ADVERTISEMENT
Kamis, Oktober 8, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

TPNPB-OPM Klaim Tanggung Jawab atas Penembakan yang Menewaskan Pratu Haris Umaternate

"Aksi penyerangan pos Yonif 753 kami sudah direncanakan dan sesuai dengan target sehingga kami TPNPB Kodap XV Ngalum Kupel siap bertanggungjawab”.

26 September 2025
0
TPNPB-OPM Klaim Tanggung Jawab atas Penembakan yang Menewaskan Pratu Haris Umaternate

Pasukan TPNPB-OPM Kodap XV Ngalum Kupel di bawah komando Brigjen Lamek Taplo. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

PEGUNUNGAN BINTANG, Koranpapua.id- Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat – Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengklaim bertanggung jawab atas penembakan yang menewaskan Pratu Haris Umaternate.

Penembakan yang terjadi di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, Kamis 25 September 2025 itu, juga melukai dua prajurit TNI di Pos Yonif 753/AVT.

Sebby Sambom,Juru Bicara TPNPB dalam pernyataan menyebutkan, aksi itu dilakukan oleh pasukan TPNPB Kodap XV Ngalum Kupel di bawah komando Brigjen Lamek Taplo.

Menurut pernyataan tersebut, korban yang tewas adalah Pratu Haris Umaternate, yang mengalami luka tembak pada bagian kepala.

Baca Juga

Rumah Sayur GPDP Jemaat Semua Umat Dorong Kemandirian Ekonomi di Mimika

GERMAS Mimika Tak Bisa Jalan Sendiri, Lintas Sektor Diminta Ambil Peran

Sementara dua prajurit TNI lainnya yang mengalami luka tembak yaitu Serda Yulianus Adrianto dan Pratu Hidayat.

“Aksi penyerangan pos Yonif 753 kami sudah direncanakan dan sesuai dengan target sehingga kami TPNPB Kodap XV Ngalum Kupel siap bertanggungjawab,” kata Lamek Taplo dalam siaran pers.

Dalam pernyataan yang berisi ancaman terhadap lalu lintas udara, TPNPB Kodap XV Ngalum Kupel menegaskan kepada pemerintah pusat untuk menghentikan semua penerbangan sipil dan militer di wilayah operasi mereka.

“Jika peringatan ini tidak didengar, maka setiap pesawat dan helikopter yang memasuki wilayah perang kami siap ditembak karena itu bagian dari militer atau musuh,” lanjut Taplo.

TPNPB juga menyatakan bahwa 36 Komando Daerah Pertahanan di seluruh Tanah Papua siap melakukan pertempuran melawan aparat militer Indonesia.

Ia juga menegaskan bahwa kesiapan menembak aparat militer yang memasuki ‘wilayah perang’ dapat dilakukan kapan saja.

Kelompok itu juga menyinggung Panglima TNI dengan meminta menghentikan apa yang mereka sebut sebagai serangan balasan terhadap warga sipil di Kiwirok, dan menantang aparat jika ingin membalas:

“Datang saja langsung ke markas TPNPB, kami siap jemput di lapangan perang,” kata mereka dalam pernyataan itu.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak TNI/Polri yang dapat dikonfirmasi terkait insiden ini maupun klaim TPNPB-OPM. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Rumah Sayur GPDP Jemaat Semua Umat Dorong Kemandirian Ekonomi di Mimika

Rumah Sayur GPDP Jemaat Semua Umat Dorong Kemandirian Ekonomi di Mimika

7 Oktober 2026
Penerima Manfaat YPMAK Buka KSW Laundry Coin, Tawarkan Laundry Mandiri di Timika

Penerima Manfaat YPMAK Buka KSW Laundry Coin, Tawarkan Laundry Mandiri di Timika

7 Oktober 2026
GERMAS Mimika Tak Bisa Jalan Sendiri, Lintas Sektor Diminta Ambil Peran

GERMAS Mimika Tak Bisa Jalan Sendiri, Lintas Sektor Diminta Ambil Peran

7 Oktober 2026
GERMAS Mimika Butuh Kolaborasi Lintas Sektor, Pemkab Dorong Aksi Nyata

GERMAS Mimika Butuh Kolaborasi Lintas Sektor, Pemkab Dorong Aksi Nyata

7 Oktober 2026
200 Butir Amunisi Digagalkan di Perairan Jayapura, Polisi Telusuri Asalnya

200 Butir Amunisi Digagalkan di Perairan Jayapura, Polisi Telusuri Asalnya

7 Oktober 2026
Konflik Fanamo-Omawita, Guru dan Nakes Dievakuasi ke Timika

Konflik Fanamo-Omawita, Guru dan Nakes Dievakuasi ke Timika

7 Oktober 2026

POPULER

  • Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    720 shares
    Bagikan 288 Tweet 180
  • Kasus Investasi Rp1,7 Miliar di Timika, Kuasa Hukum Desak Penyidik Segera Periksa Korban

    592 shares
    Bagikan 237 Tweet 148
  • Pemkab Mimika Tunjuk Pimpinan Sementara Dinkes dan BPBD

    573 shares
    Bagikan 229 Tweet 143
  • Jasad Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Dalam Honda Brio di Kuala Kencana

    556 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Bantah Disebut Hoaks, Kepala BPBD Mimika Ungkap Fakta Air Hujan Berwarna Hitam

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Massa KNPB Geruduk DPRK Mimika, Bawa Sejumlah Tuntutan

    584 shares
    Bagikan 234 Tweet 146
  • Pemkab Mimika Segera Isi Sejumlah Jabatan Kosong, SK Pejabat Diserahkan

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
Next Post
Dorong Eliminasi Malaria, Dinkes Mimika Seminar PHBS Tatanan Rumah Tangga di Enam Distrik

Kasus Perkosaan Anak, Oknum Polisi di Mimika Divonis 18 Tahun Penjara dan Denda Rp5 Miliar

Dua Korban Pembunuhan di Yahukimo Berhasil Dievakuasi ke RSUD Dekai, Polisi Janji Usut Tuntas

Gubernur Meki dan Delapan Bupati Tetapkan Sembilan Program Prioritas, Satgas Korpasgat Kawal Keberangkatan di Puncak Jaya

Gubernur Meki dan Delapan Bupati Tetapkan Sembilan Program Prioritas, Satgas Korpasgat Kawal Keberangkatan di Puncak Jaya

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id