ADVERTISEMENT
Selasa, September 8, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Kasus Tentera Tembak Tentara di Keerom, Belum Diketahui Motifnya, Kapten Jhon Diperiksa Pomdam

Sebagai pemimpin tim, ia memiliki tanggung jawab besar atas anggota-anggota di bawah komandonya, termasuk Praka Petrus Muenda yang kini menjadi korban.

9 September 2025
0
Kasus yang Menewaskan Tobias Silak Dilakukan OTK, Bunyi Tembakan dari Pasar Lama ke Arah Mako Polres Yahukimo

Ilustrasi penembakan.(foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

KEEROM, Koranpapua.id- Masih ingat kasus penembakan tentera tembak tentera yang terjadi di Kampung Kalimo, Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Provinsi Papua pada Minggu 7 September 2025 lalu.

Pada peristiwa naas itu, Praka Petrus Muenda dinyatakan tewas, setelah satu dari tiga peluru yang ditembakan Kapten (Inf) John, bersarang di kepalanya.

ADVERTISEMENT

Kapten Inf John diketahui menjabat sebagai Komandan Tim (Dantim) Satgas Ketapang Swasembada BAIS.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Peristiwa itu terjadi di kawasan Kali Lapar 2, saat emosi memuncak antara keduanya yang sempat cekcok.

Baca Juga

Dinkes Mimika Benahi Data Lansia Target Cakupan Pelayanan 100 Persen

18 Koordinator KONI Distrik Dibentuk, Merlyn Dorong Pembinaan Atlet Mimika hingga Kampung

Saat ini Kapten John sudah diamankan dan kasus berdarah tersebut kini dalam penanganan Polisi Militer (POM) Kodam XVII/Cenderawasih.

Motif penembakan itu belum diketahui secara pasti, Pomdam Cenderawasih yang menangani kasus ini masih melakukan pemeriksaan terhahadap sang Kapten.

Untuk diketahui, Kapten Inf John, dikenal sebagai Komandan Tim (Dantim) Satgas Ketapang Swasembada BAIS.

Melansir Wikipedia, Badan Intelijen Strategis (BAIS) adalah lembaga negara yang secara khusus menangani intelijen militer dan berada di bawah komando Markas Besar Tentara Nasional Indonesia.

BAIS menyediakan kerangka waktu untuk analisis intelijen dan strategi aktual dan prakiraan untuk masa mendatang (jangka pendek, menengah, dan panjang) bagi Panglima TNI dan Kementerian Pertahanan.

Sebagai pemimpin tim, ia memiliki tanggung jawab besar atas anggota-anggota di bawah komandonya, termasuk Praka Petrus Muenda yang kini menjadi korban.

Sumber awal menyebutkan, Kapten Inf John terlibat cekcok dengan Praka Petrus sebelum insiden terjadi.

Dalam momen emosi yang memuncak, ia melepaskan tiga tembakan yang merenggut nyawa rekannya sendiri.

Meski menjadi pelaku, identitas dan riwayat Kapten Inf John kini menjadi fokus pihak TNI untuk mengungkap motif sebenarnya serta memastikan keadilan bagi korban.

Menurut keterangan awal, insiden berawal dari perselisihan pribadi antara keduanya.

Dalam kondisi emosi memuncak, Kapten Inf John menembakkan senjata api sebanyak tiga kali ke arah Praka Petrus, yang mengakibatkan korban meninggal di tempat.

Komandan Polisi Militer Kodam XVII/Cenderawasih, Kol CPM Laksono Puji Lisdyanto, memastikan pelaku telah diamankan.

Sementara Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Waris, Ipda Mirwan, Kapolsek Waris membenarkan peristiwa penembakan tersebut.

“Iya benar terjadi penembakan yang dilakukan oleh Kapten J kepada Praka Petrus hingga meninggal dunia,” ungkapnya dalam keterangan tertulis, Selasa 9 September 2025. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

15 Tahun Retribusi TKA BP Tangguh Tak Tertagih, Pemda Bintuni Minta Data

15 Tahun Retribusi TKA BP Tangguh Tak Tertagih, Pemda Bintuni Minta Data

7 September 2026
Gubernur Papua Barat Tegaskan Tak Intervensi Pemilihan Ketua KONI

Gubernur Papua Barat Tegaskan Tak Intervensi Pemilihan Ketua KONI

7 September 2026
Satgas Pasgat Layani Warga Sinak, dari Pengobatan Gratis hingga Bantuan Sembako

Satgas Pasgat Layani Warga Sinak, dari Pengobatan Gratis hingga Bantuan Sembako

7 September 2026
Polisi Tetapkan 3 Tersangka, Pelaku Utama Pembunuhan Ojek di Timika Diburu

Polisi Tetapkan 3 Tersangka, Pelaku Utama Pembunuhan Ojek di Timika Diburu

7 September 2026
Tiga Ular Death Adder Hendak Dikirim ke Semarang, Digagalkan di Timika

Tiga Ular Death Adder Hendak Dikirim ke Semarang, Digagalkan di Timika

7 September 2026
Dari 9 Orang yang Diamankan di Kwamki Narama, Polisi Tetapkan 4 Tersangka

Dari 9 Orang yang Diamankan di Kwamki Narama, Polisi Tetapkan 4 Tersangka

7 September 2026

POPULER

  • APELCAMI Soroti Peserta Pelatihan OAP, Nama Peserta 2025 Kembali Muncul

    APELCAMI Soroti Peserta Pelatihan OAP, Nama Peserta 2025 Kembali Muncul

    612 shares
    Bagikan 245 Tweet 153
  • Dana Pembangunan TK Fajar Baru Muare Mimika Disorot, Bendahara dan Kepala Sekolah Beda Keterangan

    549 shares
    Bagikan 220 Tweet 137
  • Dua Orang Tewas dalam Kecelakaan Mobil Terbakar di Ring Road Jayapura

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
  • Mobil Rental Penganiayaan Maut di Jalan Freeport Lama Ditemukan, Identitas Pelaku Dikantongi Polisi

    535 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • YLBH Papua Tengah Apresiasi Polres Mimika dan TNI Tertibkan 9 Warga di Kwamki Narama

    534 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Penindakan di Yahukimo, Empat Diduga Anggota Batalyon Eden Sawi Tewas, Enam Diamankan

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Rentetan Pembunuhan Kembali Hantui Mimika, YLBH Desak Polisi Bertindak, Kesbangpol Bergerak

    596 shares
    Bagikan 238 Tweet 149
Next Post
Bupati Johannes Rettob Wakili Papua Tengah Tandatangani SKB Perizinan Tenaga Medis Digital

Bupati Johannes Rettob Wakili Papua Tengah Tandatangani SKB Perizinan Tenaga Medis Digital

Enam Penambang Emas Ilegal di Keerom Ditetapkan Tersangka, Sudah Kumpul 257 gram Emas, Empatnya WNA China

Enam Penambang Emas Ilegal di Keerom Ditetapkan Tersangka, Sudah Kumpul 257 gram Emas, Empatnya WNA China

Ada ASN Mimika yang ‘Nyambi’ Kerja di Tempat Lain, Pj Sekda: Melanggar Aturan dan Akan Ditertibkan

Ada ASN Mimika yang ‘Nyambi’ Kerja di Tempat Lain, Pj Sekda: Melanggar Aturan dan Akan Ditertibkan

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id