ADVERTISEMENT
Senin, Maret 2, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

Inflasi Bayangi Pengentasan Kemiskinan Ekstrem di Mimika.

Data BPS, angka kemiskinan ekstrem di Mimika saat ini tercatat sebesar 5,37 persen, sedangkan angka kemiskinan umum berada di angka 14,18 persen dari total 318.679 jiwa penduduk.

13 Juni 2025
0
Inflasi Bayangi Pengentasan Kemiskinan Ekstrem di Mimika.

Ouceu Satyadiputra, Kepala BPS Mimika (Foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika, Provinsi Papua Tengah, terus berupaya menekan angka kemiskinan ekstrem di wilayahnya.

Namun, laju penurunan angka kemiskinan, baik kemiskinan umum maupun ekstrem, masih menghadapi tantangan serius akibat inflasi dan ketidakstabilan harga barang.

ADVERTISEMENT

Ouceu Satyadiputra, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Mimika kepada koranpapua.id, Kamis 12 Juni 2025, menjelaskan bahwa inflasi yang terjadi memiliki dampak signifikan terhadap upaya pengentasan kemiskinan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Ouceu mendefinisikan kemiskinan sebagai ketidakmampuan ekonomi seseorang untuk memenuhi kebutuhan dasar, baik makanan maupun non-makanan.

Baca Juga

BPKP Papua Tengah Lakukan Evaluasi Stabilitas Harga dan Kelancaran Rantai Pasok Pangan di Mimika

Dua Kafilah MTQ asal Provinsi PBD Wakili Indonesia di Ajang Internasional, Diikuti 29 Negara

Lebih lanjut, kemiskinan ekstrem adalah kondisi dimana individu sama sekali tidak mampu memenuhi kebutuhan dasarnya dan sangat bergantung pada bantuan pemerintah untuk bertahan hidup.

“Seseorang dikategorikan miskin jika tidak mampu memenuhi kebutuhan makanan minimal 2.100 kilo kalori per hari. Sementara itu, untuk kemiskinan ekstrem, mereka tidak akan bisa bertahan hidup tanpa bantuan,” ujar Ouceu.

Ia menambahkan bahwa meskipun tren penurunan angka kemiskinan dan kemiskinan ekstrem di Mimika tetap terjadi, kenaikan harga barang memperlambat laju penurunan tersebut.

Hal ini menggarisbawahi betapa inflasi menjadi penghambat utama dalam program pengentasan kemiskinan.

Berdasarkan data BPS, angka kemiskinan ekstrem di Mimika saat ini tercatat sebesar 5,37 persen, sedangkan angka kemiskinan umum berada di angka 14,18 persen dari total 318.679 jiwa penduduk.

BPS juga mencatat bahwa inflasi year-on-year pada Mei 2025 mencapai 2,88 persen. Kenaikan ini didorong oleh lonjakan harga pada beberapa kelompok komoditas, termasuk makanan, minuman, kesehatan, dan jasa.

Ouceu menegaskan bahwa tingginya angka kemiskinan memiliki efek domino yang dapat memengaruhi berbagai aspek pembangunan lainnya di Mimika. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

BPKP Papua Tengah Lakukan Evaluasi Stabilitas Harga dan Kelancaran Rantai Pasok Pangan di Mimika

BPKP Papua Tengah Lakukan Evaluasi Stabilitas Harga dan Kelancaran Rantai Pasok Pangan di Mimika

2 Maret 2026
Dua Kafilah MTQ asal Provinsi PBD Wakili Indonesia di Ajang Internasional, Diikuti 29 Negara

Dua Kafilah MTQ asal Provinsi PBD Wakili Indonesia di Ajang Internasional, Diikuti 29 Negara

2 Maret 2026
Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia Try Sutrisno Wafat

Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia Try Sutrisno Wafat

2 Maret 2026
Buka Puasa Bersama Wartawan Timika, Kapolda Papua Tengah Sebut Media Mitra Strategis Polri

Buka Puasa Bersama Wartawan Timika, Kapolda Papua Tengah Sebut Media Mitra Strategis Polri

2 Maret 2026
Kondisi Romario Kritis, Keluarga Desak Polisi Sweeping Penjualan Sopi di Kampung Pomako

Kondisi Romario Kritis, Keluarga Desak Polisi Sweeping Penjualan Sopi di Kampung Pomako

1 Maret 2026
Menjawab Krisis Tenaga Dokter Spesialis, UNCEN Luncurkan Program Studi PPDS

Menjawab Krisis Tenaga Dokter Spesialis, UNCEN Luncurkan Program Studi PPDS

1 Maret 2026

POPULER

  • Kondisi Romario Kritis, Keluarga Desak Polisi Sweeping Penjualan Sopi di Kampung Pomako

    Kondisi Romario Kritis, Keluarga Desak Polisi Sweeping Penjualan Sopi di Kampung Pomako

    639 shares
    Bagikan 256 Tweet 160
  • Tidak Terima Anak Ditegur, Orang Tua Murid Aniaya Guru di SMPN 5 Mimika

    631 shares
    Bagikan 252 Tweet 158
  • Bupati Merauke Kecewa, Banyak yang Dibiayai Pemerintah, Setelah Jadi Dokter Memilih Bekerja di Luar Papua

    567 shares
    Bagikan 227 Tweet 142
  • YLBH Papua Tengah Kecam Dugaan Penembakan Brutal Tiga Warga Sipil di Gorong-Gorong-Timika

    565 shares
    Bagikan 226 Tweet 141
  • Tiga Personel Polres Mimika Terkena Panah

    549 shares
    Bagikan 220 Tweet 137
  • Pantau dari Udara hingga Dialog, Pemkab Mimika Siap Tindaklanjuti Keluhan Warga Kapiraya

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • DPA Kabupaten Mimika 2026 Resmi Diserahkan, Bupati Johannes: Melalui Proses Panjang, Ini Suatu Prestasi

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
Next Post
Residivis Narkoba di Timika Berinisial DR Kembali Diciduk Polisi

Residivis Narkoba di Timika Berinisial DR Kembali Diciduk Polisi

Tangani Konfik Sosial Perlunya Sinergitas Semua Pihak, Pj Sekda Papua Tengah: Pemerintah Hadir Tidak Hanya Bicara Tetapi Bertindak

Tangani Konfik Sosial Perlunya Sinergitas Semua Pihak, Pj Sekda Papua Tengah: Pemerintah Hadir Tidak Hanya Bicara Tetapi Bertindak

Gubernur Meki Nawipa Sampaikan Motivasi Menyentuh Hati untuk Puluhan Generasi Muda OAP

Gubernur Meki Nawipa Sampaikan Motivasi Menyentuh Hati untuk Puluhan Generasi Muda OAP

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id