ADVERTISEMENT
Rabu, Agustus 19, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kepolisian

Kapolda Papua Diminta Tertibkan Anggota Polri yang Diduga Terlibat Intervensi Pasca PSU

“Kami punya bukti cukup. Ini bukan sekadar tuduhan. Kami akan serahkan ke Bawaslu agar diproses secara hukum. Demokrasi harus dilindungi dari segala bentuk intervensi”.

8 Agustus 2025
0
Kapolda Papua Diminta Tertibkan Anggota Polri yang Diduga Terlibat Intervensi Pasca PSU

Hermes Hein Ohee, Sekretaris Komisi I DPR Papua. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

JAYAPURA, Koranpapua.id– Kapolda Papua, Irjen Pol. Petrus Patrige Rudolf Renwarin, diminta tertibkan anggota Polri yang diduga melakukan intervensi terhadap proses pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, pasca Pemungutan Suara Ulang (PSU) tanggal 6 Agustus 2025.

Hal itu ditegaskan Hermes Hein Ohee, Sekretaris Komisi I DPR Papua dalam keterangannya kepada media, Jumat 8 Agustus 2025 di Jayapura.

ADVERTISEMENT

Hermes menyatakan bahwa keterlibatan oknum aparat kepolisian dalam proses politik di Papua bukan lagi hal yang tersembunyi.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Mantan jurnalis Timika Pos ini, menyampaikan keterlibatan anggota Polri yang bersifat massif, berpotensi mencederai demokrasi serta memicu konflik horizontal antarpendukung pasangan calon.

Baca Juga

50 Tahun Mapurujaya, Ribuan Warga Meriahkan Karnaval Nusantara

Merah Putih Berkibar di Agandugume, Warga Rayakan Kemerdekaan dalam Suasana Damai

“Sudah bukan rahasia lagi, ada keterlibatan aparat kepolisian pasca PSU. Saya dengan tegas meminta Kapolda Papua untuk segera menertibkan anggotanya. Jangan sampai tindakan aparat justru merusak demokrasi di Tanah Papua,” ujar Ohee.

Dikatakan, tindakan intervensi oleh aparat kepolisian bukan hanya mencoreng netralitas lembaga negara, tetapi juga dapat memicu ketegangan yang lebih luas di tengah masyarakat.

“Intervensi semacam ini akan berdampak panjang. Ini bukan hanya soal Pilkada, tapi soal stabilitas Papua ke depan. Jika tidak segera dihentikan, konflik antarpendukung bisa saja pecah,” pungkasnya.

Hermes menyatakan, pihaknya telah mengantongi cukup bukti terkait dugaan keterlibatan sejumlah anggota kepolisian dalam proses PSU.

Bukti-bukti tersebut, akan segera dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk ditindaklanjuti sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Kami punya bukti cukup. Ini bukan sekadar tuduhan. Kami akan serahkan ke Bawaslu agar diproses secara hukum. Demokrasi harus dilindungi dari segala bentuk intervensi, termasuk dari aparat,” katanya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

50 Tahun Mapurujaya, Ribuan Warga Meriahkan Karnaval Nusantara

50 Tahun Mapurujaya, Ribuan Warga Meriahkan Karnaval Nusantara

18 Agustus 2026
Merah Putih Berkibar di Agandugume, Warga Rayakan Kemerdekaan dalam Suasana Damai

Merah Putih Berkibar di Agandugume, Warga Rayakan Kemerdekaan dalam Suasana Damai

18 Agustus 2026
Berbulan-bulan Diusut, Dugaan Korupsi Lahan 150 Hektar di Mimika Belum Tetapkan Tersangka

Berbulan-bulan Diusut, Dugaan Korupsi Lahan 150 Hektar di Mimika Belum Tetapkan Tersangka

18 Agustus 2026
HUT Ke-81 RI, 232 Warga Binaan Lapas Timika Terima Remisi

HUT Ke-81 RI, 232 Warga Binaan Lapas Timika Terima Remisi

18 Agustus 2026
Harga Cabai di Pasar Sentral Timika Turun Rp25.000 per Kilogram

Harga Cabai di Pasar Sentral Timika Turun Rp25.000 per Kilogram

18 Agustus 2026
Dari Timika untuk Flores, Warga Galang Bantuan di Tengah Pesta Kemerdekaan

Dari Timika untuk Flores, Warga Galang Bantuan di Tengah Pesta Kemerdekaan

18 Agustus 2026

POPULER

  • Rencana Kacaukan Upacara HUT ke-81 RI, Tiga Anggota OPM Tewas Diterjang Peluru TNI, Amankan Delapan Senjata Api 

    Rencana Kacaukan Upacara HUT ke-81 RI, Tiga Anggota OPM Tewas Diterjang Peluru TNI, Amankan Delapan Senjata Api 

    704 shares
    Bagikan 282 Tweet 176
  • Percepat Pembangunan Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Tengah, Pempus Gelontorkan Rp 355,36 Miliar 

    916 shares
    Bagikan 366 Tweet 229
  • Kontak Tembak di Jila-Mimika, Satu Prajurit TNI Gugur, Dua Terluka

    610 shares
    Bagikan 244 Tweet 153
  • YPMAK Dorong Pokja Tinggalkan Program Padat Karya, Fokus ke Usaha Produktif dan Berkelanjutan

    579 shares
    Bagikan 232 Tweet 145
  • Awalnya Sempat Pesimis: Gladys Manuella Aibekob, Wakili Papua Tengah Kibarkan Merah Putih di Istana Negara 

    558 shares
    Bagikan 223 Tweet 140
  • 13 Kantor Pemerintah di Puncak Dirusak dan Dibakar: Komisi II DPR RI  Desak Mendagri segera Turun Tangan 

    558 shares
    Bagikan 223 Tweet 140
  • TPS Liar Dirubah Menjadi Jadi Taman Bunga, RT 04 Wanagon Sulap Titik Kumuh Jadi Ruang Cantik 

    553 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
Next Post
Kementerian PKP Tinjau Lahan Perumahan Rakyat di Yahukimo, Satgas Kopasgat TNI AU Perketat Pengamanan Bandara

Kementerian PKP Tinjau Lahan Perumahan Rakyat di Yahukimo, Satgas Kopasgat TNI AU Perketat Pengamanan Bandara

Kodam XXIV/Mandala Trikora-Merauke Diresmikan 10 Agustus, Mayjen Lucky Avianto Jabat Pangdam Pertama

Kodam XXIV/Mandala Trikora-Merauke Diresmikan 10 Agustus, Mayjen Lucky Avianto Jabat Pangdam Pertama

Lindungi Generasi Muda, Dinkes Mimika Jalankan Program BIAS di 22 Sekolah Dasar

Lindungi Generasi Muda, Dinkes Mimika Jalankan Program BIAS di 22 Sekolah Dasar

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id