ADVERTISEMENT
Jumat, Mei 15, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Kasus Tentera Tembak Tentara di Keerom, Belum Diketahui Motifnya, Kapten Jhon Diperiksa Pomdam

Sebagai pemimpin tim, ia memiliki tanggung jawab besar atas anggota-anggota di bawah komandonya, termasuk Praka Petrus Muenda yang kini menjadi korban.

9 September 2025
0
Kasus yang Menewaskan Tobias Silak Dilakukan OTK, Bunyi Tembakan dari Pasar Lama ke Arah Mako Polres Yahukimo

Ilustrasi penembakan.(foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

KEEROM, Koranpapua.id- Masih ingat kasus penembakan tentera tembak tentera yang terjadi di Kampung Kalimo, Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Provinsi Papua pada Minggu 7 September 2025 lalu.

Pada peristiwa naas itu, Praka Petrus Muenda dinyatakan tewas, setelah satu dari tiga peluru yang ditembakan Kapten (Inf) John, bersarang di kepalanya.

ADVERTISEMENT

Kapten Inf John diketahui menjabat sebagai Komandan Tim (Dantim) Satgas Ketapang Swasembada BAIS.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Peristiwa itu terjadi di kawasan Kali Lapar 2, saat emosi memuncak antara keduanya yang sempat cekcok.

Baca Juga

Hadirkan Senyum untuk Warga Papua, Satgas Yon Parako 466 Pasgat Pos Mulia Gelar Kegiatan Sosial

Rolling Jabatan Belum Dilakukan, Bupati Johannes Rettob Minta ASN Fokus Bekerja

Saat ini Kapten John sudah diamankan dan kasus berdarah tersebut kini dalam penanganan Polisi Militer (POM) Kodam XVII/Cenderawasih.

Motif penembakan itu belum diketahui secara pasti, Pomdam Cenderawasih yang menangani kasus ini masih melakukan pemeriksaan terhahadap sang Kapten.

Untuk diketahui, Kapten Inf John, dikenal sebagai Komandan Tim (Dantim) Satgas Ketapang Swasembada BAIS.

Melansir Wikipedia, Badan Intelijen Strategis (BAIS) adalah lembaga negara yang secara khusus menangani intelijen militer dan berada di bawah komando Markas Besar Tentara Nasional Indonesia.

BAIS menyediakan kerangka waktu untuk analisis intelijen dan strategi aktual dan prakiraan untuk masa mendatang (jangka pendek, menengah, dan panjang) bagi Panglima TNI dan Kementerian Pertahanan.

Sebagai pemimpin tim, ia memiliki tanggung jawab besar atas anggota-anggota di bawah komandonya, termasuk Praka Petrus Muenda yang kini menjadi korban.

Sumber awal menyebutkan, Kapten Inf John terlibat cekcok dengan Praka Petrus sebelum insiden terjadi.

Dalam momen emosi yang memuncak, ia melepaskan tiga tembakan yang merenggut nyawa rekannya sendiri.

Meski menjadi pelaku, identitas dan riwayat Kapten Inf John kini menjadi fokus pihak TNI untuk mengungkap motif sebenarnya serta memastikan keadilan bagi korban.

Menurut keterangan awal, insiden berawal dari perselisihan pribadi antara keduanya.

Dalam kondisi emosi memuncak, Kapten Inf John menembakkan senjata api sebanyak tiga kali ke arah Praka Petrus, yang mengakibatkan korban meninggal di tempat.

Komandan Polisi Militer Kodam XVII/Cenderawasih, Kol CPM Laksono Puji Lisdyanto, memastikan pelaku telah diamankan.

Sementara Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Waris, Ipda Mirwan, Kapolsek Waris membenarkan peristiwa penembakan tersebut.

