika yang Tewas dalam Pembakaran Pesawat di Bandara Ipdeheik

Ini Identitas Pilot Amerika yang Tewas dalam Pembakaran Pesawat di Bandara Ipdeheik

2 Juli 2026
Pesawat yang Dibakar di Yahukimo Jenis Pilatus, Terbang untuk Misi Kemanusian, Pilot Dilaporkan Tewas

Pesawat yang Dibakar di Yahukimo Jenis Pilatus, Terbang untuk Misi Kemanusian, Pilot Dilaporkan Tewas

2 Juli 2026
Peringati 55 Tahun Proklamasi, Aliansi Mahasiswa Papua Tuntut Penghentian PSN dan Kembalikan Militer ke Barak

Peringati 55 Tahun Proklamasi, Aliansi Mahasiswa Papua Tuntut Penghentian PSN dan Kembalikan Militer ke Barak

2 Juli 2026
Konsep Otomatis

Dana Desa Tahap I Rp24,5 Miliar Cair, Disalurkan untuk 133 Kampung di Mimika

2 Juli 2026
Konsep Otomatis

Dr. Abraham Kateyau Ingatkan Kepala Kampung Jalankan Amanah dengan Baik, Tim Evaluasi Masih Bekerja

2 Juli 2026

POPULER

  • Jabatan Kapolres Mimika Dirotasi, AKBP Alredo Agustinus Rumbiak Gantikan AKBP Billyandha

    Jabatan Kapolres Mimika Dirotasi, AKBP Alredo Agustinus Rumbiak Gantikan AKBP Billyandha

    612 shares
    Bagikan 245 Tweet 153
  • Merah Putih Berkibar di Puncak Jaya: Dukungan Satgas Pasgat Antarkan Lima Simpatisan kembali ke NKRI

    561 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • SMK Negeri 6 Mimika: Sekolah Gratis dengan Empat Program Unggulan, Pendaftaran Hingga 10 Juli

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • Remaja 14 Tahun Asal Jawa Barat Diduga Dieksploitasi Jadi Pekerja Seks di Lokalisasi Kilometer 10

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
  • Pertamina Berlakukan Harga Terbaru BBM Non-Subsidi di Papua-Maluku, Berikut Daftarnya

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Pendeta GKI Tewas di Intan Jaya, Menham Minta Panglima TNI dan Kapolri Kendalikan Anggotanya

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Warga Flobamora di Nawaripi Panen Padi, Dukung Pengembangan Sektor Pertanian Mimika

    541 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
Next Post
Kemenhub Diminta Terbitkan Izin Penerbangan Maskapai Full Service ke Nabire

Kemenhub Diminta Terbitkan Izin Penerbangan Maskapai Full Service ke Nabire

Pemusnahan Mahkota Burung Cenderawasih, Kemenhut RI Sampaikan Permohonan Maaf kepada Masyarakat Papua

Pemusnahan Mahkota Burung Cenderawasih, Kemenhut RI Sampaikan Permohonan Maaf kepada Masyarakat Papua

Dukung Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting di Mimika, WVI Bahas Kode Anggaran Bersama Pendamping Enam Distrik

Dukung Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting di Mimika, WVI Bahas Kode Anggaran Bersama Pendamping Enam Distrik

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id