ADVERTISEMENT
Selasa, April 28, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kepolisian

Insiden Penembakan Rombongan Kapolda Papua Tengah, AKP Hardiman Terluka, TPNPB-OPM Nyatakan Bertanggungjawab

19 Oktober 2025
0
Amunisi yang Dilepaskan TNI Tewaskan Tiga Anggota OPM di Puncak, Satunya Masuk DPO Polres Mimika

Ilustrasi Penembakan.(foto:Ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

“Tinggal satu yang kemungkinan kita akan rujuk ke Jayapura, karena proyektilnya sebagian sudah berhasil dikeluarkan, sebagian masih bersarang di tulang bahu sebelah kiri”.

NABIRE, Koranpapua.id- Penembakan terhafap rombongan Kapolda Papua Tengah Brigjen Alfred Papare pada Jumat 17 Oktober 2025, mengakibatkan empat anggota polisi terluka.

Satu diantaranya adalah AKP Hardiman, Kasat Narkoba Polres Nabire yang terkena serpihan proyektil di bagian kepala.

ADVERTISEMENT

AKBP Samuel Taritatu, Kapolres Nabire mengatakan, pelaku penembakan yang terjadi di wilayah Distrik Nabire Barat itu, di wilayah Distrik Nabire Barat itu, dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Aibon Kogoya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Kami disanggong, namun mengenai barisan mobil yang paling belakang,” kata AKBP Samuel Taritatu dalam keterangannya, Minggu 19 Oktober 2025.

Baca Juga

Unjuk Rasa di DPRP Papua Tengah, Mahasiswa Desak Pempus Tarik Pasukan Non Organik

Polsek Mimika Baru Edukasi Anti-Bullying, Tekankan Disiplin Sejak Dini

Dikatakan, tembakan KKB mengenai dua mobil yang berada dalam rombongan. Salah satu mobil yang ditumpangi empat personel kepolisian terkena tembakan.

“Itu mengenai mobil dinas Koramil namun tidak terdapat luka dari anggota Koramil dan juga mengenai mobil paling belakang, mobil Avanza hitam yang di dalamnya terkena anggota kami empat orang,” jelasnya.

“Salah satunya pak Kasat Narkoba kena serpihan peluru di kepala bagian kanan dan juga dua anggota juga kena serpihan di belakang kepala, dan satu kena di bahu sebelah kiri,” bebernya.

Para korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nabire. Salah satu korban rencananya akan dirujuk ke rumah sakit di Jayapura untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

“Tinggal satu yang kemungkinan kita akan rujuk ke Jayapura, karena proyektilnya sebagian sudah berhasil dikeluarkan, sebagian masih bersarang di tulang bahu sebelah kiri,” ucap Samuel.

Seperti diketahui, KKB lebih dulu melakukan penyerangan terhadap warga sipil di Kali Semen, Wadio Atas, Distrik Nabire Barat, Nabire, Jumat (17/10) sekitar pukul 10.00 WIT. KKB menembak mobil yang melintas di lokasi.

“Kendaraan jenis Hilux yang digunakan para korban ditemukan dalam kondisi rusak berat dengan banyak lubang bekas tembakan,” ucap Brigjen Faizal Ramadhani, Kepala Operasi Damai Cartenz, dalam keterangannya, Jumat 17 Oktober 2025.

Faizal menuturkan, pelaku penembakan merupakan KKB pimpinan Aibon Kogoya. Perbuatan pelaku mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan empat orang luka-luka.

TPNPB-OPM Mengaku Bertanggung Jawab

Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengaku bertanggung jawab atas penembakan terhadap rombongan Kapolda Papua Tengah di Kabupaten Nabire.

Pernyataan itu disampaikan melalui juru bicara TPNPB, Sebby Sambom, pada siaran pers yang diterima media, Minggu 19 Oktober 2025.

Melalui siaran pers dari manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB, laporan diterima dari TPNPB Kodap VIII Intan Jaya di bawah pimpinan Mayor Aibon Kogoya.