“Iya benar terjadi penembakan yang dilakukan oleh Kapten J kepada Praka Petrus hingga meninggal dunia,” ungkapnya dalam keterangan tertulis, Selasa 9 September 2025. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Hadirkan Senyum untuk Warga Papua, Satgas Yon Parako 466 Pasgat Pos Mulia Gelar Kegiatan Sosial

Hadirkan Senyum untuk Warga Papua, Satgas Yon Parako 466 Pasgat Pos Mulia Gelar Kegiatan Sosial

14 Mei 2026
Nobar Film Pesta Babi di Purworejo, Karang Taruna Galang Dana untuk Pengungsi Papua

Nobar Film Pesta Babi di Purworejo, Karang Taruna Galang Dana untuk Pengungsi Papua

14 Mei 2026
Rolling Jabatan Belum Dilakukan, Bupati Johannes Rettob Minta ASN Fokus Bekerja

Rolling Jabatan Belum Dilakukan, Bupati Johannes Rettob Minta ASN Fokus Bekerja

14 Mei 2026
Ditutup Sementara, Pemprov Papua akan Lakukan Perbaikan Kerusakan Stadion Lukas Enembe

Ditutup Sementara, Pemprov Papua akan Lakukan Perbaikan Kerusakan Stadion Lukas Enembe

14 Mei 2026
Peristiwa Dogiyai Berdarah: Empat Personel Polres Nabire Dipecat, Kapolsek Kamu Demosi Tiga Tahun

Peristiwa Dogiyai Berdarah: Empat Personel Polres Nabire Dipecat, Kapolsek Kamu Demosi Tiga Tahun

14 Mei 2026
Gakkum Kehutanan Lacak Pemodal Tambang Ilegal Nabire, 10 Alat Berat dan Tujuh WNA China Diamankan

Gakkum Kehutanan Lacak Pemodal Tambang Ilegal Nabire, 10 Alat Berat dan Tujuh WNA China Diamankan

14 Mei 2026

POPULER

  • Bupati Johannes Rettob Teken SK Perpanjangan Jabatan 133 Kepala Kampung di Mimika

    Bupati Johannes Rettob Teken SK Perpanjangan Jabatan 133 Kepala Kampung di Mimika

    954 shares
    Bagikan 382 Tweet 239
  • Panik Saat Belok, Pikap Angkut Puluhan Galon Terjun ke Parit di Timika

    684 shares
    Bagikan 274 Tweet 171
  • Enam Gubernur dan 42 Bupati se-Papua Raya Kumpul di Timika, Ini yang Dibahas

    576 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • Dana Desa 133 Kampung di Mimika Belum Cair, Bakri Athoriq: Tunggu Pengukuhan Kepala Kampung

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
  • Anggota KKB Nopison Ditembak Mati, Ini Perjelasan Kapolda Papua Tengah Brigjen Jermias Rontini

    553 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • OPM Pimpinan Guspi Waker Diduga Pelaku Penembakan yang Menewaskan Warga di Tembagapura

    530 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • Polisi di Timika Lakukan Penyelidikan Misteri Kematian Pria di Bawah Truk

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
Next Post
Bupati Johannes Rettob Wakili Papua Tengah Tandatangani SKB Perizinan Tenaga Medis Digital

Bupati Johannes Rettob Wakili Papua Tengah Tandatangani SKB Perizinan Tenaga Medis Digital

Enam Penambang Emas Ilegal di Keerom Ditetapkan Tersangka, Sudah Kumpul 257 gram Emas, Empatnya WNA China

Enam Penambang Emas Ilegal di Keerom Ditetapkan Tersangka, Sudah Kumpul 257 gram Emas, Empatnya WNA China

Ada ASN Mimika yang ‘Nyambi’ Kerja di Tempat Lain, Pj Sekda: Melanggar Aturan dan Akan Ditertibkan

Ada ASN Mimika yang ‘Nyambi’ Kerja di Tempat Lain, Pj Sekda: Melanggar Aturan dan Akan Ditertibkan

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id