ADVERTISEMENT
Senin, September 28, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan

Kadinkes Reynold Ubra: Bukan Hanya Obat, Kesadaran Lingkungan Jadi Kunci Hadapi Malaria di Mimika

Apabila banyak penderita malaria tidak menyelesaikan dosis obat sesuai anjuran, maka menyebabkan parasit dalam tubuh kambuh dan berpotensi menyebar ke orang lain melalui gigitan nyamuk.

8 Juli 2025
0
Dinkes Mimika Pastikan ‘Obat Biru’ Kembali Tersedia di Awal Juli 2025

Reynold Ubra, Kepala Dinas Kesehatan Mimika. (foto:Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, masih menghadapi tantangan serius terkait tingginya kasus malaria.

Tingginya jumlah penderita malaria berujung pada lonjakan konsumsi obat malaria jenis Fix Dose Combination (DHP), atau yang populer disebut ‘obat biru’.

ADVERTISEMENT

Reynold Ubra, S.Si, M.Epid, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, mengungkapkan bahwa kebutuhan ideal masyarakat Mimika akan ‘obat biru’ mencapai 2 juta butir per tahun.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Ini adalah konsumsi obat yang sangat tinggi. Padahal, dalam setahun Dinas Kesehatan hanya menerima sekitar 1,2 juta hingga 1,5 juta butir,” ujar Reynold kepada awak media, Senin 7 Juli 2025.

Baca Juga

Kabut Asap Selimuti Timika, Jarak Pandang Turun di Bawah 2 Kilometer

SiLPA Mimika 2025 Capai Rp1,116 Triliun, Sebagian Dipakai Tutup Defisit APBD 2026

Terkait ini, Dinas Kesehatan akan terus berupaya mengeliminasi malaria di Mimika dan mengharapkan dukungan penuh dari masyarakat.

Reynold mengidentifikasi dua faktor utama di balik tingginya kasus malaria di Mimika.

Pertama, karena ketidakpatuhan pasien dalam mengonsumsi obat dan kurangnya pengendalian lingkungan.

Dijelaskan, apabila banyak penderita malaria tidak menyelesaikan dosis obat sesuai anjuran, maka menyebabkan parasit dalam tubuh kambuh dan berpotensi menyebar ke orang lain melalui gigitan nyamuk.

Kedua, lingkungan yang tidak terkontrol sehingga menjadi sarang ideal perkembangbiakan nyamuk.

Kondisi ini tidak hanya memperparah penyebaran malaria, tetapi juga meningkatkan risiko penyakit lain seperti Demam Berdarah Dengue (DBD) dan diare.

“Pengendalian lingkungan adalah kuncinya, Kami sangat sering menyampaikan bagaimana lingkungan tempat tinggal nyamuk dapat kita kendalikan,” pungkas Reynold.

“Karena kita tidak mengendalikan lingkungan, akhirnya DBD dan diare juga menjadi masalah. Jadi, ini tentang kesadaran setiap individu,” tambahnya.

Reynold menekankan dua pendekatan penting itu untuk memutus mata rantai penularan malaria di daerah ini.

“Masyarakat perlu memperhatikan dua hal ini, sehingga secara perlahan kita bisa menekan kasus malaria di Mimika,” pesannya.

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Kabut Asap Selimuti Timika, Jarak Pandang Turun di Bawah 2 Kilometer

Kabut Asap Selimuti Timika, Jarak Pandang Turun di Bawah 2 Kilometer

28 September 2026
SiLPA Mimika 2025 Capai Rp1,116 Triliun, Sebagian Dipakai Tutup Defisit APBD 2026

SiLPA Mimika 2025 Capai Rp1,116 Triliun, Sebagian Dipakai Tutup Defisit APBD 2026

28 September 2026
Samuel Yogi: Koperasi Mimika Harus Mandiri, Jangan Bergantung Proposal

Samuel Yogi: Koperasi Mimika Harus Mandiri, Jangan Bergantung Proposal

28 September 2026
Kemarau Panjang Ganggu Pangan Warga Jila, Pemkab Mimika Kirim 1,3 Ton Beras

Kemarau Panjang Ganggu Pangan Warga Jila, Pemkab Mimika Kirim 1,3 Ton Beras

28 September 2026
Serapan APBD Mimika Baru 44 Persen, Pemkab Kejar Ketertinggalan hingga Akhir Tahun

Serapan APBD Mimika Baru 44 Persen, Pemkab Kejar Ketertinggalan hingga Akhir Tahun

28 September 2026
Satgas Pasgat dan Warga Koroway Batu Bersihkan Lingkungan Permukiman

Satgas Pasgat dan Warga Koroway Batu Bersihkan Lingkungan Permukiman

26 September 2026

POPULER

  • Tragedi Jila: Siswi Diduga Tewas Kelaparan, 7 Anak Masih Disandera, Tokoh Amungme Desak TNI Tarik Pos Baru

    Tragedi Jila: Siswi Diduga Tewas Kelaparan, 7 Anak Masih Disandera, Tokoh Amungme Desak TNI Tarik Pos Baru

    585 shares
    Bagikan 234 Tweet 146
  • TPNPB Klaim Enam Anggotanya Terluka dalam Serangan Udara di Nduga

    555 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Pria 25 Tahun Tewas dalam Dugaan Penganiayaan, Parang dan Anak Panah Diamankan Polisi

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
  • Sekolah Mengajarkan Ilmu, Rumah Membentuk Jiwa Anak

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Polisi Tangkap Tersangka Penembakan Konsultan BPKAD di Yahukimo

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Pelaku Utama Pembunuhan di Jalan Kelimutu Timika Ditangkap, Polisi Ungkap Motif Dendam

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • Puskesmas Mapurujaya Dapat Dukungan PMT Rp200 Juta dari Distrik Mimika Timur

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
Next Post
Mimika Siap Luncurkan 132 Koperasi Merah Putih, Perdana di Papua Tengah

Mimika Siap Luncurkan 132 Koperasi Merah Putih, Perdana di Papua Tengah

Tumpang Tindih Fungsi dan Kewenangan, Bupati Johannes Rettob akan Lakukan Restrukturisasi Sejumlah OPD

Pemkab Mimika Ajukan Pengisian Kekosongan Jabatan Kepala Dinas PUPR ke BKN

Aksi Teror Pembakaran Kantor Distrik dan Rumah Bupati di Puncak, Brigjen Faizal Sebut Bagian dari Propaganda KKB

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id