ADVERTISEMENT
Rabu, April 29, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

TPNPB-OPM Klaim Tanggung Jawab atas Penembakan yang Menewaskan Pratu Haris Umaternate

"Aksi penyerangan pos Yonif 753 kami sudah direncanakan dan sesuai dengan target sehingga kami TPNPB Kodap XV Ngalum Kupel siap bertanggungjawab”.

26 September 2025
0
TPNPB-OPM Klaim Tanggung Jawab atas Penembakan yang Menewaskan Pratu Haris Umaternate

Pasukan TPNPB-OPM Kodap XV Ngalum Kupel di bawah komando Brigjen Lamek Taplo. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

PEGUNUNGAN BINTANG, Koranpapua.id- Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat – Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengklaim bertanggung jawab atas penembakan yang menewaskan Pratu Haris Umaternate.

Penembakan yang terjadi di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, Kamis 25 September 2025 itu, juga melukai dua prajurit TNI di Pos Yonif 753/AVT.

ADVERTISEMENT

Sebby Sambom,Juru Bicara TPNPB dalam pernyataan menyebutkan, aksi itu dilakukan oleh pasukan TPNPB Kodap XV Ngalum Kupel di bawah komando Brigjen Lamek Taplo.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Menurut pernyataan tersebut, korban yang tewas adalah Pratu Haris Umaternate, yang mengalami luka tembak pada bagian kepala.

Baca Juga

Empat Bulan, Dua Ton Sopi Tanpa Pemilik Masuk Mimika

RS Waa Banti Terancam Amruk, Pemkab dan Freeport Percepat Penanganan Longsor

Sementara dua prajurit TNI lainnya yang mengalami luka tembak yaitu Serda Yulianus Adrianto dan Pratu Hidayat.

“Aksi penyerangan pos Yonif 753 kami sudah direncanakan dan sesuai dengan target sehingga kami TPNPB Kodap XV Ngalum Kupel siap bertanggungjawab,” kata Lamek Taplo dalam siaran pers.

Dalam pernyataan yang berisi ancaman terhadap lalu lintas udara, TPNPB Kodap XV Ngalum Kupel menegaskan kepada pemerintah pusat untuk menghentikan semua penerbangan sipil dan militer di wilayah operasi mereka.

“Jika peringatan ini tidak didengar, maka setiap pesawat dan helikopter yang memasuki wilayah perang kami siap ditembak karena itu bagian dari militer atau musuh,” lanjut Taplo.

TPNPB juga menyatakan bahwa 36 Komando Daerah Pertahanan di seluruh Tanah Papua siap melakukan pertempuran melawan aparat militer Indonesia.

Ia juga menegaskan bahwa kesiapan menembak aparat militer yang memasuki ‘wilayah perang’ dapat dilakukan kapan saja.

Kelompok itu juga menyinggung Panglima TNI dengan meminta menghentikan apa yang mereka sebut sebagai serangan balasan terhadap warga sipil di Kiwirok, dan menantang aparat jika ingin membalas:

“Datang saja langsung ke markas TPNPB, kami siap jemput di lapangan perang,” kata mereka dalam pernyataan itu.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak TNI/Polri yang dapat dikonfirmasi terkait insiden ini maupun klaim TPNPB-OPM. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Empat Bulan, Dua Ton Sopi Tanpa Pemilik Masuk Mimika

Empat Bulan, Dua Ton Sopi Tanpa Pemilik Masuk Mimika

28 April 2026
KKB Tembak Warga Sipil di Yahukimo, Terluka Bagian Leher, Korban Dirujuk ke Jayapura

KKB Tembak Warga Sipil di Yahukimo, Terluka Bagian Leher, Korban Dirujuk ke Jayapura

28 April 2026
RS Waa Banti Terancam Amruk, Pemkab dan Freeport Percepat Penanganan Longsor

RS Waa Banti Terancam Amruk, Pemkab dan Freeport Percepat Penanganan Longsor

28 April 2026
Riswandy Jemaah Haji Termuda asal Mimika: Usia 18 Tahun, Gantikan Almarhum Ayah

Riswandy Jemaah Haji Termuda asal Mimika: Usia 18 Tahun, Gantikan Almarhum Ayah

28 April 2026
Polda Papua Bongkar Mafia BBM Subsidi, Ini Modus Operandi para Pelaku

Polda Papua Bongkar Mafia BBM Subsidi, Ini Modus Operandi para Pelaku

28 April 2026
Dukung Program Perumahan, Mendagri Ajak Pemda di Papua Perkuat Kolaborasi

Dukung Program Perumahan, Mendagri Ajak Pemda di Papua Perkuat Kolaborasi

28 April 2026

POPULER

  • Atasi Ketimpangan Tenaga Pengajar, Disdik Mimika Atur Penempatan Guru Demi Pemerataan

    Atasi Ketimpangan Tenaga Pengajar, Disdik Mimika Atur Penempatan Guru Demi Pemerataan

    638 shares
    Bagikan 255 Tweet 160
  • Akses Masuk ke Halaman Gereja Katedral Timika Diperketat, Ini Alasannya

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Yones Yohame Tewas di Depan Rumahnya, Aparat Gabungan Buru Anggota OPM Pelaku Penembakan

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Sekuriti Hotel Rylich Panorama Tewas Ditikam OTK

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • 30 Personel Brimob Dikerahkan Kejar Buronan Kasus Pembunuhan Dua Marinir

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
  • SK LMHA Belum Bisa Terbit, Bupati Johannes Rettob: Diperbaiki atau Musda Ulang

    590 shares
    Bagikan 236 Tweet 148
  • Senator Perempuan di DPR PT Kritik Kunjungan Wapres Gibran ke Tanah Papua

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
Next Post
Dorong Eliminasi Malaria, Dinkes Mimika Seminar PHBS Tatanan Rumah Tangga di Enam Distrik

Kasus Perkosaan Anak, Oknum Polisi di Mimika Divonis 18 Tahun Penjara dan Denda Rp5 Miliar

Dua Korban Pembunuhan di Yahukimo Berhasil Dievakuasi ke RSUD Dekai, Polisi Janji Usut Tuntas

Gubernur Meki dan Delapan Bupati Tetapkan Sembilan Program Prioritas, Satgas Korpasgat Kawal Keberangkatan di Puncak Jaya

Gubernur Meki dan Delapan Bupati Tetapkan Sembilan Program Prioritas, Satgas Korpasgat Kawal Keberangkatan di Puncak Jaya

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id