Dalam pernyataannya disebutkan penyerangan di Kali Semen, Nabire, menyebabkan satu warga sipil tewas dan beberapa orang terluka, serta sejumlah kendaraan mengalami kerusakan akibat tembakan.

TPNPB-OPM juga menyebut empat anggota aparat mengalami luka tembak saat rombongan Kapolda meninjau lokasi insiden.

Dalam siaran persnya, TPNPB-OPM menegaskan sejumlah tuntutan dan ancaman yang ditujukan kepada aparat serta warga yang dianggap berpihak pada pemerintah.

Pernyataan itu memuat ancaman terhadap individu dan kelompok tertentu serta imbauan yang menurut mereka menjadi aturan wilayah operasi.

Termasuk klaim tentang kewajiban membuka kaca mobil dan melepas helm bagi pengendara asli Papua yang melintas di jalan Trans Nabire. (*)

Penulis: Jessica Putri

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Unjuk Rasa di DPRP Papua Tengah, Mahasiswa Desak Pempus Tarik Pasukan Non Organik

Unjuk Rasa di DPRP Papua Tengah, Mahasiswa Desak Pempus Tarik Pasukan Non Organik

27 April 2026
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Menteri Agama Dukung Kesuksesan Pesparani IV Papua Barat

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Menteri Agama Dukung Kesuksesan Pesparani IV Papua Barat

27 April 2026
Polsek Mimika Baru Edukasi Anti-Bullying, Tekankan Disiplin Sejak Dini

Polsek Mimika Baru Edukasi Anti-Bullying, Tekankan Disiplin Sejak Dini

27 April 2026
Jalan Banti-Kimbeli Terputus Total, Pemkab Mimika dan Freeport Koordinasi Lakukan Perbaikan

Jalan Banti-Kimbeli Terputus Total, Pemkab Mimika dan Freeport Koordinasi Lakukan Perbaikan

27 April 2026
Kendaraan Dinas Harus Dikembalikan, Instruksi Bupati Mimika Diabaikan

Kendaraan Dinas Harus Dikembalikan, Instruksi Bupati Mimika Diabaikan

27 April 2026
Kementerian PKP RI Hadirkan 3.000 Unit Hunian Layak di Papua

Kementerian PKP RI Hadirkan 3.000 Unit Hunian Layak di Papua

27 April 2026

POPULER

  • Atasi Ketimpangan Tenaga Pengajar, Disdik Mimika Atur Penempatan Guru Demi Pemerataan

    Atasi Ketimpangan Tenaga Pengajar, Disdik Mimika Atur Penempatan Guru Demi Pemerataan

    633 shares
    Bagikan 253 Tweet 158
  • SK LMHA Belum Bisa Terbit, Bupati Johannes Rettob: Diperbaiki atau Musda Ulang

    589 shares
    Bagikan 236 Tweet 147
  • Yones Yohame Tewas di Depan Rumahnya, Aparat Gabungan Buru Anggota OPM Pelaku Penembakan

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Sekuriti Hotel Rylich Panorama Tewas Ditikam OTK

    542 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • 30 Personel Brimob Dikerahkan Kejar Buronan Kasus Pembunuhan Dua Marinir

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
  • Senator Perempuan di DPR PT Kritik Kunjungan Wapres Gibran ke Tanah Papua

    521 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Karaka Mimika Kuasai Pasar Malaysia dan Singapura, Januari-April 2026 Sumbang Devisa Rp800 Juta

    519 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
Komnas HAM Desak Hentikan Kekerasan Bersenjata yang Belakangan Meningkat di Papua

Komnas HAM Desak Hentikan Kekerasan Bersenjata yang Belakangan Meningkat di Papua

Menhan Kunjungi Keluarga Lettu Fauzi Ahmad, Korban Penembakan KKB Papua, Janjikan Adiknya Jadi Taruna TNI

Menhan Kunjungi Keluarga Lettu Fauzi Ahmad, Korban Penembakan KKB Papua, Janjikan Adiknya Jadi Taruna TNI

Sadis! Seorang Perempuan Tewas Dianiaya KKB

Sadis! Seorang Perempuan Tewas Dianiaya KKB

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id