ADVERTISEMENT
Senin, Mei 4, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan

Kadinkes Reynold Ubra: Bukan Hanya Obat, Kesadaran Lingkungan Jadi Kunci Hadapi Malaria di Mimika

Apabila banyak penderita malaria tidak menyelesaikan dosis obat sesuai anjuran, maka menyebabkan parasit dalam tubuh kambuh dan berpotensi menyebar ke orang lain melalui gigitan nyamuk.

8 Juli 2025
0
Dinkes Mimika Pastikan ‘Obat Biru’ Kembali Tersedia di Awal Juli 2025

Reynold Ubra, Kepala Dinas Kesehatan Mimika. (foto:Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, masih menghadapi tantangan serius terkait tingginya kasus malaria.

Tingginya jumlah penderita malaria berujung pada lonjakan konsumsi obat malaria jenis Fix Dose Combination (DHP), atau yang populer disebut ‘obat biru’.

ADVERTISEMENT

Reynold Ubra, S.Si, M.Epid, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, mengungkapkan bahwa kebutuhan ideal masyarakat Mimika akan ‘obat biru’ mencapai 2 juta butir per tahun.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Ini adalah konsumsi obat yang sangat tinggi. Padahal, dalam setahun Dinas Kesehatan hanya menerima sekitar 1,2 juta hingga 1,5 juta butir,” ujar Reynold kepada awak media, Senin 7 Juli 2025.

Baca Juga

890 Jemaah Haji asal Provinsi Papua Diberangkatkan ke Tanah Suci, Wagub Aryoko Pesan Pererat Ukhuwah Islamiyah

Penyumbang Terbesar Nasional, Kemenkes Yakin Wilayah Papua Raya Bisa Lepas dari Malaria

Terkait ini, Dinas Kesehatan akan terus berupaya mengeliminasi malaria di Mimika dan mengharapkan dukungan penuh dari masyarakat.

Reynold mengidentifikasi dua faktor utama di balik tingginya kasus malaria di Mimika.

Pertama, karena ketidakpatuhan pasien dalam mengonsumsi obat dan kurangnya pengendalian lingkungan.

Dijelaskan, apabila banyak penderita malaria tidak menyelesaikan dosis obat sesuai anjuran, maka menyebabkan parasit dalam tubuh kambuh dan berpotensi menyebar ke orang lain melalui gigitan nyamuk.

Kedua, lingkungan yang tidak terkontrol sehingga menjadi sarang ideal perkembangbiakan nyamuk.

Kondisi ini tidak hanya memperparah penyebaran malaria, tetapi juga meningkatkan risiko penyakit lain seperti Demam Berdarah Dengue (DBD) dan diare.

“Pengendalian lingkungan adalah kuncinya, Kami sangat sering menyampaikan bagaimana lingkungan tempat tinggal nyamuk dapat kita kendalikan,” pungkas Reynold.

“Karena kita tidak mengendalikan lingkungan, akhirnya DBD dan diare juga menjadi masalah. Jadi, ini tentang kesadaran setiap individu,” tambahnya.

Reynold menekankan dua pendekatan penting itu untuk memutus mata rantai penularan malaria di daerah ini.

“Masyarakat perlu memperhatikan dua hal ini, sehingga secara perlahan kita bisa menekan kasus malaria di Mimika,” pesannya.

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

890 Jemaah Haji asal Provinsi Papua Diberangkatkan ke Tanah Suci, Wagub Aryoko Pesan Pererat Ukhuwah Islamiyah

890 Jemaah Haji asal Provinsi Papua Diberangkatkan ke Tanah Suci, Wagub Aryoko Pesan Pererat Ukhuwah Islamiyah

3 Mei 2026
Penyumbang Terbesar Nasional, Kemenkes Yakin Wilayah Papua Raya Bisa Lepas dari Malaria

Penyumbang Terbesar Nasional, Kemenkes Yakin Wilayah Papua Raya Bisa Lepas dari Malaria

3 Mei 2026
Sekda Ferdinandus: Nama Pejuang Kemerdekaan Harus Ditulis di Depan Penjara Boven Digoel

Sekda Ferdinandus: Nama Pejuang Kemerdekaan Harus Ditulis di Depan Penjara Boven Digoel

3 Mei 2026
Kisah Dua Guru Lintas Iman, Merawat Harmoni dari Papua Barat

Kisah Dua Guru Lintas Iman, Merawat Harmoni dari Papua Barat

3 Mei 2026
“Kau Keluar Kau Aman”, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Timika, Tiga Pelaku Diburu

“Kau Keluar Kau Aman”, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Timika, Tiga Pelaku Diburu

3 Mei 2026
Pelatihan Literasi AI di Timika ‘Diserbu’ Ratusan Peserta, Sinyal Kuat Generasi Muda Terhadap Penguasaan Teknologi

Pelatihan Literasi AI di Timika ‘Diserbu’ Ratusan Peserta, Sinyal Kuat Generasi Muda Terhadap Penguasaan Teknologi

2 Mei 2026

POPULER

  • Tragis! Kecelakaan Motor di Timika Berujung Pembacokan, Dua Nyawa Melayang

    Tragis! Kecelakaan Motor di Timika Berujung Pembacokan, Dua Nyawa Melayang

    659 shares
    Bagikan 264 Tweet 165
  • Praka Aprianus Gugur di Papua: Harapan Ibunya Terkalahkan dengan Niat Bahagiakan Orang Tua

    617 shares
    Bagikan 247 Tweet 154
  • Akses Masuk ke Halaman Gereja Katedral Timika Diperketat, Ini Alasannya

    559 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • MRP-PPT Bukan Bawahan Gubernur, Agustinus: Perlu Perhatikan Etika dan Jangan Saling Menjatuhkan

    553 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • YLBH Papua Tengah Kecam Oknum TNI Masuk Ruang Privat Pastor Paroki Katedral Timika

    550 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • “Kau Keluar Kau Aman”, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Timika, Tiga Pelaku Diburu

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • TNI Tembak Mati Jeki Murib, Komandan OPM Otak Pembunuhan Karyawan Freeport Simson Mulia

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
Next Post
Mimika Siap Luncurkan 132 Koperasi Merah Putih, Perdana di Papua Tengah

Mimika Siap Luncurkan 132 Koperasi Merah Putih, Perdana di Papua Tengah

Tumpang Tindih Fungsi dan Kewenangan, Bupati Johannes Rettob akan Lakukan Restrukturisasi Sejumlah OPD

Pemkab Mimika Ajukan Pengisian Kekosongan Jabatan Kepala Dinas PUPR ke BKN

Aksi Teror Pembakaran Kantor Distrik dan Rumah Bupati di Puncak, Brigjen Faizal Sebut Bagian dari Propaganda KKB

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id