ADVERTISEMENT
Kamis, April 2, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

APABL-OAPN Mimika Gelar Musda Pertama, Yoga Pribadi: Petani Lokal Tidak Menjadi Penonton, Harus Pelaku Utama

“Peternak itu hebat, petani itu hebat, jadi nelayan itu hebat karena lewat merekalah kita semua dapat makan kalau tidak ada mereka, kita tidak bisa makan kalau tidak ada itu semua”.

20 Mei 2025
0
APABL-OAPN Mimika Gelar Musda Pertama, Yoga Pribadi: Petani Lokal Tidak Menjadi Penonton, Harus Pelaku Utama

Musdah pertama Asosiasi Peternak Ayam Broiler Lokal (APABL) Timika yang berlangsung di salah satu hotel, Selasa 20 Mei 2025. (foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Asosiasi Peternak Ayam Broiler Lokal (APABL) Orang Asli Papua dan Nusantara (OAPN) Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, menggelar Musyawarah Daerah (Musda) Pertama, Selasa 20 Mei 2025.

Musda yang berlangsung di salah satu hotel di Timika, dibuka secara resmi oleh Ignatius Yoga Pribadi, Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan mewakili Johannes Rettob, Bupati Mimika.

ADVERTISEMENT

Hadir dalam kesempatan itu, drh. Sabelina Fitriani, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) dan Dr. Leonardus Tumuka, Direktur YPMAK.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Ignatius Yoga Pribadi dalam sambutannya menyampaikan, apresiasi kepada para peternak ayam broiler di Timika, khususnya peternak OAP dan Nusantara, atas inisiatif pembentukan asosiasi ini sebagai wadah perjuangan dan pembinaan bersama.

Baca Juga

Gubernur Papua Tengah Resmi Tetapkan WFH Bagi ASN Setiap Hari Jumat, Berlaku untuk Pemprov dan Delapan Kabupaten

Seorang Remaja Putri di Timika Ditemukan Tewas Diduga Gantung Diri, Motifnya Masih Penyelidikan

Ia menekankan peran strategis sektor peternakan dalam mendukung ketahanan pangan, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kehadiran APABL-OAPN diharapkan mampu menjadi penggerak kemajuan peternakan rakyat di Mimika yang lebih solid, inovatif, serta berdaya saing tinggi,” ujarnya.

Ignatius Yoga Pribadi berharap Musda ini menghasilkan gagasan, strategi, dan kolaborasi yang mendorong peningkatan kualitas dan kuantitas produksi ayam broiler lokal agar mampu bersaing di pasar bebas.

Ia mengingatkan agar peternak lokal tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi pelaku utama dalam pasar unggas yang semakin kompetitif.

“Sudah saatnya peternak lokal berdiri sejajar, bahkan menjadi pelaku utama dalam pasar unggas yang semakin terbuka” pesannya.

Lebih lanut, ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Mimika, berkomitmen untuk memberikan dukungan melalui regulasi, pelatihan, akses modal, dan infrastruktur.

Ia juga menekankan pentingnya semangat kerja keras, solidaritas, dan inovasi di kalangan peternak.

Pada kesempatan yang sama drh. Sabelina Fitriani, Kadis Disnakeswan Mimika, mengapresiasi Musda pertama APABL Timika dan mendorong sektor lain untuk mencontoh inisiatif ini.

“Peternak itu hebat, petani itu hebat, jadi nelayan itu hebat karena lewat mereka lah kita semua dapat makan kalau tidak ada mereka, kita tidak bisa makan kalau tidak ada itu semua,” katanya

Sabelina mengakui kemandirian asosiasi ayam broiler yang mampu menyuplai 26 ton per bulan ke PT Pangansari.

Lebih jauh, Sabelina melihat peluang usaha yang terbuka lebar bagi peternak, tidak lagi terbatas pada momen-momen tertentu.

Ia juga menyatakan kebanggaannya atas kemandirian peternak OAP yang mencapai sekitar 30 persen dari anggota asosiasi. “Saya sangat bangga bahwa peternak OAP sudah bisa mandiri,” ujarnya.

Mengakhiri sambutanya, Sabelina berpesan agar pengusaha peternakan dapat berpartisipasi dalam setiap unit besar yang membutuhkan suplai daging ayam berkualitas di Timika.

Sementara itu, Samuel George Awom, Ketua APABL Timika, menyampaikan bahwa produksi peternak telah meningkat, namun sarana pendukung belum memadai.

