ADVERTISEMENT
Jumat, Agustus 21, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Kasus Tentera Tembak Tentara di Keerom, Belum Diketahui Motifnya, Kapten Jhon Diperiksa Pomdam

Sebagai pemimpin tim, ia memiliki tanggung jawab besar atas anggota-anggota di bawah komandonya, termasuk Praka Petrus Muenda yang kini menjadi korban.

9 September 2025
0
Kasus yang Menewaskan Tobias Silak Dilakukan OTK, Bunyi Tembakan dari Pasar Lama ke Arah Mako Polres Yahukimo

Ilustrasi penembakan.(foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

KEEROM, Koranpapua.id- Masih ingat kasus penembakan tentera tembak tentera yang terjadi di Kampung Kalimo, Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Provinsi Papua pada Minggu 7 September 2025 lalu.

Pada peristiwa naas itu, Praka Petrus Muenda dinyatakan tewas, setelah satu dari tiga peluru yang ditembakan Kapten (Inf) John, bersarang di kepalanya.

ADVERTISEMENT

Kapten Inf John diketahui menjabat sebagai Komandan Tim (Dantim) Satgas Ketapang Swasembada BAIS.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Peristiwa itu terjadi di kawasan Kali Lapar 2, saat emosi memuncak antara keduanya yang sempat cekcok.

Baca Juga

Kepala BRIDA Mimika: Juara MIW Bukan Titik Akhir, Inovasi Harus Berdampak

Pemkab Mimika Dorong Pelaku Usaha Tak Abaikan Lingkungan

Saat ini Kapten John sudah diamankan dan kasus berdarah tersebut kini dalam penanganan Polisi Militer (POM) Kodam XVII/Cenderawasih.

Motif penembakan itu belum diketahui secara pasti, Pomdam Cenderawasih yang menangani kasus ini masih melakukan pemeriksaan terhahadap sang Kapten.

Untuk diketahui, Kapten Inf John, dikenal sebagai Komandan Tim (Dantim) Satgas Ketapang Swasembada BAIS.

Melansir Wikipedia, Badan Intelijen Strategis (BAIS) adalah lembaga negara yang secara khusus menangani intelijen militer dan berada di bawah komando Markas Besar Tentara Nasional Indonesia.

BAIS menyediakan kerangka waktu untuk analisis intelijen dan strategi aktual dan prakiraan untuk masa mendatang (jangka pendek, menengah, dan panjang) bagi Panglima TNI dan Kementerian Pertahanan.

Sebagai pemimpin tim, ia memiliki tanggung jawab besar atas anggota-anggota di bawah komandonya, termasuk Praka Petrus Muenda yang kini menjadi korban.

Sumber awal menyebutkan, Kapten Inf John terlibat cekcok dengan Praka Petrus sebelum insiden terjadi.

Dalam momen emosi yang memuncak, ia melepaskan tiga tembakan yang merenggut nyawa rekannya sendiri.

Meski menjadi pelaku, identitas dan riwayat Kapten Inf John kini menjadi fokus pihak TNI untuk mengungkap motif sebenarnya serta memastikan keadilan bagi korban.

Menurut keterangan awal, insiden berawal dari perselisihan pribadi antara keduanya.

Dalam kondisi emosi memuncak, Kapten Inf John menembakkan senjata api sebanyak tiga kali ke arah Praka Petrus, yang mengakibatkan korban meninggal di tempat.

Komandan Polisi Militer Kodam XVII/Cenderawasih, Kol CPM Laksono Puji Lisdyanto, memastikan pelaku telah diamankan.

Sementara Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Waris, Ipda Mirwan, Kapolsek Waris membenarkan peristiwa penembakan tersebut.

“Iya benar terjadi penembakan yang dilakukan oleh Kapten J kepada Praka Petrus hingga meninggal dunia,” ungkapnya dalam keterangan tertulis, Selasa 9 September 2025. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Dua Tersangka Pembunuhan Bripka Fredy Awes Tewas Ditembak Polisi Saat Kabur

Dua Tersangka Pembunuhan Bripka Fredy Awes Tewas Ditembak Polisi Saat Kabur

20 Agustus 2026
PUPR Mimika Petakan Infrastruktur untuk Perkuat Perencanaan Pembangunan

PUPR Mimika Petakan Infrastruktur untuk Perkuat Perencanaan Pembangunan

20 Agustus 2026
Kepala BRIDA Mimika: Juara MIW Bukan Titik Akhir, Inovasi Harus Berdampak

Kepala BRIDA Mimika: Juara MIW Bukan Titik Akhir, Inovasi Harus Berdampak

20 Agustus 2026
Polres Mimika Serahkan Berkas Kasus Narkoba ke Kejaksaan, 2 Tersangka Terancam Diproses

Polres Mimika Serahkan Berkas Kasus Narkoba ke Kejaksaan, 2 Tersangka Terancam Diproses

20 Agustus 2026
FPPDK Resmi Punya Sekretariat, Pemkab Mimika Dorong Pengusaha Putra Daerah Naik Kelas

FPPDK Resmi Punya Sekretariat, Pemkab Mimika Dorong Pengusaha Putra Daerah Naik Kelas

20 Agustus 2026
Keamanan Jila Belum Kondusif, Pemkab Mimika Siapkan Logistik untuk Warga

Keamanan Jila Belum Kondusif, Pemkab Mimika Siapkan Logistik untuk Warga

20 Agustus 2026

POPULER

  • Rencana Kacaukan Upacara HUT ke-81 RI, Tiga Anggota OPM Tewas Diterjang Peluru TNI, Amankan Delapan Senjata Api 

    Rencana Kacaukan Upacara HUT ke-81 RI, Tiga Anggota OPM Tewas Diterjang Peluru TNI, Amankan Delapan Senjata Api 

    723 shares
    Bagikan 289 Tweet 181
  • Kontak Tembak di Jila-Mimika, Satu Prajurit TNI Gugur, Dua Terluka

    612 shares
    Bagikan 245 Tweet 153
  • Sembilan Perempuan di Jila Mimika Dikabarkan Disandera, Seorang Ibu Dilaporkan Tewas

    595 shares
    Bagikan 238 Tweet 149
  • Kontraktor OAP Palang Kantor BPBJ Mimika, Desak Bupati Turun Tangan

    580 shares
    Bagikan 232 Tweet 145
  • Pelarian Berakhir, Terduga Pelaku Pembunuhan di KM 10 Mimika Ditangkap Polisi di Makassar

    554 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Kontraktor OAP Palang UPBJ, Bupati Mimika: “Kalau Sudah Dipercaya, Jangan Jual Proyek”

    554 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Buntut Kasus Pembunuhan di Kilometer 10, Keluarga Korban Palang Jalan Budi Utomo Timika

    553 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
Next Post
Bupati Johannes Rettob Wakili Papua Tengah Tandatangani SKB Perizinan Tenaga Medis Digital

Bupati Johannes Rettob Wakili Papua Tengah Tandatangani SKB Perizinan Tenaga Medis Digital

Enam Penambang Emas Ilegal di Keerom Ditetapkan Tersangka, Sudah Kumpul 257 gram Emas, Empatnya WNA China

Enam Penambang Emas Ilegal di Keerom Ditetapkan Tersangka, Sudah Kumpul 257 gram Emas, Empatnya WNA China

Ada ASN Mimika yang ‘Nyambi’ Kerja di Tempat Lain, Pj Sekda: Melanggar Aturan dan Akan Ditertibkan

Ada ASN Mimika yang ‘Nyambi’ Kerja di Tempat Lain, Pj Sekda: Melanggar Aturan dan Akan Ditertibkan

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id