Terutama kapasitas Rumah Potong Hewan (RPH) yang hanya 2.000 ekor per hari, padahal kemampuan produksi sudah lebih tinggi.

“Rumah potong hewan kapasitas potong cuman 2.000 ekor per hari sedangkan kita punya kemampuan produksi sudah melebihi,” katanya.

Karenanya, Samuel berharap adanya peningkatan kapasitas RPH di atas 10 ton dan pembangunan cold storage sehingga menjawab produksi para peternak. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Sisir Kios di Oksibil, Satgas Yon Parako 466 Pasgat dan Tim Gabungan Gelar Razia PEKAT

Sisir Kios di Oksibil, Satgas Yon Parako 466 Pasgat dan Tim Gabungan Gelar Razia PEKAT

2 April 2026
Disnakkeswan Targetkan Tahun 2025 Populasi Babi di Mimika Capai 6.000 Ekor

Pertamina Pastikan Harga BBM di Papua Stabil, Sabelina: Persediaan di Mimika Mencukupi

2 April 2026
Pemberlakuan WFH ASN, Pemprov Papua Tunggu Aturan Pusat, Internet Masih Menjadi Kendala

Dampak Efisiensi Anggaran, Seluruh Cleaning Service di Lingkungan Pemprov Papua Diberhentikan

2 April 2026
Gubernur Papua Barat: Masyarakat Tidak Perlu Panik, Belanja BBM Sesuai Kebutuhan

Gubernur Papua Barat: Masyarakat Tidak Perlu Panik, Belanja BBM Sesuai Kebutuhan

2 April 2026
Gubernur Papua Tengah Resmi Tetapkan WFH Bagi ASN Setiap Hari Jumat, Berlaku untuk Pemprov dan Delapan Kabupaten

Gubernur Papua Tengah Resmi Tetapkan WFH Bagi ASN Setiap Hari Jumat, Berlaku untuk Pemprov dan Delapan Kabupaten

2 April 2026
Seorang Remaja Putri di Timika Ditemukan Tewas Diduga Gantung Diri, Motifnya Masih Penyelidikan

Seorang Remaja Putri di Timika Ditemukan Tewas Diduga Gantung Diri, Motifnya Masih Penyelidikan

2 April 2026

POPULER

  • Sadis! Seorang Pria Tewas Bersimbah Darah, Ketua KNPI Mimika: “Ini Kakak Sungguh Saya”

    Sadis! Seorang Pria Tewas Bersimbah Darah, Ketua KNPI Mimika: “Ini Kakak Sungguh Saya”

    598 shares
    Bagikan 239 Tweet 150
  • Gubernur Papua Tengah Resmi Tetapkan WFH Bagi ASN Setiap Hari Jumat, Berlaku untuk Pemprov dan Delapan Kabupaten

    594 shares
    Bagikan 238 Tweet 149
  • Syarat Menjadi Pejabat di Mimika, Bupati Johannes Rettob Tegaskan ASN Wajib Sarjana

    576 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • ASN Wajib Turun ke Pedalaman, Pemkab Mimika Naikkan Uang Perjalanan Dinas Rp3,5 Juta per Hari

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
  • Jaksa Agung Pantau Perkembangan Kasus Dugaan Korupsi Sarana Aerosport di Mimika

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Seorang Remaja Putri di Timika Ditemukan Tewas Diduga Gantung Diri, Motifnya Masih Penyelidikan

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
  • Seorang Warga Tewas di Kwamki Narama, Diduga Diserang Sekompok Orang

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
Next Post
APABL-OAPN Mimika Gelar Musda Pertama, Yoga Pribadi: Petani Lokal Tidak Menjadi Penonton, Harus Pelaku Utama

Dirk Junior Jonathan Koibur dan Siti R.A. Rumbiak Ditetapkan Menjadi Duta Pajak Daerah Kabupaten Mimika 2025

APABL-OAPN Mimika Gelar Musda Pertama, Yoga Pribadi: Petani Lokal Tidak Menjadi Penonton, Harus Pelaku Utama

Wabup Mimika Harap Duta Pajak 2025 Menjadi Agen Perubahan dan Perpanjangan Tangan Pemerintah

Pemdis Wania Kelola Dana Padat Karya Rp1 Miliar, Mathius Sedan: Kampung dan Kelurahan Siapkan 30 Tenaga Kerja

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id